Sebuah pabrik gas alam yang terletak di pinggiran kota Baghdad telah diserang bom pada Minggu (15/5/2016). Sumber yang berasal dari Kepolisian Irak mengatakan peristiwa itu menyebabkan sedikitnya 14 orang tewas termasuk polisi, dan korban luka yang mencapai lebih dari 20 orang.

Organisasi ekstrem Islamic State/ IS mengaku bertanggung jawab terhadap serangan itu. Associated Press mengutip ucapan pejabat Irak memberitakan, pada hari yang sama, 4 ledakan lainnya juga terjadi di lokasi yang berbeda di Baghdad, mengakibatkan 15 orang tewas.

BBC menyebutkan bahwa pada saat itu, 3 mobil yang membawa bom diledakkan di depan pintu gerbang pabrik gas yang berlokasi di distrik Taji yang terletak di bagian utara ibukota Baghdad.

Keenam orang yang berada dalam mobil itu semua menggunakan sabuk yang berisi bahan peledak, setelah berhasil menerobos pintu gerbang sebelum petugas keamanan tiba, mereka sudah  meledakan bom yang dibawa. Ledakan juga membuat beberapa pipa gas yang berdekatan ikut meledak.

Kabarnya, ledakan itu terjadi di dini hari. Ada saksi mata mengatakan bahwa bola api besar membumbung tinggi ke udara setelah ketiga pipa gas alam itu meledak. Api dengan cepat menyebar dan membakar sebagian besar pabrik tersebut. Dan tak lama kemudian terlihat tim pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk mengendalikan kobaran.

Pihak berwenang Iran memberitahu CNN bahwa IS menyatakan bahwa mereka yang melakukan peledakan itu. Ledakan tersebut mengakibatkan 5 orang petugas keamanan tewas.

Sebelumnya pada Rabu pekan lalu, kota Baghdad baru mendapat serangan bom mobil dari anggota IS menyebabkan 93 orang tewas. Menurut data statistik dari Misi Bantuan PBB untuk Irak, sedikitnya 741 orang tewas dan 1.374 orang menderita luka dalam konflik kekerasan dan serangan teroris di Irak sejak   April 2016. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular