Oleh Huang Kaixi

Pihak kepolisian Australia telah menangkap 5 orang pria warganya yang diketahui akan berlayar dengan perahu listrik ke Indonesia dan Filipina, kemudian pergi ke Suriah untuk bergabung dengan organisasi teroris Islamic State/ IS di Irak.

Ketua Kejaksaan Agung George Brandis pada Minggu (15/5/2016) di Australia mengatakan bahwa kelima pria yang berusia antara 21 – 31 tahun tersebut sedang dalam perjalanan menuju Timur Tengah untuk  bergabung dengan IS di Irak.

Perkara mereka sedang sampai di pengadilan negeri, dan bilamana tuduhan siap mengikuti kegiatan asing yang berlawanan dengan pemerintah dikabulkan pengadilan, maka mereka bisa dikenakan hukuman penjara sampai maksimal seumur hidup.

“Mereka diketahui akan mengambil bagian dalam latihan tempur yang diadakan oleh IS di Irak. Karena itu mereka ditangkap dan paspor mereka dibatalkan oleh otorita,” kata George Brandis.

Mereka sekarang berada dalam tahanan kepolisian dan perkara mereka disidangkan pada Senin (16/5/2016).

Pihak kepolisian memberitakan bahwa kelima orang itu ditangkap dalam perahu listrik berukuran panjang 7 meter yang sedang berlayar dari Melbourne menuju Queensland pada Selasa (10/5/2016).

George Brandis mengatakan bahwa jika ada orang ingin bepergian dengan menggunakan cara yang tidak biasa, maka ia akan dipantau dan dicegah, karena di belakang rencana konspirasi itu pasti ada kejahatan yang serius. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular