Oleh: Conan Milner

Epoch Times: Setelah Anda paham akan ruginya makan sebuah kue, maka Anda tidak akan memakannya lagi?

Dr. Nguyen: Itulah keindahan dari Thinsulin. Jika saya memberitahu Anda, “jangan makan ini, jangan makan itu,” tapi Anda tidak memahami dari segi ilmu pengetahuan, maka akan percuma.

Tetapi jika Anda memahami dari segi ilmu pengetahuan, maka Anda akan menikmatinya.

Sebagai contoh, ketika saya tergoda untuk makan “es krim bakar” ketika sedang berlibur, saya berpikir bahwa saya akan menerima kenyataan tidak akan mampu untuk menurunkan berat badan minggu depan atau minggu berikutnya akibat peningkatan kadar insulin dalam darah. Tapi saya langsung sadar untuk tidak memakannya, karena ingin menurunkan berat badan, dan karena itulah jalan satu-satunya yang dapat saya lakukan untuk menurunkan kadar insulin dalam darah.

Jika saya meningkatkan insulin dalam darah, maka tubuh saya akan menimbun lemak. Jika saya menurunkan kadar insulin dalam darah, maka tubuh saya akan membakar lemak. Inilah yang menjadi pilihan. Dalam menurunkan berat badan Anda, mungkin Anda tergoda atau tidak tahu bahwa suatu saus atau makanan akan memperlambat penurunan berat badan Anda sampai Anda mengetahui bahwa saus atau makanan tersebut mengandung gula. Jadi Anda belajar dari proses ini.

Tidak ada tekanan pada program Thinsulin karena Anda memahami segi ilmu pengetahuannya. Anda akan menikmati program Thinsulin sehingga Anda berpeluang untuk berhasil dalam menurunkan berat badan dan mempertahankannya dalam jangka panjang.

Epoch Times: Kita mendengar tentang insulin itu berhubungan dengan diabetes, di mana penderita diabetes yang diberi insulin tambahan untuk mengatasi resistensi sel terhadap hormon insulin. Apakah diet ketat insulin itu aman bagi penderita diabetes?

Dr. Nguyen: Ya itu, tapi saya sangat menyarankan, terutama pada diabetes yang tergantung pada insulin, Anda memerlukan suntikan insulin, karena jika tidak maka Anda akan menderita hipoglikemik di mana kadar gula darah akan turun ke kadar yang sangat membahayakan.

Anjuran saya untuk penderita yang memerlukan suntikan insulin, tetapi jika Anda minum obat seperti metformin atau obat diabetes lainnya, Anda harus tetap berada di bawah pengawasan dokter di mana setidaknya biarkan mereka tahu apa yang Anda lakukan.

Konsep Thinsulin yang saya ajarkan ini sebenarnya adalah sebuah pendekatan mengonsumsi karbohidrat yang rendah, sangat mirip dengan konsumsi yang harus dilakukan oleh penderita orang diabetes. Sayangnya, diet yang dianjurkan oleh American Diabetes Association masih mencakup banyak makanan yang meningkatkan kadar insulin dalam darah, untuk menurunkan kadar gula dalam darah, tapi kadang penurunan berat badan tidak secepat yang Anda inginkan.

Kadang orang berpikir: “Aku bukan penderita diabetes. Mengapa saya harus peduli dengan hal ini? “Tapi mereka tidak menyadari adalah bahwa ada hubungan yang sangat penting antara insulin dan obesitas.

Orang Asia dan orang Spanyol yang lahir di Amerika Serikat makan nasi dan karbohidrat. Tapi belum generasi sebelum kita tidak ada yang menderita diabetes, tapi mengapa banyak menderita diabetes pada generasi yang sekarang ini? Mengapa terjadi ledakan besar kasus diabetes di Asia dan Meksiko? Itu karena makanan Amerika diekspor ke sana.

Makanan digoreng dan diolah, minuman yang mengandung soda, sirup jagung yang mengandung kadar fruktosa yang tinggi dalam roti hamburger dan biskuit—akan meningkatkan kadar insulin dalam darah, sehingga pankreas akan bekerja keras untuk menurunkan kadar insulin dalam darah hingga akhirnya terjadi kegagalan. Ketika terjadi kegagalan pankreas, maka pankreas tidak akan menghasilkan insulin, saat itulah kadar gula dalam darah tidak dapat lagi dikendalikan oleh pankreas sehingga perlu menyuntikkan insulin.

Sebelum sampai terjadi kegagalan pankreas untuk menurunkan kadar gula dalam darah, jika Anda terus meningkatkan kadar insulin dalam darah ke kadar yang sangat tinggi, reseptor insulin juga akan rusak, sehingga terjadi resistensi insulin, saat itulah Anda menderita diabetes.

Jika Anda mengubah cara berpikir dan mulai berpikir mengenai apa yang akan meningkatkan insulin dan memilih makanan yang meminimalkan peningkatan kadar insulin dalam darah, maka Anda akan berhasil menghilangkan lemak di sekitar pinggang. Lemak perut benar-benar mencerminkan diabetes. Jadi jika anda memiliki usus dan membatasi terjadi peningkatan insulin dalam darah, maka Anda berpeluang besar untuk menurunkan berat badan dan yang terpenting adalah mengurangi risiko terjadinya diabetes di kemudian hari.

Epoch Times: Kedengarannya sangat menggembirakan, tapi bagaimana mengendalikan nafsu kita terhadap gula? Gula menyebabkan kecanduan. Anda memiliki cara untuk mengatasi kecanduan ini?

Dr. Nguyen: Ada beberapa hal yang saya sarankan, dan kami telah mengalami sukses besar dalam melakukan hal ini.

Perta,a, sebisa mungkin Anda tidak mengonsumsi gula, seperti permen, soda, kue, cookies, es krim. Cobalah untuk tidak mengonsumsi makanan tersebut selama satu minggu. Jika hal ini terasa terlalu berat untuk dilakukan, cobalah selama satu hari.

Anda tidak boleh makan pemanis buatan. Banyak program diet menggunakan pemanis buatan sebagai pengganti gula, karena tidak akan terjadi peningkatan kadar insulin dalam darah (tidak mengandung glukosa). Tapi sayangnya pemanis buatan ini akan membuat Anda kecanduan terhadap karbohidrat atau sesuatu yang lebih manis dan. Jadi untuk menghilangkan kecanduan terhadap gula, saya sarankan untuk minum air, teh tanpa gula, atau kopi tanpa gula. Setelah satu minggu, Anda akan melihat penurunan kecanduan terhadap gula.

Kedua adalah bahwa Anda harus makan lebih banyak, tidak mengurangi porsi makanan. Anda makan lebih banyak makanan “lampu hijau”—protein dan sayuran berdaun hijau. Setelah Anda makan 20 bakso, akan Anda ingin makan spaghetti mie? Tidak. Apakah Anda ingin makan kue atau cookie sebagai pencuci mulut? Kemungkinan besar tidak, karena Anda sudah kenyang.

Justru ketika Anda lapar, saat itulah Anda sangat mendambakan gula dan karbohidrat . Jadi jika Anda memuaskan rasa lapar dengan makan banyak makanan “lampu hijau”, dan berusaha untuk menyingkirkan kecanduan terhadap gula selama seminggu, Anda akan melihat kecanduan terhadap gula akan berkurang.

Epoch Times: Jadi kita tidak akan tergoda untuk makan makanan “lampu merah”?

Dr. Nguyen: Tepat, tapi masih banyak yang tergoda untuk memakannya karena membatasi porsi makanan. Tetapi jika Anda makan satu pon ikan, tidakkah Anda kenyang? Tentu saja. Ini sehat, rendah kalori, tapi yang paling penting adalah tidak terjadi peningkatan kadar insulin dalam darah. Oleh karena itu lebih baik memilih makanan “lampu hijau”.

Jika Anda hanya fokus pada kalori, dan membatasi diri untuk mengonsumsi 500 kalori per hari Anda juga dapat menurunkan berat badan. Tapi bagaimana jika Anda hanya makan 500 kalori es krim? Apakah Anda akan mampu mempertahankan penurunan berat badan? Tidak mungkin. Maka janganlah berpikir tentang kalori, berpikirlah mengenai makanan apa saja yang tidak akan meningkatkan kadar insulin dalam darah dan makanlah makanan tersebut sampai kenyang.

Orang biasanya akan kehilangan sekitar tiga sampai lima pon dalam minggu pertama menjalankan program Thinsulin sehingga mereka merasa sangat termotivasi, karena untuk pertama kalinya mereka makan lima kali sehari. Mereka tidak merasa lapar, mereka dapat makan di rumah teman, atau bahkan prasmanan dan masih mampu menurunkan berat badan, karena mereka telah belajar untuk memilih makanan “lampu hijau” yang akan menurunkan kadar insulin dalam darah.

Epoch Times: Bagaimana dengan vegetarian? Dapatkan program ini bekerja tanpa makan protein hewani?

Dr. Nguyen: Dapat tapi lebih lambat. Banyak vegetarian sudah makan banyak biji-bijian dan karbohidrat, sehingga kadar insulin mereka sering dimulai pada kadar lebih tinggi. Mereka tidak makan protein yang terkandung dalam makanan “lampu hijau”, tapi mereka dapat memperoleh protein yang terkandung dalam makanan “lampu kuning”, walaupun jauh lebih sedikit meningkatkan kadar insulin dalam darah

Epoch Times: Jadi prinsip ini berlaku untuk siapa pun?

Dr. Nguyen: Benar. Jika Anda ingin menurunkan 100 pon, jika Anda ingin memperbaiki kadar gula darah karena menderita diabetes, jika Anda ingin menurunkan berat badan pada saat hamil, atau jika Anda hanya ingin menurunkan berat badan 5 sampai 10 pon karena ingin memiliki six pack , semua ini kembali kepada kadar insulin dalam darah.

Ketika Anda mulai berpikir mengenai kadar insulin dan tubuh Anda mulai membakar lemak, Anda akan berhasil mencapai apa yang Anda inginkan.(Epochtimes/Vivi/Yant)

Share
Tag: Kategori: Headline KESEHATAN

Video Popular