‘USA Today’ mengutip pemberitaan dari perusahaan penerbangan EgyptAir melalui twitter yang melaporkan bahwa sebuah pesawat penumpangnya hilang dari pantauan radar tak lama setelah tinggal landas dari bandara di Paris, Prancis.

Seorang sumber yang dekat dengan perusahaan penerbangan tersebut mengatakan, pesawat penumpang dengan nomor penerbangan MS804 jurusan Paris – Kairo yang lepas landas dari bandara di Paris pada pukul 23:09 CEST telah hilang dari pantauan  radar.  Pesawat tersebut mengangkut 59 orang penumpang dengan 10 orang awak. Maskapai juga berjanji akan memberikan rincian lebih lanjut mengenai kejadian ini.

Washington Times juga mengatakan bahwa berbagai media juga melaporkan peristiwa yang terjadi pada Kamis (19/5/2016) seperti pemberitahuan yang disampaikan oleh perusahaan penerbangan EgyptAir.

‘Sky News’ berbahasa Arab menyebutkan bahwa pesawat itu terakhir kali terpantau radar ketika sedang  di udara wilayah Yunani, masih sekitar 40 menit penerbangan ke Athena. Laporan mengatakan, otoritas penerbangan sipil Mesir telah menaikkan tingkat kesiagaan di bandara Kairo.

‘USA Today’ mengutip ucapan petugas berwenang perusahaan penerbangan EgyptAir memberitakan bahwa pesawat MS804 baru tidak terpantau oleh radar setelah ia memasuki udara Mesir. Sesuai informasi yang disampaikan pihak bandara bahwa Pesawat yang dijadwalkan mendarat di bandara Kairo pada pukul 02:55 dini hari itu bakan mengalami keterlambatan sekitar 15 menit.

Mantan Inspektur Jenderal Departemen Transportasi AS, Mary Schiavo memberitahu CNN bahwa pesawat itu besar kemungkinan disebabkan oleh kegagalan mekanis atau aksi kejahatan karena tidak sedang terbang di wilayah udara yang ada peperangan.

Pada Maret tahun ini, pesawat penumpang EgyptAir dengan nomor 181 telah dibajak ke Siprus oleh seorang penumpang yang mengaku mengenakan sabuk berbahan peledak. Pembajak akhirnya diringkus di Bandara Internasional Larnaca Siprus tanpa ada penumpang yang cedera. Pihak berwenang Siprus menyebut insiden ini tidak ada hubungannya dengan teroris. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular