Apa perbedaannya teori kedokteran modern Barat dan teori kedokteran tradisional Tiongkok?

Menurut kepercayaan masyarakat Timur kuno, Nu Wa menciptakan manusia, sedangkan, di Barat kuno, Tuhan yang menciptakan manusia. Teori kedokteran tradisional Tiongkok menganggap manusia diciptakan dari “Langit dan Bumi”. Yang cukup berbeda dengan teori kedokteran Barat modern di mana manusia berasal dari sperma ayah dan sel telur ibu.

Jadi, apakah arti “hidup”? Ini adalah masalah mendasar dari kehidupan manusia. Haruskah kita percaya teori pengobatan modern Barat? Atau kita perlu secara serius mempertimbangkan gagasan teori kedokteran tradisional Tiongkok? Topik ini sangat menarik kita eksplorasi.

Teori kehidupan Barat: Kehidupan berasal dari penyatuan sperma dan sel telur

Pada teori kedokteran Barat, sel telur yang dibuahi berkembang menjadi embrio, dan kemudian membentuk anggota tubuh. Tubuh manusia memiliki 23 pasang kromosom, setiap pasang kromosom berasal dari ayah dan ibu, sehingga semua orang memiliki karakteristik baik dari ayah maupun ibu.

Komposisi kehidupan: sel molekul, jaringan, sistem organ tubuh

Teori kedokteran modern Barat membahas struktur tubuh manusia sebagai dasar organ, jaringan, sel, dan sistem berdasarkan tubuh manusia:

1. Sel: Unit dasar dari tubuh manusia.

2. Jaringan: Terdiri dari sel-sel spesifik dengan fungsi yang sama, seperti jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan otot, dan jaringan saraf.

3. Organ tubuh: Fungsi dari jaringan yang berbeda, seperti misalnya perut terdiri dari empat jaringan yang berbeda.

4. Sistem: Kumpulan organ dan sendi untuk mengimplementasikan fungsi fisiologis tertentu. Tubuh manusia memiliki sepuluh sistem.

5. Molekul: Dalam beberapa dekade terakhir, ilmu kedokteran Barat telah maju dari pengetahuan sel hingga molekul dan keberadaan gen pada kromosom manusia. Menurut statistik, dalam tubuh manusia terdiri dari puluhan ribu gen.

Kehidupan menurut teori kedokteran Tradisional Tiongkok

Sumber kehidupan: Kitab kedokteran tradisional Tiongkok menganggap manusia berasal dari penyatuan “Langit dan Bumi”, dengan kata lain, manusia merupakan produk dari Langit dan Bumi, tetapi juga mengatakan bahwa manusia memiliki tubuh materi yang berasal dari orangtua. Selain aliran halus Qi dan darah dan penyerapan nutrisi oleh organ pencernaan, tubuh juga terdiri dari organ dalam lainnya. Selain itu, manusia juga memiliki semangat di hati, ditambah jiwa agar dianggap sebagai manusia seutuhnya.

Komposisi kehidupan: Tubuh yang “berwujud” dan unsur-unsur kehidupan yang “tidak berwujud”

Manusia diciptakan oleh Langit dan Bumi, sehingga komposisi manusia terdiri dua bagian: “Elemen dari Langit” dan “Elemen dari Bumi.” Bagian-bagian yang tak berwujud berasal dari Langit dan bagian-bagian yang berwujud berasal dari Bumi. Oleh karena itu, seseorang dapat dikatakan hidup jika terdiri dari unsur-unsur tak terlihat seperti roh dan jiwa yang berasal dari Langit dan tubuh fisik yang berasal dari Bumi.

“Jiwa” adalah penguasa sejati manusia

Teori kedokteran tradisional Tiongkok dan penganut Tao percaya bahwa roh, Qi, dan jiwa adalah tiga harta yang dimiliki dalam kehidupan manusia.

Diantara ketiganya, jiwa merupakan harta yang paling penting. Kitab Kaisar kuning (Kitab kuno yang berisi pengobatan tradisional Tiongkok) mengatakan ketika jiwa hilang, orang tersebut dapat dikatakan sudah meninggal, jika ada jiwa, seseorang dapat dikatakan masih hidup.

Manusia yang utuh dan lengkap pasti memiliki jiwa. Satu hal yang perlu diingat jiwa adalah pelindung kehidupan yang terbaik dan merupakan senjata terbaik untuk memerangi penyakit.

Perbedaan besar antara teori kedokteran tradisional Tiongkok dan Barat

Teori kedokteran tradisional Tiongkok dan modern Barat memandang “hidup” dari sudut pandang yang cukup berbeda. Kedokteran modern memandang pengobatan Tiongkok kuno dari perspektif ilmiah empiris. Mereka meyakini bahwa bagian tubuh yang tak terlihat tidak memiliki dasar ilmiah. Pada kenyataannya, apa yang dikatakan Pengobatan Tradisional Tiongkok sebagai “unsur-unsur kehidupan tak berwujud”, jauh melebihi kemampuan komprehensif ilmu pengetahuan Barat. Mengapa kedokteran Barat tidak bisa memahaminya? Ini karena keduanya menggunakan metode pengobatan yang berbeda.

Kedokteran modern Barat merupakan “kedokteran berbasis bukti”, dengan mata telanjang mempelajari bagian-bagian tubuh yang paling “terlihat”. Meskipun saat ini telah tersedia perangkat yang digunakan untuk mendeteksi bagian-bagian tubuh yang “tak terlihat”, namun masih sangat terbatas.

Namun, kedokteran tradisional Tiongkok merupakan warisan dari langit. Dokter ternama Tiongkok seperti Qi Bo, Bian Que, Hua Tuo, dan banyak lainnya memiliki kemampuan supernormal. Mereka dapat melihat aliran qi, dan keberadaan meridian, roh, dan jiwa. Ini merupakan dunia yang tidak pernah dapat dicapai oleh teori kedokteran Barat, dan akibatnya, dokter-dokter modern Barat menganggap teori kedokteran Tiongkok penuh dengan takhayul dan tidak ilmiah. (Secretchina / Feb)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular