Liu Xiaozhen

Rumor tentang kasus Ling Jihua yang telah beredar lama akhirnya ada perkembangan. 13 Mei 2016 lalu, pihak pemerintah mengumumkan Ling Jihua telah dituntut karena keterlibatannya dalam 3 kasus yakni “menerima suap, membocorkan rahasia negara dan menyalah-gunakan kekuasaan.”  13 Mei juga merupakan “Hari Falun Dafa Dunia.” Pada hari itu, puluhan ribu praktisi Falun Gong berkumpul di New York merayakan hari bermakna ini dan hal ini menarik perhatian dunia. Pemerintah Xi Jinping memilih mengumumkan perkembangan akan kasus ini pada hari tersebut, apa makna di baliknya? Apakah ini kebetulan saja atau takdir?

Perkembangan Kasus Ling Jihua

13 Mei 2016 sore hari, media ofisial pemerintah Kantor Berita Xinhua mengumumkan, mantan menteri Departemen Front Persatuan Pusat Partai Komunis Tiongkok/PKT Ling Jihua terlibat kasus suap, membocorkan rahasia negara, dan menyalahgunakan kekuasaan, dan telah diproses oleh Kejaksaan Tinggi serta dialihkan ke Kejaksaan kota Tianjin untuk dijatuhi vonis. Baru-baru ini Kejaksaan Tianjin telah mengajukan tuntutannya kepada pihak Pengadilan Menengah kota Tianjin.

Pihak luar menyadari bahwa dalam berita oleh Kantor Berita Xinhua yang kurang 400 kata itu menyimpan detil yang patut diperhatikan. Yang paling mencolok adalah, dalam berita yang dirilis itu tidak disebutkan waktu persisnya dijatuhi vonis, hanya disebutkan “baru-baru ini.”

Dibandingkan dengan berita 25 Juli 2013 mengenai kasus Bo Xilai, waktu itu disebutkan “Hari ini Kejaksaan kota Jinan propinsi Shandong telah mengajukan tuntutan kepada Pengadilan Menengah kota Jinan.” Lalu dalam kasus Zhou Yongkang pada 3 April 2015 lalu juga disebutkan, “3 April, Kejaksaan kota Tianjin telah mengajukan tuntutannya kepada Pengadilan Menengah kota Tianjin.”

Dari perubahan yang mendetil pada kata-kata “hari ini, 3 April sampai baru-baru ini” mungkin menunjukkan bahwa pihak pemerintah mempunyai pertimbangan khusus mengumumkan kasus terkait.

Banyak orang tahu, 13 Mei 2016 adalah “Hari Falun Dafa Dunia.” Setahun sekali pada hari itu, puluhan ribu praktisi Falun Gong dari berbagai penjuru dunia akan berkumpul di New York menggelar kegiatan anti penindasan dan perayaan peringatan yang berskala besar. Pemerintahan Xi Jinping menunggu beberapa hari, dan memilih hari tersebut untuk mengumumkan perkembangan kasus Ling Jihua, apa maksud di baliknya?

Ling Jihua Adalah Antek Utama Jiang Zemin, Terlibat Penindasan Falun Gong

Sebelumnya ada berita menyatakan ayah Ling Jihua dan ayah Bo Xilai yang bernama Bo Yipo adalah sahabat karib, Bo Yipo telah menganggap Ling Jihua ibarat anak sendiri, melejitnya karir Ling Jihua juga erat kaitannya dengan Bo Yipo.

Akhir 1999, Ling Jihua dipromosikan menjadi wakil direktur Kantor Pusat Pemerintahan, waktu itu adalah periode dimana Jiang Zemin berniat menjadikan Hu Jintao sebagai boneka dan suatu masa ketar-ketir bagi Hu lantaran takut dilengserkan. Hu Jintao pernah berkata, “Dia (Ling Jihua) bukan yang ingin saya promosikan.” Setelah konflik antara Hu Jintao dan Jiang Zemin kian meruncing, Ling Jihua waktu itu menjadi mata-mata yang disusupkan oleh Jiang Zemin untuk berada di dekat Hu Jintao.

Ling Jihua menjabat sebagai wakil direktur dan direktur Kantor Pusat Pemerintahan selama 12 tahun. Selama itu, Ling Jihua mengkoordinir berbagai mekanisme dan aparatur PKT yang sangat besar untuk menindas Falun Gong.

Komentator bernama Li Linyi pernah menyatakan, “Kantor 610” adalah sistem hukum dan politik yang khusus dibentuk oleh PKT untuk menindas Falun Gong. Tapi keseluruhan sistem Komisi Partai PKT, seluruh aparatur politik, harus tunduk terhadap perintah dan koordinasi dari Kantor Pusat Pemerintahan, karena itulah penindasan PKT terhadap Falun Gong mencapai tingkat ketragisan sedemikian parah.

18 Maret 2012, putra Ling Jihua bernama Ling Gu (23) mengemudikan mobil balap mewah Ferrari mengalami kecelakaan lalu lintas, Ling Gu tewas di tempat. Setelah Ling Jihua dilengserkan, situs berita Caixin segera memberitakan, setelah kecelakaan Ferrari itu, “untuk menutupi penyebab kematian putranya, Ling Jihua membuat kesepakatan politik dengan penanggung jawab sistem politik hukum waktu itu. Akan tetapi konspirasi itu segera terbongkar, karir politik Ling Jihua pun langsung berbalik arah setelah itu.”

Namun tidak terungkap “konspirasi politik” apa, dan penanggung jawab sistem politik hukum yang disebutkan itu adalah salah satu orang kepercayaan Jiang Zemin yakni Zhou Yongkang.

Sejak Ling Jihua menjabat di Departemen Front Persatuan 1 September 2012, departemen itu pun gencar membuat berbagai kebijakan terkait penindasan Falun Gong sampai ke luar negeri. Di Taiwan, Hongkong, Amerika Serikat, lewat organisasi yang dikuasai oleh Departemen Front Persatuan makin meningkatlah intensitasnya menindas Falun Gong.

Dua tahun terakhir, para pejabat dari kubu Jiang Zemin terus berguguran, konspirasi dan kejahatan kudeta oleh “Kubu Geng Empat Baru” yakni Zhou Yongkang, Bo Xilai, Xu Caihou dan Ling Jihua, terus menerus terungkap. (sud/whs/rmat)

Share

Video Popular