Oleh: Joseph Mercola

Makanan yang paling sederhana dan terbaik untuk kesehatan, dalam hal ini tentunya kacang, di mana alam telah menghadirkan sebuah paket makanan yang hampir sempurna yang terdiri dari protein, lemak yang sehat, serat, sterol tumbuhan, antioksidan, dan banyak vitamin dan mineral. Di antara kacang-kacangan, kenari adalah rajanya karena penelitian menunjukkan kenari dapat meningkatkan kesehatan dalam beberapa cara yang sangat mudah untuk mencapai “dosis”. Dengan hanya memakan satu ons kenari per hari (yaitu sekitar tujuh buah kacang kenari) akan memberikan hasil yang menguntungkan.

7 Alasan kuat untuk makan kacang kenari

Kenari termasuk famili kacang-kacangan, bersama dengan kacang Brasil, kacang mete, hazelnut, kacang macadamia, pecan, kacang pinus, dan pistachio, di mana masing-masing memiliki profil nutrisi yang unik.

Seperempat cangkir kenari menyediakan lebih dari 100 persen dari nilai harian lemak nabati omega-3 yang dianjurkan, serta mengandung kadar tembaga, mangan, molibdenum, dan biotin yang tinggi. Beberapa penelitian yang paling menarik mengenai kenari meliputi:

1. Melawan kanker

Kenari dapat mengurangi risiko kanker prostat serta kanker payudara. Penelitian pada tikus, di mana tikus yang makan 2,4 ons kenari utuh (sama seperti yang dimakan manusia) selama 18 minggu menunjukkan pengecilan dan perlambatan pertumbuhan tumor prostat secara nyata dibandingkan dengan kelompok kontrol yang makan lemak dari sumber lain dalam jumlah yang sama.

Secara keseluruhan makan kenari yang utuh mengurangi pertumbuhan kanker prostat sebesar 30 hingga 40 persen. Menurut penelitian lain pada tikus yang makan dua genggam kenari sehari (sama seperti yang dimakan manusia) terbukti mengurangi risiko kanker payudara sampai setengahnya, dan memperlambat pertumbuhan tumor sebesar 50 persen.

2. Kesehatan jantung

Kenari mengandung asam amino l-arginin, yang memberikan keuntungan pembuluh darah untuk penderita penyakit jantung, atau mereka dengan peningkatan risiko penyakit jantung akibat memiliki beberapa faktor risiko jantung.

Jika Anda penderita yang berjuang dengan herpes, maka hindari atau batasi konsumsi kenari, karena kadar arginin yang tinggi akan menguras asam amino lisin, sehingga memicu kekambuhan herpes.

Kenari juga mengandung asam lemak alfa-linolenat omega-3 nabati, yang berkhasiat anti-radang dan dapat mencegah kelainan pembentukan gumpalan darah. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang makan makanan yang mengandung kadar asam lemak alfa-linolenat omega-3 nabati yang tinggi cenderung sedikit mengalami serangan jantung yang fatal dan menurunkan hampir 50 persen risiko kematian akibat serangan jantung mendadak.

Makan hanya empat buah kenari sehari terbukti nyata meningkatkan kadar asam lemak alfa-linolenat omega-3 nabati dalam darah yang baik untuk jantung yang sehat, dan konsumsi kenari mendukung kadar kolesterol yang sehat.

Penelitian terpisah menunjukkan bahwa dengan hanya makan satu ons kenari sehari dapat menurunkan risiko kardiovaskular, dan peningkatan frekuensi konsumsi kacang secara nyata menurunkan risiko kematian penderita kardiovaskular yang berisiko tinggi.

3. Antioksidan yang kuat dan unik

Antioksidan sangat penting untuk kesehatan, karena memerangi radikal bebas di jantung yang rusak akibat penuaan.

Kenari mengandung beberapa antioksidan yang unik dan kuat yang hanya tersedia dalam beberapa makanan yang biasa dimakan, yaitu juglone kuinon, tellimagrandin tanin, dan morin flavonol.

Peneliti menyebut kenari adalah “luar biasa” karena mengandung antioksidan yang sangat kuat untuk memerangi radikal bebas, dan penelitian telah menunjukkan bahwa polifenol kenari dapat mencegah kerusakan hati akibat bahan kimia.

Pada penelitian lain menunjukkan bahwa kacang-kacangan, terutama kenari, memiliki kekuatan antioksidan yang kuat. Polifenol kenari memiliki khasiat terbaik di antara kacang yang diuji dan juga memiliki aktivitas tertinggi antioksidan yang berikatan dengan lipoprotein. Para peneliti menyimpulkan:

“Kacang-kacangan mengandung antioksidan polifenol yang tinggi yang berikatan dengan lipoprotein yang akan menghambat proses oksidatif penyebab aterosklerosis in vivo (dalam sel). Penelitian pada manusia yang diberi makan kacang terbukti meningkatkan profil lemak, meningkatkan fungsi endotel dan mengurangi peradangan, tanpa menyebabkan penambahan berat badan”.

4. Mengendalikan berat badan

Menambahkan kenari dalam makanan akan menjaga berat badan Anda yang ideal dari waktu ke waktu. Dalam satu tinjauan dari 31 percobaan, mereka yang makan kacang tambahan atau menggantikan makanan lain dengan kacang mengalami penurunan berat badan sekitar 6,3 kg dan 12,7 cm dari lingkar pinggangnya. Makan kenari setelah tiga hari akan meningkatkan rasa kenyang.

5. Meningkatkan kesehatan reproduksi pria

Salah satu manfaat kenari yang kurang terkenal adalah dampaknya terhadap kesuburan pria. Pria yang menambahkan 75 gr (sedikit lebih dari satu-setengah cangkir) kenari setiap hari secara nyata mengalami peningkatan kualitas sperma, termasuk vitalitas, kecepatan gerak, dan bentuk sperma.

6. Kesehatan otak

Kenari mengandung sejumlah senyawa yang melindungi saraf, termasuk vitamin E, folat, melatonin, lemak omega-3, dan antioksidan. Penelitian menunjukkan makan kenari dapat mendukung kesehatan otak, termasuk meningkatkan penalaran pada orang dewasa muda.

Satu penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan tinggi antioksidan seperti kenari “dapat mengurangi kerentanan terhadap stres oksidatif yang terjadi pada penuaan,” “panjang umur,” dan juga “meningkatkan fungsi kognitif dan motorik pada usia lanjut”.

Pada stres oksidatif, jumlah radikal bebas di dalam tubuh melebihi kapasitas tubuh untuk menetralkannya, akibatnya intensitas proses oksidasi sel tubuh normal menjadi semakin tinggi dan menimbulkan kerusakan sel yang lebih banyak.

7. Diabetes

Lemak yang terkandung dalam kenari memberi khasiat yang menguntungkan yaitu terbukti meningkatkan parameter metabolik pada penderita diabetes tipe 2. Penderita dewasa diabetes tipe 2 yang kelebihan berat badan yang makan seperempat cangkir kenari setiap hari terbukti mengalami penurunan kadar insulin puasa dibandingkan dengan penderita yang tidak makan kenari, dan manfaat ini dicapai dalam waktu tiga bulan pertama.

Mengapa Anda harus makan kulit kenari

Bila lapisan terluar dari kenari dikupas – tampak bagian yang berwarna keputihan, bersisik (atau kadang-kadang lilin) dan terasa pahit, tapi Anda harus menahan diri untuk tidak membuangnya karena hingga 90 persen antioksidan dalam kenari ditemukan di kulitnya, membuatnya menjadi salah satu bagian yang sehat untuk dikonsumsi. Untuk meningkatkan dampak positif pada kesehatan Anda, makanlah kacang organik dan mentah, tidak diradiasi atau dipasteurisasi.

Kenari sangat mudah rusak dan lemak sehat yang terkandung di dalamnya mudah rusak. Jika Anda membeli kacang kenari dalam jumlah besar, hindari kenari yang keriput, bau tengik, atau yang tidak segar. Kenari harus disimpan dalam wadah kedap udara dalam lemari es atau mesin pembeku, dalam keadaan dengan atau tanpa kulit. Kenari adalah camilan yang enak dan siap saji. Tapi jika Anda tidak menyukai rasanya, Anda masih mendapatkan khasiatnya dengan mencampurkannya ke dalam smoothies.

Anda dapat lebih meningkatkan kualitas kenari dengan cara merendamnya dalam air semalaman, yang akan menurunkan beberapa enzim penghambat dan asam fitat. Setelah perendaman, kenari dikeringkan pada suhu rendah sekitar 40,5 – 43,3 derajat Celcius sampai kenari renyah kembali, karena kenari yang renyak terasa jauh lebih enak.(Epochtimes/Vivi/Yant)

Share

Video Popular