Apakah anda semakin berjuang untuk membaca menu atau koran karena Anda tidak dapat membaca hurufnya dengan jelas? Atau mungkin Anda harus membetulkan posisi kacamata Anda sebelum membaca layar iPhone Anda karena layarnya selalu terlihat buram? Jika demikian, lensa implan kecil mungkin dapat membantu.

KAMRA Inlay, adalah lensa kecil dan tipis yang ditanamkan pada kornea melalui operasi laser. KAMRA Inlay berukuran 3,8 milimeter dengan diameter lubang atau aperture (bukaan diafragma lensa) di pusat adalah 1,6 milimeter.

“KAMRA Inlay hanya sepertiga dari ukuran lensa kontak standar, dan beratnya lebih ringan dari sebutir pasir,” kata Dr Steven Stetson, direktur medis dari klinik Diamond Vision.

Dr. Stetson dan timnya mulai menawarkan prosedur yang meningkatkan penglihatan dekat ini sejak bulan ini setelah mereka melakukan cukup banyak penelitian.

“Kami sangat bersemangat akan prosedur ini,” kata Dr. Stetson.

Dr. Stetson mengatakan bahwa ia dan Diamond Vision secara khusus dipilih tahun lalu untuk melakukan prosedur inlay ini oleh AcuFocus, perusahaan perangkat medis yang mengembangkan teknologi, di mana AcuFocus hanya memilih ahli bedah yang terampil dengan fasilitas yang dapat dipercaya.

Tapi Dr Stetson menangguhkan kesempatan ini karena ia ingin membuktikan bahwa KAMRA Inlay dijamin merupakan pilihan yang aman.

“Saya senang akan hasil yang didapat dan sangat yakin dengan hasil tersebut,” katanya.

Inlay dengan bentuk yang sekarang beredar di pasar internasional sejak 2009, baru disetujui oleh FDA pada April lalu. Dr. Stetson mengatakan bahwa sejak itu lebih dari 2.000 inlay telah ditanamkan pada penderita di seluruh negeri (Amerika Serikat) dengan keberhasilan yang bagus.

Bagaimana cara kerja KAMRA Inlay?

Inlay bekerja seperti aperture/diafragma kamera kecil atau alat untuk memeriksa ketajaman penglihatan di tempat praktek dokter mata, dan meningkatkan penglihatan dengan memfokuskan cahaya yang masuk ke dalam mata.

“Jika dokter mata memeriksa ketajaman penglihatan mata Anda maka ia akan menurunkan sedikit pinhole suatu lubang di mana Anda melihat melaluinya, tiba-tiba ketajaman penglihatan Anda menjadi lebih baik,” jelas Dr. Stetson.

Inlay terbuat dari poliviniliden fluorida, suatu plastik dengan kepadatan tinggi dan kuat, tapi sangat ringan yang cocok dan umum digunakan untuk implan mata.

Pembukaan pusat adalah 8.400 lubang mikroskopis yang memungkinkan oksigen dan zat gizi yang dibutuhkan oleh kornea mengalir secara alami melalui kornea—supaya kornea membiaskan cahaya dengan benar.

Inlay hanya ditanam pada mata non-dominan, yang akan mendapatkan kembali penglihatan dekat. Penglihatan dekat hanya pada satu mata adalah cukup untuk melihat secara dekat. Kedua mata melestarikan jarak ketajaman penglihatannya.

Untuk menanam lensa, ahli bedah membuat saku di lapisan yang lebih dalam dari kornea dengan menggunakan laser femtosecond, teknologi laser yang sama digunakan untuk membuat lapisan pada kornea (flap) dalam prosedur LASIK.

“Kami akan menanamkan inlay ke dalam saluran yang yang telah kami buat,” kata Dr. Stetson.

Dr. Stetson mengatakan bahwa inlay adalah sejajar dengan kelengkungan kornea sehingga memungkinkannya untuk tetap di tempatnya dengan aman dan tidak akan berubah secara struktural.
Dia mengatakan menanam inlay adalah mudah.

“Saya telah melakukan banyak prosedur yang lebih rumit daripada menanam inlay,” katanya.

Seluruh prosedur “yang sangat sederhana dan tidak sakit ini” memakan waktu sekitar 15 sampai 20 menit.

Dan ketajaman penglihatan dekat Anda akan tetap jelas selama inlay tetap berada di “saku” kornea.

“Ini adalah solusi penglihatan seumur hidup pasien,” kata Dr Stetson.

Tidak seperti operasi LASIK di mana pasien melihat perbaikan penglihatan yang nyata dalam waktu semalam, kebanyakan pasien yang menjalani penanaman KAMRA inlay merasakan perbaikan penglihatan yang nyata setelah dua sampai tiga minggu.

“Inlay ini menempati ruang dan ada beberapa cairan di sekitar inlay yang harus istirahat dulu,” jelas Dr. Stetson.

Efek Samping

KAMRA inlay dapat diangkat jika diperlukan tapi hal ini jarang terjadi. Di Amerika Serikat hanya 1,6 persen penderita yang telah mengangkatnya meskipun ada beberapa efek samping, sehingga mayoritas penderita memilih untuk tidak mengangkatnya.

Dr. Stetson mengatakan, “Bahkan pasien yang memakan waktu sedikit lebih lama [untuk melihat hasil] tidak ingin mengangkat inlay ini.”

Efek samping dasar seperti kekeringan, melihat ganda suatu objek atau efek silau yang mirip dengan pengalaman orang setelah menjalani operasi LASIK. Dr. Stetson mengatakan bahwa jarang terjadi adanya kasus bekas luka, yaitu kurang dari 1 persen kasus.

Penderita katarak atau kasus mata kering harus lebih dahulu mendapatkan perawatan untuk masalahnya sebelum menanam inlay, katanya.(Epochtimes/Vivi/Yant)

Share

Video Popular