Oleh: Lin Yong-qing

Teriknya cuaca di musim panas membuat orang selalu ingin menenggak minuman dingin, dibanding dengan minuman manis yang bisa menyebabkan kegemukan dan membebani tubuh apabila berlebihan. Dengan memenuhi cairan air yang cukup bagi tubuh itu tentu sangat bermanfaat bagi kesehatan. Tapi air putih tidak dapat memberikan zat antioksidan, fitonutrien dan gizi spesifik lain yang bermanfaat bagi kesehatan manusia, lalu minuman apa saja yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh ?

Berikut ahli nutrisi dan fisiolog olahraga asal New York, Felicia Stoler merekomendasikan tiga jenis minuman yang bermanfaat bagi kesehatan :

Teh hijau

Teh hijau berkhasiat menurunkan kolesterol dan juga tekanan darah tinggi, membuat gula darah stabil (bagi penderita diabetes terutama), bahkan dapat menghancurkan sel kanker. Dalam satu studi yang dipresentasikan pada Konferensi Internasional Alzheimer dan Penyakit Parkinson 2015 lalu, peneliti mengungkap, bahwa teh hijau bisa menjadi alternatif dalam mengurangi risiko penyakit mental pada orang di atas usia 60 tahun.

Air kelapa

Tiga-Jenis-Minuman-Ini-juga-Bermanfaat-bagi-Kesehatan2_kesehatan

Sejak 2007 – 2009, penjualan air kelapa di Amerika Serikat meningkat dari 4 juta dollar AS menjadi 20 juta dollar AS, salah satu alasan begitu populernya air kelapa ini karena kaya akan elektrolit, yang bisa dengan cepat mengisi kembali cairan tubuh yang hilang, terutama setelah berolahraga. Air kelapa kaya akan natrium, kalium dan magnesium, selain itu, kalorinya juga jauh lebih rendah dari minuman berenergi, dalam 350 cc air kelapa hanya 60 kalorinya. “Saya sarankan belilah air kelapa murni tanpa pemanis atau tambahan buah lainnya,” kata Stoler.

Susu

Tiga-Jenis-Minuman-Ini-juga-Bermanfaat-bagi-Kesehatan1__kesehatan

Belakangan memang banyak sekali kontroversi tentang susu yang di klaim adalah minuman yang tak menyehatkan, namun beberapa ahli gizi sepakat kalau susu termasuk minuman yang memberikan manfaat besar dalam pertumbuhan anak, penurunan berat badan dan pencegahan penyakit seperti kekurangan kalsium, kanker, dan penyakit lainnya. Sementara itu, penelitian baru dari University of Kansas Medical Center, Amerika Serikat, menemukan, minum susu dapat meningkatkan kadar glutathione dalam otak sehingga membantu mencegah kerusakan akibat radikal bebas.

“Radikal bebas dapat menyebabkan stres oksidatif, yang terkait dengan risiko Alzheimer dan penyakit Parkinson,” kata Stoler.

Para ahli juga mengingatkan, bahwa minuman teh yang sehat tidak bisa hanya bergantung pada suatu jenis produk minuman atau makanan tertentu. Tapi harus berpegang pada dua prinsip yakni jumlah asupan yang ideal dan seimbang, dengan begitu baru bisa berefek positif dan khasiat kesehatan jangka panjang.(Epochtimes/Jhn/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular