Oleh: Mo Li

Sebuah temuan baru yang luar biasa ini mungkin dapat mengubah persepsi kita secara keseluruhan tentang kebudayaan manusia zaman prasejarah.

The Bruniquel Cave / gua Bruniquel terletak di barat daya Prancis, ditemukan pada 1990. Saat memasuki  ruang terbuka di kedalaman 1,100 kaki di dalam gua, akan terlihat hampir 400 stalagmit yang tertata dengan cermat. Lingkar luar ada sekitar 23 kaki lebarnya, dengan kedalaman 13 kaki, sementara diameter lingkar dalam sekitar 7 kaki, formasi paling menonjol adalah 2 dinding cincin dibangun dalam 4 lapisan yang tampaknya ditopang dengan stalagmit terjepit di tempat tetap secara vertikal.

Bagian dinding menunjukkan tanda-tanda jelas sisa kebakaran dengan stalagmit menghitam atau memerah dan patah dari dampak panas. sementara di sekitarnya terlihat jelas potongan tulang yang hangus terbakar.

Setelah 26 tahun ditemukannya gua tersebut, sebuah hasil penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal Nature pada 25 Mei lalu menyebutkan, bahwa bangunan gua tersebut diperkirakan telah berusia sekitar 176, 500 tahun, sementara dalam proses pembangunannya menghabiskan 2,000 tahun lamanya. Ditilik dari konstruksi tersebut, lingkaran-lingkaran batu dan stalagmit ini merupakan bangunan manusia paling awal yang pernah ditemukan sampai sekarang.

Menurut pemahaman saat ini, bahwa satu-satunya manusia purba di wilayah tersebut kala itu adalah “Homo Neanderthalensis” dari zaman batu tua semasa Pleistosen. Sementara struktur-struktur buatan yang kompleks itu menunjukkan, bahwa kemajuan dan ketrampilan teknis masyarakat kuno kala itu jauh lebih awal daripada yang dibayangkan ilmuwan sebelumnya.

Menurut peneliti, batu-batu tersebut mungkin digunakan untuk upacara ritual atau kegiatan simbolis. Makalah terkait menyimpulkan bahwa struktur-struktur itu sendiri menunjukkan bahwasannya organisasi sosial masyarakat dan organisasi spasial-nya yang kompleks serta ketrampilan penggunaan api mereka jauh melampaui pemahaman kita sekarang akan kemampuan manusia zaman itu.

Kerangka Manusia Neanderthal (Wikipedia)
Kerangka Manusia Neanderthal (Wikipedia)

Sekadar catatan, Neanderthal adalah anggota genus Homo yang telah punah dan berasal dari zaman Pleistosen. Spesimennya ditemukan di Eurasia, dari Eropa Barat hingga Asia Tengah dan Utara. Spesies ini dinamakan Neandertal sesuai dengan lokasi tempat pertama kali ditemukan di Jerman, Neandertal atau Lembah Neander.

Neanderthal dapat diklasifikasikan sebagai subspesies manusia (Homo sapiens neanderthalensis) atau spesies yang berbeda (Homo neanderthalensis). Jejak proto-Neanderthal pertama muncul di Eropa 600.000–350.000 tahun yang lalu.

Neanderthal berpisah dari garis evolusi manusia sekitar 500.000 tahun yang lalu dan lenyap dari muka bumi sekitar 30.000 tahun yang lalu.Beberapa spekulasi yang diduga berkaitan dengan kepunahannya adalah Neanderthal mati dibunuh oleh manusia modern atau punah karena Homo sapiens lebih banyak dan aktif bereproduksi.Spekulasi lainnya adalah tiga kali letusan gunung berapi sekitar 40.000 tahun yang lalu di daerah Italia dan Pegunungan Kaukasus telah menyebabkan kepunahan Neanderthal. (Epochtimes/joni/rmat)

Share

Video Popular