Dalam PTT (Penyembuh-an Tradisional Tiongkok) sering nampak seseorang dibekam, bekas memar terlihat cukup menakutkan, tapi itulah salah satu terapi dalam pengobatan tradisional Tiongkok PTT. Bagi seseorang yang tidak pernah dibekam, terapi ini mungkin membuatnya penuh ragu. Sebetulnya berasal dari manakah bekam itu? Apa manfaatnya untuk kesehatan?

Berbagai terapi pengobatan bekam

Dalam beberapa dekade terakhir, terapi pengobatan bekam telah berkembang ke berbagai kejuruan: internis, ginekologi, pediatri, bedah, ortopedi, dermatologi, THT dan lainnya. Jenis penyakit seperti: pneumonia, gastritis kronis, hipertensi, linu panggul, bahu beku, leher kaku, tennis elbow, nyeri haid, penyakit kronis radang panggul, gangguan pencernaan anak, demam pada anak, enuresis anak, herpes zoster, urtikaria dan lain-lain, dapat diatasi dengan terapi bekam.

Memperkenalkan prinsip

PTT percaya akan keberadaan sistem meridian dalam tubuh, saluran energi vital tersebut tersebar malang melintang di seluruh tubuh baik di luar maupun di dalam tubuh, sehingga membuat tubuh terajut menjadi satu kesatuan.

Terapi akupunktur PTT adalah melalui titik-titik akupunktur untuk mengatur meridian dan fungsi organ, demi menyeimbangkan Yin – Yang dan Qi-darah dalam tubuh, sehingga tercapai efek penyembuhan. Prinsip terapi bekam ini juga sama, yaitu melalui hisap-tarik titik-titik akupunktur atau lokasi di mana Qi (energi vital) dan darah yang tersumbat (kadang-kadang mengeluarkan darah pada titik-titik yang dibekam tergantung pada kebutuhan dari kondisi penyakit), untuk melancarkan Qi-darah dalam meridian tubuh, sehingga energi dari tubuh dapat tersalurkan dengan lancar, serta menggerakkan kemampuan penyembuhan sendiri dari tubuh, untuk mencapai tujuan penyembuhan penyakit dan penyehatan tubuh.

Melalui pengamatan perubahan bagian dari kulit yang dibekam, untuk menentukan sifat dan tingkat keparahan penyakit. Misalnya, setelah pasien setiap kali terapi bekam, tempat kulit yang dihisap secara bertahap menjadi berwarna lebih gelap, hal itu menunjukkan kondisi secara bertahap telah memburuk; jika warnanya berangsur menjadi lebih memudar, itu menandakan kondisi pasien berangsur membaik.

Alat apa saja yang digunakan?

Tanduk binatang pernah digunakan pada zaman kuno sebagai alat bekam, di zaman sekarang sudah tidak lagi digunakan. Saat ini peralatan yang sering digunakan untuk bekam terutama adalah dari bambu, tembikar, botol kaca, kaleng karet, silinder pompa dan sebagainya. Silinder pompa terutama adalah untuk memompa udara dalam cangkir menjadi kosong, sehingga terserap dan menempel pada kulit, penggunaan kekuatan hisapnya dapat dikendalikan secara bebas, cara penggunaan yang relatif aman dan nyaman.

Sedangkan botol bambu, botol tembikar, botol kaca dan kaleng karet, banyak menggunakan metode “bekam api”, api yang membakar dapat membuang udara untuk menghasilkan daya hisap yang kuat, sehingga bekam menempel pada kulit. Karena itu terapi “bekam api” ada perasaan hangat, memiliki efek penghangatan, bagi pasien sindrom defisiensi, adalah cara penyembuhan yang baik.

Cara menggunakan bekam

Metode bekam tunggal: Hanya penggunaan bekam tunggal.

Metode multi bekam: Juga dikenal sebagai metode bekam deretan, menggunakan banyak alat bekam.

Metode bekam kilat: Dengan menggunakan alat bekam untuk mengisap kemudian langsung dilepaskan, lalu dihisap lagi dan tarik lagi, diulang beberapa kali.

Metode bekam menetap: Setelah dihisap alat bekam dibiarkan tetap menempel pada kulit selama beberapa waktu. Metode ini sering digunakan dengan kombinasi metode bekam kilat, yaitu setelah pada area besar menggunakan metode bekam kilat, di titik-titik akupunktur dan lokasi yang bereaksi gunakan metode bekam menetap.

Metode bekam berjalan: Juga dikenal sebagai metode mendorong alat bekam yaitu setelah menghisap menarik bolak-balik di permukaan kulit.

Kontraindikasi dan tindakan pencegahan

Tidak semua orang cocok untuk bekam, pada saat bekam ada beberapa kontraindikasi yang memerlukan perhatian khusus:

1. Pasien tekanan darah tinggi, jangan menggunakan teknik stimulasi yang kuat.

2. Pasien dengan kecenderungan penyakit hipertensi, tidak boleh bekam.

3. Bagian tulang yang menonjol, tidak merata, adalah tempat urat nadi besar, tidak boleh dibekam.

4. Pasien penyakit mental, pasien penyakit jantung berat atau ringan, tidak boleh dibekam.

5. Sendi bengkak, borok kulit, kanker kulit, penyakit kulit menular, alergi kulit parah, tidak boleh dibekam.

6. Wanita selama masa: menstruasi dan kehamilan, bagian-bagian pinggang, perut, payudara dan jantung, tidak boleh dibekam, bagian-bagian lainnya dilakukan dengan penerapan ringan.

Catatan

Terapi bekam adalah metode unik ilmu PTT yang telah memiliki sejarah yang sangat panjang di Tiongkok. Oleh karena di zaman kuno orang sering menggunakan tanduk binatang untuk melakukan bekam dalam menyembuhkan penyakit, maka disebut juga sebagai “metode tanduk”. Para arkeolog menggali temuan paling awal yakni: “52 resep penyakit” di Mawangdui Kota Changsha yang berasal dari zaman Dinasti Han Barat (202SM – 8), di dalamnya antara lain tercatat penggunaan tanduk binatang guna menyembuhkan penyakit.(Epochtimes/Hui/Yant)

Share
Tag: Kategori: Headline KESEHATAN

Video Popular