Menurut penelitian baru, dari tahun 2002 sampai 2014, lebih dari 1.600 orang pergi ke unit gawat darurat karena cedera akibat kawat yang lepas dari sikat untuk membersihkan alat pemanggang.

Kawat yang terlepas dari sikat sewaktu membersihkan alat pemanggang dapat melekat pada makanan yang dipanggang, yang jika tertelan akan menyebabkan luka di mulut, tenggorokan, dan amandel.

“Cedera akibat kawat yang terlepas ini menyangkut keselamatan konsumen, yang merupakan masalah yang amat penting untuk disadari oleh konsumen, produsen, dan penyedia layanan kesehatan,” kata David Chang, seorang profesor THT di University of Missouri School of Medicine. “Jika dokter tidak menyadari akan adanya masalah ini, maka dokter tidak dapat memerintahkan untuk dilakukan tes yang harusnya dilakukan atau memahami riwayat penderita dengan benar untuk menegakkan diagnosis yang tepat.”

Chang merujuk pada database konsumen yang cedera untuk menentukan jumlah kunjungan konsumen ke unit gawat darurat yang diakibatkan oleh cedera kawat ini. Cedera yang paling umum dilaporkan adalah penderita rawat inap akibat cedera mulut, tenggorokan, dan amandel, di mana beberapa penderita tersebut membutuhkan tindakan pembedahan.

“Kawat yang kecil dapat bersarang di berbagai tempat dalam tubuh, baik di tenggorokan, tonsil, atau daerah leher,” kata Chang. “Jika kawat kecil tersebut berhasil lolos melewati daerah tersebut, maka kawat kecil itu dapat bersarang di kerongkongan, lambung, atau usus.

Kekhawatiran terbesar adalah kawat kecil tersebut bersarang di dinding usus. Kawat kecil itu dapat menembus dinding usus dan mengakibatkan kerusakan lebih lanjut dalam tubuh.”

Chang mengatakan bahwa jumlah cedera akibat sikat kawat dapat lebih dari 1.698 kasus, karena penelitian dr. Chang tidak mencakup kasus penderita cedera yang dirawat di klinik atau rawat jalan. Data ini dapat memberikan upaya perlindungan yang lebih baik terhadap konsumen dan produsen sikat kawat, katanya.

Tips untuk memanggang:

Bersihkan pemanggang dengan sikat kawat secara hati-hati, periksalah sikat kawat sebelum digunakan dan buang sikat kawat jika kawat-kawatnya sudah longgar.

Periksa pemanggang sebelum dipakai, atau gunakan sikat yang terbuat dari nilon.

Periksa makanan yang telah dipanggang dengan hati-hati untuk memastikan tidak ada kawat yang bersarang pada makanan.

“Jika langkah-langkah pencegahan ini gagal dan individu menjadi sakit setelah makan makanan yang dipanggang, maka beritahu dokter atau petugas di unit gawat darurat bahwa hal ini terjadi setelah pesta barbecue atau makan makanan yang dipanggang, “kata Chang. (Epochtimes/Vivi/Yant)

Share
Tag: Kategori: KELUARGA

Video Popular