Oleh: Deborah Mitchell

Jika Anda membaca berita utama sebagian besar artikel sekarang ini adalah mengenai manfaat mengonsumsi aspirin, Anda mungkin percaya bahwa hampir semua orang harus mengonsumsi obat yang murah dan mudah dibeli ini yang tersedia di mana-mana. Yang benar adalah, mengonsumsi aspirin setiap hari tidak dianjurkan untuk kebanyakan orang.

Anjuran baru mengenai aspirin dikeluarkan oleh US Preventive Services Task Force (USPSTF)

Mempertimbangkan anjuran terbaru mengenai aspirin yang dikeluarkan oleh USPSTF. USPSTF merupakan kelompok diskusi yang terdiri dari relawan yang ahli di bidang pembuktian dan pencegahan obat dari bidang kedokteran keluarga, kedokteran penyakit dalam, kebidanan dan kandungan, keperawatan, kesehatan perilaku, dan kedokteran anak. Tugasnya adalah untuk melakukan tinjauan untuk mencari bukti dan kejadian di masyarakat dan membuat anjuran mengenai topik pengobatan pencegahan, termasuk skrining, pengobatan pencegahan, dan layanan konseling.

Sangat penting untuk dicatat bahwa anjuran USPSTF ini hanya berlaku untuk orang yang tidak memiliki gejala atau tanda penyakit yang aktif.

Pada bulan April 2016, USPSTF melaporkan bahwa pria dan wanita tertentu yang berusia antara 50 tahun sampai 69 tahun berpikir untuk mengkonsumsi aspirin dosis rendah setiap hari untuk mencegah penyakit kardiovaskular dan kanker kolorektal. Kriteria yang menyertai anjuran ini jelas membatasi jumlah orang yang harus mengkonsumsi aspirin:

Individu yang berusia antara 50 tahun sampai usia 59 tahun akan mengalami:

  • Risiko 10 persen atau lebih dalam waktu sepuluh tahun untuk menderita penyakit kardiovaskular
  • Tidak ada risiko peningkatan perdarahan
  • Harapan hidup minimal 10 tahun
  • Mampu mengonsumsi aspirin dosis rendah setiap hari selama 10 tahun

Bagi individu yang memenuhi semua kriteria ini, USPSTF memberi tanda kelas “B”, yang berarti ada “tingkat kepastian yang umum bahwa aspirin setiap hari dapat memberikan manfaat yang memuaskan”. Ini bukan anjuran yang mengagumkan.

Individu yang berusia 60 tahun sampai 70 tahun harus memenuhi kriteria yang sama seperti untuk rekannya yang lebih muda, tetapi USPSTF memberi tanda kelompok ini sebagai kelas “C”, yang berarti setiap keputusan untuk mengonsumsi aspirin setiap hari harus dibuat berdasarkan kasus per kasus bersama dengan bimbingan dokter. Sekali lagi, anjuran ini tidak mendukung untuk mengonsumsi aspirin setiap hari.

Untuk individu yang berusia lebih muda dari 50 tahun atau berusia 70 atau lebih tua, USPSTF memutuskan bahwa bukti saat ini tidak cukup untuk mengevaluasi keuntungan dibandingkan dengan kerugian dari mengonsumsi aspirin setiap hari untuk pencegahan penyakit kardiovaskular dini dan kanker kolorektal.

Sangat penting untuk diperhatikan bahwa anjuran baru tersebut di atas sangat berbeda dengan anjuran yang dibuat pada tahun 2007 (untuk kanker kolorektal) dan tahun 2009 (untuk penyakit kardiovaskular ).

Berikut adalah pedoman yang sudah tidak dipakai lagi sekarang. Anjuran tahun 2007 dan 2009 menempatkan penderita penyakit kardiovaskular di kelas “A” ( “pemberian aspirin dipastikan memberi manfaat yang penting”):

  • Aspirin harian untuk pria berusia 45 tahun -79 tahun untuk mencegah serangan jantung
  • Aspirin harian untuk wanita berusia 55 tahun -79 tahun untuk mencegah stroke
  • Penggunaan aspirin dan obat anti-radang non steroid lainnya setiap hari tidak dianjurkan untuk individu yang berisiko menderita kanker kolorektal

Apa bahayanya mengkonsumsi aspirin?

USPSTF juga menemukan bahwa dahulu bahaya akibat mengonsumsi aspirin telah diremehkan. Khususnya, risiko perdarahan dan perdarahan akibat stroke yang parah lebih besar daripada yang dilaporkan sebelumnya, seperti halnya kemungkinan terjadi beberapa jenis masalah penglihatan akibat usia lanjut. Dilaporkan juga tidak ada manfaat mengonsumsi aspirin pada individu yang belum mengalami serangan jantung atau stroke.

Perlukah Anda mengonsumsi aspirin setiap hari? Pastikan untuk konsultasi dengan dokter Anda sebelum Anda mengambil keputusan itu.(Epochtimes/Vivi/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular