Oleh CNA New Delhi

Kementerian Dalam Negeri Pakistan dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Senin (30/5/2016) menyebutkan bahwa sesuai dengan hasil uji DNA pihaknya memastikan pemimpin Taliban Mullah Akhtar Mansour telah tewas dalam serangan bom yang dilakukan oleh pesawat tak berawak milik militer AS di propinsi Baluchistan pada Sabtu (21/5/2016) yang lalu.

Sopir mobil asal Pakistan bernama Muhammad Azam yang sering membawa kendaraan yang ditumpangi Mullah juga tewas dalam serangan udara oleh pesawat tak berawak milik militer AS di Noshki District, bagian dari Baluchistan. Kabarnya, mereka sedang dalam perjalanan pulang dari Iran pada saat itu.

Militer AS langsung mengumumkan kematian pemimpin Taliban tak lama setelah serangan udara melalui pesawat tak berawak. Namun mereka menghendaki konfirmasi melalui uji DNA sebagai kejelasan bahwa yang bersangkutan adalah Mullah Akhtar Mansour.

Pemerintah Pakistan mengutuk AS telah melanggar kedaulatan dengan mengirim pesawat tak berawak masuk ke wilayah Pakistan untuk melakukan pengeboman.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry dalam kunjungannya di Myanmar pada Minggu (22/5/2016) menegaskan bahwa masalah pengiriman pesawat itu sudah diketahui oleh pemerintah Afghanistan dan Pakistan. Tetapi ia menolak untuk membicarakan soal kapan mereka diberitahu. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular