Media Yonhap memberitakan bahwa Wakil Kepala Politbiro Partai Buruh Korea Ri Su-yong beserta delegasinya tiba di Beijing pada Selasa (31/5/2016). Kunjungan resmi ini adalah yang pertama sejak Korea Utara melakukan uji coba nuklir keempat pada Januari tahun ini. pemerintah Korea Selatan belum mengetahui apa tujuan Ri mengunjungi Beijing.

Laporan menyebutkan, Pesawat Air Koryo membawa Ri Su-yong dan rombongan mendarat di Beijing Capital Internasional Airport pada pukul 09:50 waktu Beijing. Ri dan rombongan baru meninggalkan ruang VIP di bandara sekitar pukul 10:20, lalu naik belasan kendaraan pribadi yang sudah diatur oleh petugas Kedutaan Korea Utara untuk Tiongkok dan beberapa minibus berjalan menuju arah kota.

Otoritas Beijing mengerahkan sejumlah petugas keamanan bersenjata untuk berpatroli dan berjaga-jaga di sepanjang jalan yang mereka lalui. Diduga kuat perjalanan Ri dan rombongannya kali ini adalah kunjungan resmi ke Tiongkok, karena otoritas Beijing biasanya tidak memberikan pengawalan khusus kepada pejabat Korut bila mereka ingin mengunjungi negara lain dan hanya bertransit pesawat di Beijing.

Ri Su-yong adalah pejabat tinggi yang cukup diandalkan oleh Kim Jong-un. Kedatangannya ke Beijing tentu bertujuan untuk membahas sejumlah isu penting yang memiliki dampak pada hubungan kedua negara itu.

Sebelum ini Ri menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Korut. Ia dipromosikan menjadi Wakil Ketua Politbiro Partai Buruh dalam Kongres Ketujuh yang baru berlangsung di Pyongyang. Di waktu Kim Jong-un masih studi di Swiss, ia ditunjuk sebagai wali dari Kim Jong-un. Atas dasar inilah ada orang yang berspekulasi bahwa Ri ke Beijing pasti membawa misi Kim Jong-un.

Sejak Xi Jinping berkuasa, hubungan erat antara Tiongkok – Korea Utara dengan cepat menjadi beku. Selain kedua kepala negara tersebut belum pernah saling bertemu muka sampai sekarang, sejumlah gesekan yang mengganggu hubungan bahkan terjadi, seperti insiden pembatalan pertunjukan musik Moranbong, 13 orang staf restoran Korut di kota Liaoning yang kabur dan membelok ke Korea Selatan.

Kim Joong-un berulang kali melakukan uji coba nuklir dan peluncuran roket yang mengakibatkan Korut terkena sanksi internasional yang mendapat dukungan juga dari Tiongkok. Tampaknya kondisi tersebut sudah berdampak buruk pada kehidupnya rakyat Korea Utara. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular