Apa yang mengejutkan bagi banyak orang di komunitas seni pertunjukan adalah, Shen Yun mampu menjadi perusahaan seni terkenal di dunia hanya dalam beberapa tahun, demikian reaksi dari Josh Prince, pemain Broadway dan koreografer yang menonton Shen Yun pada tanggal 5 Maret di New York.

“Dengan memiliki banyak penari luar biasa di panggung dan melakukan tur dunia sebagai bagian dari perusahaan Shen Yun, hal itu menunjukkan bahwa ada sejumlah besar dukungan bagi perusahaan ini dan menyukai tariannya,” kata Josh Prince, yang melakukan koreografi untuk produksi seperti “Shrek: The Musical” dan “Beautiful: The Carole King Musical”.

Pengalaman magis

Pemenang Academy Award untuk kategori produser, Michael Phillips, yang telah menghasilkan film klasik yang populer seperti “Taxi Driver”, “Close Encounters of the Third Kind”, dan “The Sting”, mengatakan menonton Shen Yun menjadi suatu pengalaman magis.

“Sangat ajaib. Ia akan membawa Anda melanglang buana,” katanya setelah menyaksikan Shen Yun pada 24 April di Los Angeles.

Aktor pemenang Academy Award, George Chakiris, yang menonton Shen Yun pada 20 April di Northridge, California, terpana oleh keindahan performanya.

“Saya suka warna-warninya. Kostum yang begitu indah. Semua orang di atas panggung sangat terampil, dan benar-benar indah atas apa yang mereka lakukan,” katanya.

Aktris Jean Smart, tiga kali pemenang Emmy Award, membawa putrinya menonton Shen Yun untuk ketiga kalinya, yang telah menjadi tradisi tahunan ibu dan putri tersebut.

“Kami mencoba untuk menontonnya setiap tahun,” kata Jean Smart setelah melihat performa Shen Yun di Northridge, 20 April 2016.

“Kali ini, saya pikir lebih menikmatinya dari pada sebelumnya. Membuat saya mera¬sa benar-benar baik.”

Aktor Hollywood, William Baldwin, hadir menonton Shen Yun bersama dengan putri dan teman-temannya pada tanggal 30 April di Santa Barbara, ia menemukan performa Shen Yun sungguh menakjubkan.

“Kami tidak memiliki cukup pengalaman seperti ini bertahun-tahun selama saya tinggal di sini. Saya sudah tinggal di sini hampir 10 tahun, jadi ini spesial bagi kami,” kata William Baldwin.

Siegfried Fischbach dan Ray Horn atau yang lebih terkenal duo pesulap “Siegfried & Roy”, yang sering tampil bersama dengan harimau putih dan singa, mengatakan bahwa mereka memiliki kesan yang indah dan bersifat terapi saat menonton Shen Yun.

“Ini baik bagi hati dan jiwa saya,” kata Siegfried Fischbach setelah menonton performa Shen Yun pada 23 Januari di Las Vegas.

“Ini penuh kejutan, budayanya. Ia menggerakkan Anda di dalam,” tambah Ray Horn.

Spencer Haywood dari NBA Hall of Fame, menyaksikan Shen Yun pada 22 Januari di Las Vegas. Ia mengagumi keterampilan para penarinya, dan juga sangat memuji vokalis dan orkestra Shen Yun.

“Saya suka keterampilan para penarinya. Penari yang luar biasa.”

Orkestra yang unik

Shen Yun, terdiri dari 4 grup, dan semuanya memiliki kelompok pemain orkestra yang lengkap, yang terdiri dari pemain instrumen klasik Timur maupun Barat, mereka menyuguhkan komposisi-komposisi yang orisinil untuk mengiringi pertunjukan tari.

Kerry Stratton, seorang konduktor bertaraf internasional dari Toronto Concert Orchestra, Kanada, memuji keaslian orkestra yang unik ini.

“Kombinasi dari instrumen Timur dan Barat, dan perkusi, serta efek yang mereka mainkan -Anda tidak akan mendengarnya di tempat lain, kecuali di sini,” katanya setelah menyaksikan Shen Yun pada 25 April di Toronto.

Pemain cello dunia, Christine Walevska, telah menjadi penggemar setia Shen Yun dan telah menonton selama bertahun-tahun, ia mengatakan performanya sungguh spektakuler.

“Orkestra indah, dan tentu saja semua orang menikmati perpaduan instrumen Barat dengan instrumen Tiongkok kuno, juga suaranya yang unik,” katanya setelah menonton Shen Yun di New York, 5 Maret lalu.

Shen Yun membawa pesan menggembirakan bagi dunia saat ini

Mantan Menteri Keuangan Kanada, pengacara HAM, dan akademis Irwin Cotler, mengatakan bahwa Shen Yun merupakan pengalaman yang sangat menggembirakan, dan kinerjanya dikatakan penuh harapan, membawa pesan yang menggembirakan bagi dunia yang penuh dengan berita suram.

“Dengan tur dunia, mereka menyampaikan kepada dunia bahwa di tengah-tengah perang dan terorisme, ada cara lain, ada cara yang lebih baik. Cara tersebut terletak dalam nilai-nilai tradisional, dan terletak pada masing-masing diri kita untuk memberikan ekspresi pada nilai-nilai itu dalam kehidupan kita,” kata Irwin Cotler setelah menonton Shen Yun di Toronto, 21 April lalu.

Memang, saat terjadi serangan teroris di Brussels pada 22 Maret lalu yang menewaskan lebih dari 30 orang, pertunjukan Shen Yun yang dijadwalkan melakukan pertunjukkan pada hari yang sama di Kota Bruges, Belgia, para penonton Belgia mengatakan bahwa performa Shen Yun menjadi pelipur lara di tengah-tengah kekacauan.

“[Shen Yun] membangun-kan sesuatu yang datang dari hati,” kata warga Belgia, Diane Lierman, yang bersikeras untuk menonton meski telah terjadi pemboman pada 22 Maret, agar tetap berusaha positif.

Shen Yun dapat membawa harapan bagi masyarakat, terutama di saat-saat kegelapan di dunia saat ini, seperti penderitaan rakyat Tiongkok yang menjadi korban dari Partai Komunis Tiongkok, komentar Daniel Herman, menteri kebudayaan untuk Republik Ceko.

Daniel Herman telah menyaksikan performa Shen Yun beberapa kali, dan tahun ini ia semakin senang bahwa pertunjukan Shen Yun di Kota Brno bertepatan dengan akhir pekan Paskah.

“[Shen Yun] adalah kekuatan besar yang dapat merangkul dunia, dan saya pikir itu adalah penghalang positif untuk melawan kejahatan, kekerasan, kebohongan, kepalsuan, dan itu adalah jalan,” katanya setelah menyaksikan Shen Yun pada 27 Maret.

Di Hamburg, Jerman, penulis terlaris, Heiko Schrang, mengatakan sungguh menyegarkan menyaksikan performa Shen Yun di dunia saat ini, di mana banyak “penderita keletihan psikis dan depresi”. Dengan Shen Yun, “orang menerima sebuah pesan yang menyemangati dan kualitas tertinggi,” kata Heiko.

“Tidak pernah saya lihat sebelumnya”

Lucille Kring, Walikota Pro Tem dari Anaheim, memiliki kesan tentang Shen Yun, sebagai “acara yang paling indah” yang pernah dia lihat dalam hidupnya.

“Musiknya dan tariannya dan koreografinya, Anda tidak bisa meminta apa-apa lagi,” katanya setelah menonton Shen Yun di Costa Mesa, California, 17 April 2016.

Graeme Isaako, anggota pemain “Lion King” Australia, menemukan banyak hal tentang Shen Yun. Dia menghadiri pertunjukan dengan istrinya pada 8 Maret di Sydney.

“Shen Yun seperti apa yang pernah saya lihat sebelumnya,” kata Mr Isaako.

Raja terakhir Mesir, Ahmed Fouad Farouk, yang kini menjadi warga Jenewa, mengatakan kesan tentang Shen Yun yang indah dan berterima kasih “dari lubuk hati” kepada Shen Yun atas performanya.

“Saya mengucapkan selamat kepada perusahaan atas performa indah yang saya tonton malam ini, kostumnya, penarinya yang luar biasa, musiknya,” kata Fouad II pada 25 Februari.

Tapi pujian tersebut bukanlah satu-satunya yang datang dari keluarga kerajaan.

Sathsowi Thay Koroghli dan ibunya, putri dari Raja Kamboja Sisowath Monivong, datang untuk melihat performa Shen Yun di Las Vegas dengan mengajak tamu mereka pada 23 Januari lalu.

“Kami ingin melihat acara ini pada tahun lalu namun tiket terjual habis. Jadi tahun ini, ibu dan saya langsung membeli 100 tiket,” katanya. “Sangat indah, menginspi-rasi.”

Das Williams, anggota Legislatif Negara Bagian California, menyaksikan Shen Yun pada 30 April di Santa Barbara, dan mengatakan ia benar-benar menikmatinya.

“Kesan saya adalah suatu kombinasi dari pembelajaran dan menyukai elemen visual dari performa tersebut – warna-warni, kostum, pencahayaan- itu cukup memikat,” katanya, setelah menyerahkan sertifikasi pengakuan bagi Shen Yun Performing Arts berikut performa perusahaan yang terjual habis tiketnya, di Teater Granada.

Warna dan kostum buatan tangan yang indah dalam Shen Yun, sering dikomentari penonton sebagai salah satu elemen yang membuat performa Shen Yun menjadi luar biasa.

Perancang busana terkemuka, Erik Schaix, yang menonton performa Shen Yun di Paris pada 28 Maret mengatakan, kostumnya “sangat halus, seperti budaya Tiongkok”.

“Saya menyukai nuansa hijau, pink, dan putih; itu luar biasa,” katanya.

Kardinal Donald Wuerl, yang menonton Shen Yun di Washington DC pada 20 Februari, mengatakan ia sangat terkesan dengan semua energi yang ada di atas panggung.

“Sangat indah melihat warisan tersebut, tradisi tetap hidup dan diturunkan bagi kita semua untuk melihatnya. Hal ini sangat penting bahwa kita tetap terhubung dengan akar dan warisan kita.”

Bagi kaligrafer Taiwan, Hsieh Yung-Tien, produksi Shen Yun bukanlah buah karya manusia biasa.

“Saya mengagumi kemampuan direktur artistik Shen Yun,” kata Mr. Hsieh, yang melihat performa Shen Yun pada malam pembukaannya di Tainan pada 31 Maret.

“Para Dewa pasti telah melakukan pekerjaan melalui tangannya.”

Shen Yun Performing Arts yang berpusat di New York, memiliki empat grup yang melakukan tur pertunjukan secara serentak ke seluruh dunia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs Shen Yun Performing Arts dalam bahasa Indonesia : id.shenyunperformingarts.org

Epoch Times menjadikan Shen Yun Performing Arts sebagai acara budaya yang signifikan untuk masa kini. Kami merasa bangga memberitakan berbagai reaksi penonton sejak awal pertunjukan Shen Yun pada tahun 2006 silam. (Epochtimes/Ajg/Yant)

Share
Tag: Kategori: KELUARGA

Video Popular