Oleh: Frank Tian, Xie

Capres dari Partai Republik AS Donald Trump berjanji akan membangun tembok pembatas di garis perbatasan AS-Meksiko atas biaya penuh oleh pihak Meksiko. Di abad ke-21 ini, pemikiran ala Kaisar Qinshihuang membangun Tembok Raksasa Tiongkok ini mendapat dukungan dari banyak warga AS. Hal ini sempat mengecewakan sebagian masyrakat yang tersadar akan kesenjangan di dunia ini yang penuh dengan pandangan bermusuhan dan tidak percaya, tidak bisa bertoleransi, juga tidak mau mengalah.

Tapi Trump kini telah semakin dekat dengan pencalonan dirinya oleh Partai Republik, peluangnya mendekati kursi kepresidenan menjadi semakin besar. Suka atau tidak suka, sebutan “Presiden Trump” sudah tidak seperti 10 bulan yang lalu ketika masyarakat merasa Trump tidak layak. Begitu Trump benar-benar telah duduk di Gedung Putih dan mewujudkan janjinya, berarti tembok pembatas itu akan dibangun. Lalu berapa biaya yang diperlukan untuk membangun tembok pembatas ini? Trump mengatakan Meksiko yang akan membayarnya, apakah ia mampu mewujudkannya?

Seberapa tinggi, tebal, dan panjang tembok ini agar mampu membendung arus imigran gelap dari Meksiko dan Amerika Selatan?

Skala yang diinginkan Trump saat ini adalah tinggi sekitar 80 kaki, tebal 1 kaki, dan panjang 2.000 mil. Perlu diketahui, Tembok Raksasa Tiongkok memiliki tinggi rata-rata 25 kaki, dan panjang 13.000 mil. Tembok setinggi 80 kaki akan membutuhkan semen sebanyak 31 juta meter³ untuk dijadikan plat beton.

Beton semen ditambah biaya tenaga kerja, perkiraan total biaya berkisar antara USD 8 milyar sampai dengan USD 25 milyar. Estimasi umumnya antara USD 15 milyar – 20 milyar. Sebenarnya tidak butuh biaya sebesar itu, karena di perbatasan AS-Meksiko, sekitar 1/3 bagian telah dipagari tembok pembatas.

Biaya sebesar USD 20 milyar sebenarnya tidak terhitung banyak. Kapal perang siluman buatan terbaru AS saja sudah menelan biaya USD 3,5 milyar per unit. Apalagi satu unit kapal induk sekelas Ford jenis terbaru bahkan menelan biaya USD 13 milyar. Tapi jika dilihat dari biaya USD 20 milyar itu, apakah pemerintah Meksiko bersedia dan mampu membayarnya?

Ini harus melihat lagi pada seberapa besar nilai hubungan ekonomi antara AS-Meksiko, atau seberapa berani para politikus menempuh risiko mempertaruhkannya.

Anggaran biaya pembangunan tembok pembatas yang ditetapkan Trump adalah USD 8 milyar. Banyak warga AS masih ingat akan satu kejadian Trump di masa lalu. Di taman umum Central Park di Manhattan ada sebuah arena seluncur es untuk umum. Di era tahun 80-an pemerintah kota New York menghabiskan waktu 6 tahun dan biaya sebesar USD 13 juta untuk memugarnya namun gagal total, dan menjadi aib kota New York. Trump melihat para pekerja yang malas dan meminta ijin kepada Walikota Koch untuk mengambil alih pekerjaan pemugaran itu, dalam 3 bulan arena seluncur es itu rampung dan hanya menelan biaya USD 2,5 juta, bahkan lebih rendah daripada anggarannya yang sebesar USD 5 juta. Sebetulnya sejak saat itu sebagian warga telah mendorongnya untuk mencalonkan diri menjadi presiden.

Dalam buku putih kebijakannya Trump mengatakan, jika Meksiko tidak mau bayar, ia bisa menaikkan biaya visa bagi pejabat diplomatik Meksiko, para manager tinggi perusahaan, dan para pekerja NAFTA, mengurangi bantuan luar negeri pada Meksiko, atau menaikkan bea impor barang. Beberapa jurus ini sangat lihai, juga tepat sasaran. Bantuan luar negeri yang diberikan AS kepada Meksiko setiap tahunnya mencapai USD 760 juta. Selama 10 tahun sudah mencapai USD 7,6 milyar, maka pada dasarnya Meksiko ada uang untuk membangun tembok tersebut.

Trump juga sudah membidik ketergantungan Meksiko terhadap AS dalam hal ekonomi yang luar biasa tinggi, yakni surplus dagang Meksiko terhadap AS yang sangat besar. Dan akumulasi serta pertumbuhan surplus ini juga erat kaitannya dengan kesepakatan perdagangan bebas dengan Amerika Utara (NAFTA). Perdagangan antara AS dengan Meksiko pada kuartal pertama tahun ini, AS telah mengekspor sebesar USD 18-19 milyar, sedangkan impor AS dari Meksiko adalah USD 22-25 milyar. Defisit dagang antara AS dengan Meksiko pada kuartal pertama tahun ini saja mencapai USD 5 milyar setiap bulannya. Hanya dalam satu kuartal terakumulasi defisit mencapai USD 15 milyar.

Ditambah lagi setiap tahun AS juga mengirimkan uang satu arah (Unilateral Transfer) sebesar USD 37 milyar bagi Meksiko, semua uang itu kebanyakan pergi ke Meksiko, termasuk di antaranya uang hasil penjualan narkoba oleh kartel Meksiko di AS. Jika pemerintahan Trump menyita semua uang itu, setidaknya setiap tahun bisa menerima USD 10-20 milyar. Dari sudut pandang ini, biaya pembangunan tembok sudah bisa dipenuhi.

Di awal tahun Trump telah mengatakan akan membangun tembok itu dan biaya pembangunan tembok harus ditanggung oleh Meksiko, hal ini memicu rasa tidak senang di kalangan politikus Meksiko. Mantan Presiden Meksiko Fawkes bersikukuh tidak mau menanggung biaya itu, bahkan sempat melontarkan umpatan. Tapi kemudian Fawkes meminta maaf pada Trump, dan Trump tetap pada pendiriannya, memberitahu Meksiko agar menyiapkan uang untuk membayar biaya pembangunan tembok itu! (sud/whs/rmat)

Share

Video Popular