Kalori bakcang (isi daging) tradisional ternyata cukup mengejutkan, sebuahnya mencapai 676 Kcal (kilo kalori), setara dengan 2,4 cawan nasi. Apabila setiap hari, di luar jam makan, melahap 2 buah bakcang, maka seminggu kemudian berat badan Anda bisa naik 1,2 kg. Untuk menggerus Kcal untuk setiap bakcang dibutuhkan jogging selama 82 menit.

Asal usul bakcang menurut Wikipedia: Duanwu Jie (dibaca: Twan U cie, hari Twan U) atau yang dikenal dengan sebutan festival Peh Cun di kalangan etnik Tionghoa-Indonesia adalah salah satu festival penting dalam kebudayaan dan sejarah Tiongkok. Peh Cun merupakan dialek Hokkian untuk kata pachuan (aksara mandarin: 扒船, bahasa Indonesia: mendayung perahu). Walaupun perlombaan perahu naga bukan lagi praktik umum di kalangan Tionghoa-Indonesia, namun istilah Peh Cun tetap digunakan untuk menyebut festival ini. Festival ini dirayakan berdasarkan penanggal Imlek dan telah berumur lebih 2.300 tahun dihitung dari masa Dinasti Zhou.

Tradisi makan bakcang secara resmi dijadikan sebagai salah satu kegiatan dalam festival Peh Cun sejak Dinasti Jin. Festival Peh Chun tahun ini jatuh pada pada tanggal 9 Juni 2016 . Walaupun bakcang sebelumnya telah populer di Tiongkok, namun belum menjadi makanan simbolik festival ini.

Bentuk bakcang sebenarnya juga bermacam-macam dan yang kita lihat sekarang hanya salah satu dari banyak bentuk dan jenis bakcang tadi. Di Taiwan, pada zaman Dinasti Ming akhir, bentuk bakcang yang dibawa oleh pendatang dari Fujian adalah bulat gepeng, agak lain dengan bentuk prisma segitiga yang kita lihat sekarang. Isi bakcang juga bermacam-macam dan bukan hanya daging. Ada yang isinya sayur-sayuran, ada pula yang dibuat kecil-kecil namun tanpa isi yang kemudian dimakan bersama serikaya, gula manis.(Epochtimes)

Share

Video Popular