Oleh: Hua Zi Ming

Sebuah asteroid berdiameter 2,4 km kini sedang melesat menuju Bumi. Meskipun pihak NASA mengatakan bahwa asteroid ini hanya “mendekati” Bumi, dan tidak akan menimbulkan bencana fatal. Namun, masyarakat menyadari dan selalu mengeluarkan peringatan bahwa setiap fenomena astronomi terkait asteroid yang mendekati bumi, risikonya selalu ada dan apa yang harus kita lakukan?

Asteroid yang sedang melesat mendekati bumi ini bernama 1997 XF11. Jaraknya dengan Bumi adalah 70 kali jaraknya dari Bumi-Bulan, atau sekitar 26,890 kilometer (16,7 juta mil), termasuk dalam jarak yang aman. Kecepatan 1997 XF11 adalah 35.185 kilometer per jam (21.854 mil), demikian dilansir dari “Daily Express” co.uk, Kamis (10/6/2016).

Data pengamatan NASA menyebutkan, asteroid 1997 XF11 berdiameter sekitar 1,12 – 2,4 km (0,7 ke 1,5 mil), dan akan kembali menyambangi Bumi pada Oktober 2028 mendatang pada jarak yang lebih dekat, hanya 947.000 kilometer (588.000 mil). Namun, orbitnya tidak diketahui secara pasti, demikian pernyataan NASA.

Karena itu, orang-orang khawatir, jika asteroid itu menghantam bumi, akan menghancurkan segenap daratan atau memusnahkan semua kehidupan planet ini.

“Hingga saat ini kita sedang mencari cara untuk menghadapi dampaknya dari akibat hantaman asteroid ini,” kata NASA.

Ilustrasi asteroid yang menghantam bumi. (video screenshot)
Ilustrasi asteroid yang menghantam bumi. (video screenshot)

Namun, NASA juga mengakui bahwa, dengan teknologi yang ada saat ini, yang benar-benar dapat mengamati secara dini jumlah asteroid yang mengancam bumi ini sangat sedikit, masih ada lebih dari 90% risiko yang tidak dapat diprediksi.

Faktanya memang seperti itu. Dua hari lalu, ada dua asteroid yang sangat kecil melesat menyerempet bumi dalam jarang yang sangat dekat.

Di antaranya adalah asteroid bernama 2016 LP10 yang panjangnya sekitar 2 – 8 meter, melintasi bumi dalam jarak seperlima-nya jarak Bumi – Bulan, yakni  77.000 km (48.000 mil). Sementara asteroid satunya bernama 2016 LE10 dengan panjang sekitar 23 meter, yang melintas dalam jarak 450.000 km (280.000 mil) dari Bumi. Pihak NASA sendiri baru tahu kedua asteroid itu melintasi Bumi beberapa hari lalu. (Epochtimes/joni/rmat)

Share

Video Popular