Oleh Yu Ning

Sehubungan dengan tingkat bunga alami yang digunakan sebagai indikator the Fed dalam mempertimbangkan perubahan suku bunga masih cenderung rendah selama 7 tahun terakhir, maka para analis keuangan dunia percaya bahwa the Fed tidak akan menaikkan suku bunga pada 15 Juni ini.

Laporan Wall Street Journal menyebutkan bahwa karena the Fed menggunakan tingkat bunga alami (Natural Interest Rate) sebagai indikator dalam mempertimbangkan perubahan suku bunga AS. Bilamana  the Fed mengubah suku bunga terlalu tinggi, dampaknya terhadap AS akan berupa resesi dan menurunnya jumlah investasi.

Jika suku bungan terlalu rendah, dampaknya akan berupa pertumbuhan yang terlalu cepat dalam permintaan, sehingga terjadi inflasi atau membesarnya gelembung keuangan. Oleh sebab itu, tingkat bunga alami dijadikan sebagai tolok ukur penting oleh the Fed.

Tingkat bunga alami dari ekonomi AS sejak krisis yang terjadi pada 2008 menurun dari aslinya yang sekitar 2 % sampai 0 bahkan di bawah 0 %, dan hingga sekarang masih terus berada dalam kondisi demikian. Meskipun ekonomi AS sudah mengalami perbaikan yang cukup berarti, namun tingkat bunga alami masih tetap belum beranjak memenui harapan.

Ekonom percaya bahwa dalam keadaan tingkat bunga alami yang rendah seperti sekarang ini, maka usaha the Fed untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan cara menurunkan suku bunga akan menjadi terbatas. Namun, mereka juga tidak berhasil menjelaskan mengapa dalam kondisi ekonomi AS yang sudah berangsur-angsur pulih ini tingkat bunga alami tidak bisa ikut naik. Celakanya, tidak tahu tren demikian ini akan berlanjut sampai kapan.

Analis beranggapan bahwa the Fed masih belum berani untuk menaikkan suku bunga dari yang sekarang 0.25 % menjadi 0.5 % dalam beberapa tahun ke depan. Ini berarti tingkat pengembalian dari pihak kreditur AS juga deposan masih akan tetap rendah.

Mereka juga percaya bahwa the Fed tidak akan mengubah suku bunga dasar, tetapi jika ekonomi AS terus mengalami rebound, mungkin saja mereka akan melakukan penyesuaian-penyesuaian pada Juli atau September mendatang.  (sinatra/rmat)

Share

Video Popular