Disleksia adalah gangguan belajar ,di mana anak memiliki kesulitan dalam membaca, menulis, menafsirkan serta memahami hal-hal tertentu yang dapat menghambat kemajuannya di sekolah maupun kegiatan sehari-hari lainnya.

Bagi orang tua, memiliki serta mengasuh anak sampai tumbuh dewasa , adalah sebuah cinta yang tulus dan tanpa syarat, sehingga orangtua akan melakukan apa saja untuk melihat anak –anaknya tumbuh dengan sehat. Jadi, hal apa saja yang harus diperhatikan jika Anda memiliki anak yang menderita disleksia?

1. Kesabaran adalah kunci utama ,ketika mengasuh anak dengan berbagai karakter yang berbeda, bahkan dengan anak disleksia. Anak-anak dengan disleksia memerlukan waktu lebih lama untuk melakukan tugas-tugas belajar rutin dibandingkan dengan temen sebayanya. Para orangtua perlu bersabar dalam memberi semangat serta motivasi pada anak dan mendukung anak-anak mereka secara emosional juga.

2. Ketika memberikan pengarahan pada anak Anda, penting untuk bersikap tegas. Hal ini dapat membuat anak mengerti bahwa, melaksanakan tugas-tugas tertentu atau melakukan pekerjaan rumah sangat penting, dengan nada yang tegas namun menyenangkan.

3. Jadilah orang yang pemaaf bagi diri sendiri dan anak Anda. Memiliki anak dengan disleksia dapat melemahkan semangat serta mental orangtua secara emosional juga. Hal ini yang menjadi penyebab orangtua sering menyalahkan diri sendiri atau anak-anak mereka dan merusak hubungan harmonis di antara anak dan orangtua.

4. Pastikan bahwa Anda sering berlibur bersama anak –anak Anda serta mengunjungi tempat-tempat yang mereka sukai seperti taman, museum, arcade game, dan lain –lain , setidaknya beberapa kali dalam sebulan. Hal ini penting ,karena sama seperti anak-anak yang lain, anak-anak yang menderita disleksia juga perlu untuk berlibur dan bersenang-senang.

5. Fleksibel dan menerima, dalam ke pekerjaan sekolah mereka. Kemampuan belajar anak disleksia sangat berbeda dari rekan-rekan mereka, sehingga orangtua harus memahami kemampuan dan keterbatasannya.

6. Jika anak Anda bersekolah di sekolah umum, maka Anda disarankan sebaiknya berbicara dengan guru kelas untuk menjelaskan kondisi anak Anda yang sebenarnya. Terus berhubungan dengan guru secara teratur dan memberikan perhatian dengan kemajuan anak Anda.

7. Seringkali, anak-anak dengan disleksia menjadi objek ejekan dari temen sekolahnya karena kondisi memori dan daya ingatnya yang lambat dan berbeda. Sebagai orangtua , Anda dapat berbicara dengan guru sekolah dan membantu anak Anda keluar dari situasi rumit di sekolahnya.(Anai)

Share
Tag: Kategori: KELUARGA

Video Popular