Fenomena munculnya sinkhole (lubang runtuhan) yang terjadi dimana-mana di seluruh dunia, merupakan tanda kemurungan bumi yang mencoba ditunjukkan kepada manusia yang terus merongrong dan mengaduk-aduk perut bumi.

Baru-baru ini para ilmuwan telah mengeluarkan peringatan adanya kuburan bagi komunitas perumahan penduduk di Texas, disebabkan dua sinkhole yang ada di sekitarnya makin membesar.

Ahli geologi di Southern Methodist University mengatakan dua sinkhole di Wink dan Kermit, Texas, membesar makin tidak stabil, dan dapat memicu sinkhole-sinkhole yang lain atau bergabung untuk membuat satu lubang besar. Ini akan dapat menghancurkan masyarakat setempat, yang memiliki populasi gabungan hampir 7.000 rumah.

sinkhole, lubang pembuangan
Tanda berwarna menunjukkan area bawah tanah yang tidak stabil, yang tandai dengan sumur-sumur minyak dan fasilitas penyimpanan, serta dua kota kecil.

Peneliti SMU, Zhong Lu dan Jin-Woo Kim baru-baru ini menerbitkan peringatan mereka dalam sebuah artikel di jurnal “Remote Sensing”.

“Daerah tersebut padat penduduk dengan peralatan dan instalasi yang memproduksi minyak dan gas, pipa-pipa cairan berbahaya. Intrusi (gangguan) air tawar ke bawah tanah dapat melarutkan lapisan garam dan mempercepat runtuhnya sinkhole,” kata co-penulis Kim dalam siaran pers.

“Sebuah keruntuhan bisa menjadi bencana besar. Setelah penelitian kami, kami mengumpulkan lebih banyak data satelit resolusi tinggi di atas lubang-lubang runtuhan dan daerah tetangga untuk memantau perkembangan dan keruntuhan lebih lanjut,” tambahnya.

sinkhole di texas
Grafik di atas menunjukkan bahwa daerah terkikis paling cepat sebenarnya bukan salah satu dari sinkhole tersebut, tetapi daerah timur dari sinkhole nomor dua.

Lu dan Kim menemukan bahwa dua lubang tersebut tumbuh lebih labil dengan menggunakan citra satelit yang mengukur lapisan kulit bumi.

Data satelit menemukan bahwa dua lubang itu, yang terletak sekitar satu mil secara terpisah, sedang berkembang pesat dan menyebabkan tanah di sekitarnya menjadi lebih dan lebih tidak stabil, membuka kemungkinan munculnya sinkhole lebih banyak lagi atau penciptaan satu lubang raksasa.

Sinkhole di Wink adalah yang tertua dan terkecil dari dua lubang runtuhan tersebut, tetapi tumbuh paling cepat. Sekarang ini adalah sekitar 361 kaki (110 meter) diameternya, atau sepanjang lapangan sepak bola.

Meskipun Wink yang pertama kali runtuh pada tahun 1980, daerah tetangga masih tenang, namun lubang runtuhan itu terus berkembang. Sinkhole kedua, yang terletak di kota besar Kermit, lebih stabil akan tetapi sisi timur masih sedang mengalami keruntuhan sekitar 1,2 inci per tahun.

Penyebab kedua lubang runrtuhan ini terpaku pada pengeboran minyak di daerah, yang memuncak antara tahun 1926 dan 1964.

Sinkhole pertama kali terbuka pada tahun 1980, dekat sumur minyak Hendricks, sedangkan lubang kedua terbuka pada tahun 2002 dan terletak dekat sumur penyimpanan Gulf.

Lubang-lubang itu terus tumbuh berkat perubahan tingkat air tanah dan melarutkan mineral di bawah permukaan bumi. (ran)

Share

Video Popular