Erabaru.net. Makanan balita sangat terkait erat dengan kesehatannya. Pada tahapan usia yang berbeda, nutrisi yang diperlukan juga bervariasi, sama halnya, sejumlah makanan pada tahap tertentu tidak boleh membiarkan mereka makan terlalu banyak.

Usia anak-anak masih kecil, sistem kekebalan tubuh dan sistem pencernaan belum cukup kuat, makan terlalu banyak makanan yang tidak boleh dimakan, dapat secara serius memengaruhi kesehatan dan pertumbuhan anak.

Berikut pantangan makanan dari bayi lahir sampai usia 10 tahun:

Bayi baru lahir – Makanan jenis kacang- kacangan

Bayi makan kacang kedelai harus sesuai takaran. Kacang kedelai mengandung progesterone kedelai, adalah semacam hormon estrogen tanaman yang dapat menyebabkan anak cepat dewasa sebelum waktunya dan berbagai efek samping lainnya.

Pernah terjadi di Israel bayi yang mengasup makanan jenis kacang kedelai telah menimbulkan kekurangan vitamin B yang mengakibatkan penyakit saraf permanen dan kasus kematian.

Bayi berusia dibawah tiga bulan – Garam

Fungsi ginjal bayi yang berumur di bawah 3 bulan belum sempurna, jangan ekstra ditambah garam. Setelah lewat 3 bulan, sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan dapat makan terukur dan sedikit. Setelah 6 bulan boleh makan garam tapi dikontrol di bawah 1 gram per hari.

Bayi sebelum berusia 1 tahun – Madu dan telur

Bayi sebelum berusia 1 tahun, flora normal di dalam saluran usus belum sepenuhnya terbentuk, sehingga minum madu berisiko menyebabkan infeksi. Setelah usia 1 tahun setelah flora normal terbentuk, baru bisa diberikan.

Telur ayam dan telur bebek sangat bergizi, mengandung protein, kalsium, fosfor, zat besi dan berbagai vitamin, memiliki manfaat tertentu bagi pertumbuhan anak, namun para ahli gizi menyarankan, balita yang berumur 1 tahun sampai 1,5 tahun paling baik hanya makan kuning telurnya saja, dan tidak lebih dari satu butir perhari. Yang berusia 1,5 tahun sampai 2 tahun dapat makan 1 butir telur utuh setiap dua hari.

Balita sebelum 2 tahun – Susu segar

Susu segar dan susu bubuk untuk orang dewasa tidak cocok untuk bayi. Bayi di bawah usia 2 tahun yang terbaik adalah minum ASI atau susu formula khusus untuk bayi, di antaranya terdapat asam sialic (SA) yang sangat penting untuk perkembangan memori otak bayi.

Balita sebelum berusia 3 tahun – Teh, cokelat

Balita sebelum berusia 3 tahun tidak boleh minum teh, karena teh mengandung banyak asam tanat, dapat mengganggu penyerapan protein, mineral dan kalsium, seng, dan zat besi, dari dalam makanan anak balita. Cokelat karena mengandung banyak lemak, rasio nutrisinya tidak memenuhi kebutuhan pertumbuhan anak. Hal itu akan dapat memengaruhi daya penyerapan pencernaan di dalam saluran usus dan lambung anak.

Balita sebelum 5 tahun – Suplemen

Dalam waktu 5 tahun adalah periode kritis pertumbuhan balita, suplemen mengandung banyak hormon atau zat yang menyerupai hormon, itu dapat mengganggu sistem pertumbuhan dan menyebabkan pubertas yang terlalu dini, membuat penutupan kerangka tulang sebelum waktunya dan dapat memperpendek masa pertumbuhan tulang serta tidak mampu tumbuh lebih tinggi lagi.

Anak sebelum berusia 10 tahun – Produk asinan

Penelitian telah menunjukkan bahwa anak yang kurang dari 10 tahun mulai makan makanan asinan, setelah dewasa kemungkinan menderita kanker tiga kali lebih tinggi dari rata-rata orang. Dalam produk acar mengandung banyak garam dan nitrit, bersifat karsinogenik. Anak-anak sebelum berusia 10 tahun paling baik untuk tidak mengkonsumsinya. (Epochtimes/Hui/Yant)

Share
Tag: Kategori: KELUARGA

Video Popular