House of Representatives US meloloskan Resolusi no. 343, pada Senin (13/6/2016) yang berisi pernyataan mendesak Tiongkok menghentikan pengambilan organ secara paksa dari tahanan yang berhati nurani baik.

Seorang representatif senior Komite Urusan Luar Negeri DPR AS Chris Smith mengatakan, “RUU ini merupakan langkah penting, mengejar mereka yang bertanggung jawab, mengekspos kejahatan terbesar abad kedua puluh satu, selama tujuh belas tahun mereka berusaha untuk membasmi Falun Gong di Tiongkok.”

Masyarakat internasional telah mengutuk Partai Komunis Tiongkok/ PKT atas kejahatan pengambilan organ. DPR-AS dengan suara bulat meloloskan resolusi nomor 343, mengutuk dan menuntut PKT untuk segera menghentikan pengambilan organ terhadap praktisi Falun Gong dan tahanan lain yang berhati nurani baik.

Resolusi 343 disponsori oleh Partai Republik dan anggota Kongres Demokrat pada 25 Juni tahun lalu, ini adalah kedua kalinya Kongres AS mengusulkan tema dengan resolusi agar “PKT menghentikan pengambilan organ.”

AS pada kongres 27 Juni 2013 sialm, telah meluncurkan “resolusi 281.” Isinya meminta PKT menghentikan pengambilan organ praktisi Falun Gong secara paksa. Resolusi 343 dianggap sebagai kelanjutan dari Resolusi no 281. Resolusi no 281 ditanda tangani oleh 245 anggota parlemen (56 persen kursi di parlemen).

Sebelunya, laporan hak asasi manusia dari Departemen Luar Negeri AS, selama empat tahun berturut-turut dengan referensi khusus menuduh intensitas pengambilan organ oleh PKT. Di dunia, kejahatan pengambilan organ oleh PKT telah dikutuk juga oleh masyarakat internasional.

Komisi Hak Asasi Manusia Kongres Internasional Kanada pada 6 Desember 2014 melewati gerakan, prihatin terhadap otoritas Tiongkok yang “mengambil organ tahanan berhati nurani semasih hidup.” PKT mengambil organ kelompok agama dan anggota minoritas etnis untuk kepentingan transplantasi. Mereka mengutuk dan menuntut agar PKT segera hentikan pengambilan tanpa persetujuan dari donor yang meninggal atau semasih hidup.

12 Desember 2013, sidang pleno terakhir Parlemen Eropa melalui resolusi menyerukan, “Uni Eropa akan melakukan investigasi secara komprehensif dan transparan terhadap transplantasi organ di Tiongkok, dan perilaku yang tidak etis dan penganiayaan terkait, resolusi juga menyerukan PKT “segera membebaskan” semua tahanan baik termasuk praktisi Falun Gong.

Maret 2013, Senat Australia dengan suara bulat mengadopsi resolusi yang menyerukan pada pemerintah Australia untuk mendukung inisiatif PBB dan Komisi Eropa terhadap pengambilan organ secara paksa.

11 Desember 2012, seluruh anggota Legislatif Taiwan mengadopsi tanpa perbedaan pendapat meminta agar pemerintah Taiwan memperhatikan untuk menyelamatkan 4033 tahanan berhati nurani baik termasuk praktisi Falun Gong yang ditahan. Isi dari resolusi tersebut juga menyinggung, menurut laporan Amerika Serikat dan hak asasi manusia PBB dan lainnya menunjukkan bahwa praktisi Falun Gong dan tahanan berhati nurani baik lainnya ditahan dan dianiaya paling serius.

Sejumlah besar kelompok, menuduh pihak berwenang Tiongkok mengambil organ praktisi Falun Gong semasih hidup dan tahanan yang dieksekusi sebagai tujuan bisnis transplantasi organ. Sangat mengejutkan dan tidak bisa ditolerir oleh Tuhan.

Komite PBB Menentang Penyiksaan, juga pada Desember 2015 merilis sebuah laporan yang menyerukan agar melakukan investigasi independen terhadap pengambilan organ secara paksa oleh PKT. Pelapor Khusus tentang kebebasan beragama PBB Bielefeldt mengutuk pengambilan organ praktisi Falun Gong dan tahanan lain yang berhati nurani baik oleh PKT, “keji dan tidak manusiawi.”

Terdapat bank organ manusia besar tersembunyi di Tiongkok. “Phoenix Weekly”yang diperbolehkan beredar di Tiongkok pada Nopember 2013 memuat artikel “Tabir kegelapan penjualan organ tubuh manusia di Tiongkok,” menuduh “pariwisata transplantasi organ” ke Tiongkok sedang berkembang di Tiongkok. Transplantasi yang sangat efisien sering ditemukan di koran. Dalam setahun dokter menyelesaikan 246 kasus transplantasi liver, juga ada pasien yang melakukan transplantasi ginjal dua kali dalam waktu 48 jam. Contoh yang sama berlimpah.

Dalam laporan dikatakan bahwa di Tiongkok, “transplantasi ginjal semudah dengan membeli ginjal babi.” Bintang film daratan Tiongkok Fu Biao dua kali melakukan transplantasi liver di Beijing. Pertama kali pada 27 Agustus 2004 dia didiagnosis menderita kanker hati, pada 2 September dia melakukan translantasi organ lever di Rumah Sakit Polisi Bersenjata di Beijing, waktu mencari lever hanya dalam seminggu. Kedua kalinya adalah pada pertengahan April 2005, dari awal kambuhnya penyakit hingga transplantasi hanya lebih seminggu lebih.

Di seluruh dunia, waktu tunggu organ oleh pasien, adalah beberapa tahun. Menurut laporan Department of Health US bahwa di Amerika Serikat rata-rata waktu penungguan organ ginjal adalah 1.121 hari, liver 796 hari, jantung 230 hari, paru-paru 1.068 hari, pankreas 501 hari.

Dalam laporan disebutkan bahwa sebelum thn 2000 waktu tunggu transplansi oragan di Tiongkok adalah sama dengan masayarakat internasional. Tapi setelah tahun 2000, terutama dari 2003 hingga 2006, dalam waktu empat tahun pertumbuhan jumlah transplantasi di daratan Tiongkok tumbuh seperti jamur besar, karena sumber organ berlimpah, waktu tunggu juga sangat berkurang.

Terhadap fenomena aneh ini, para ahli medis internasional percaya bahwa di daratan Tiongkok pasti adalah gudang organ tubuh manusia bawah tanah yang luas, bahkan bank organ hidup. Ini adalah dalam rangka untuk memastikan bahwa ada pasar organ “on call” dalam waktu tunggu yang singkat.

Di Tiongkok, praktisi Falun Gong tidak bisa mendapatkan perlindungan hukum, serta tahanan kamp kerja paksa, gelandangan, perempuan dan anak-anak yang dijual mungkin semua itu menjadi target dan penjualan organ bawah tanah.

Terhadap hal ini, pemerintah Tiongkok mengatakan transplantasi organ terutama berasal dari tahanan yang dieksekusi. Namun, menurut survei organisasi hak asasi manusia internasional, jumlah mereka yang dihukum mati jauh lebih kecil dari permintaan orang-orang yang ingin melakukan transplantasi dan donor kelompok.

Terhadap tuduhan masyarakat internasional dalam pengambilan organ oleh PKT semasih hidup, pemerintah komunis Tiongkok selalu menolaknya dan menolak permintaan PBB untuk mengumumkan bukti data yang relevan untuk menyanggah, juga menolak permintaan organisasi-organisasi asing untuk melakukan penyelidikan independen. (lim/rmat)

 

 

Share

Video Popular