Oleh: Su Yang

Para astronom terkejut menemukan proporsi jumlah Jupiter panas yang sangat besar di dalam gugus bintang.

Jupiter panas yang diamati ini terletak di kluster bintang di rasi Cancer, bernama Messier 67, yang juga dikenal sebagai M 67 atau NGC 2682, berjarak sekitar 2700 tahun cahaya dari Bumi. Kluster Messier 67 adalah gugus bintang kuno yang jarang ditemui di galaksi, yang berusia sekitar 4 miliar tahun.

Jupiter panas merupakan suatu planet di luar tata surya, dengan ukuran, massa dan sifatnya yang sedikit berbeda dengan Jupiter kita. Namun, dibandingkan dengan orbit Jupiter, mereka mengorbit lebih dekat dengan bintang induknya sendiri. Periode orbit Jupiter panas kurang dari 10 hari, sedangkan Jupiter kita memerlukan waktu 12 tahun untuk mengorbit Matahari.

Para ilmuwan telah mengamati 88 bintang di Messier 67, menemukan ada tiga Jupiters panas, rasio jumlah Jupiter panas dengan bintang mencapai 5%. Namun, dibandingkan dengannya, Jupiter panas di luar gugus bintang ini kurang dari 1% dari jumlah bintang utamanya.

Citra pengamatan ultraviolet. (Wikipedia / GALAXY / NASA)
Citra pengamatan ultraviolet. (Wikipedia / GALAXY / NASA)

“Ini benar-benar hasil yang mengejutkan,” kata Anna Brucalassi, pemimpin yang menganalisis data tersebut, demikian dikutip dari United Press International-UPI, Jumat (17/6/2016).

“Kami ingin mencoba menggunakan sebuah gugus bintang terbuka untuk mengeksplorasi sifat planet di luar tata surya dan pembentukan planetnya. Di dalam gugus bintang terbuka ini, kami tidak hanya berhasil mengamati banyak bintang yang memiliki planet, tapi juga melihat kepadatan mereka (Jupiter panas) sangat tinggi,” kata Roberto Saglia, astronom dari Max-Planck-Institut für extraterrestrische Physik, Garching, Jerman dalam konferensi persnya. Studi ini dipublikasikan dalam jurnal “The Journal Astronomy & Astrophysics.

Ilustrasi Jupiter panas di gugus bintang Messier 67. (Wikipedia / ESO / L. Calçada)
Ilustrasi Jupiter panas di gugus bintang Messier 67. (Wikipedia / ESO / L. Calçada)

Penyebab penggemar Hot Jupiter

Jupiter panas yang berhasil diamati di alam semesta ini merupakan peristiwa dalam beberapa tahun terakhir ini, karena sebelumnya para astronom tidak pernah menemukan adanya Jupiter panas seperti ini. Sampai beberapa tahun yang lalu, pengamatan astronomi baru mendeteksi keberadaan Jupiter panas di gugus bintang terbuka.

Maret 2016 lalu, National Aeronautics and Space Administration (NASA) mengatakan, sejauh ini telah dipilih 5000 planet di luar tata surya yang akan diamati lebih lanjut, dan banyak diantaranya itu merupakan Jupiter panas. Menurut astronom, Jupiters panas mungkin terbentuk di ruang angkasa lain, kemudian pada suatu masa mendekati bintangnya. Sedangkan astronom lainnya juga menduga bahwa Jupiters panas mungkin menyimpang dari orbitnya semula karena bintang yang mendekatinya, sehingga tertarik lebih dekat ke bintang.

Berdasarkan teori astronomi saat ini, para astronom tidak bisa menjelaskan mengapa tiba-tiba mendeteksi begitu banyak Jupiter panas. (Epochtimes/joni/rmat)

(Video : karakterisitik Jupiter panas yang berhasil diamati NASA)

 

Share

Video Popular