Oleh: Jonathan Benson

Banyak manfaat blueberry untuk kesehatan, salah satunya adalah untuk meningkatkan penglihatan, terutama pada malam hari. Beberapa penelitian dari Eropa dan Israel memastikan bahwa makan blueberry secara teratur dapat meningkatkan penglihatan pada malam hari. Penelitian dari Jepang menunjukkan blueberry mengurangi kelelahan mata dan memperbaiki penglihatan yang lemah menjadi baik.

Di buletin The Blueberry edisi tahun 1998, yang dirilis oleh Rutgers Cooperative Extension di New Jersey,AS, suatu penelitian terhadap pilot pesawat tempur Israel menyatakan bahwa siasat perang tentara Israel meningkat karena makan blueberry secara teratur. Senyawa unik dalam blueberry berfungsi meningkatkan elastisitas kapiler dan permeabilitas mata, sehingga meningkatkan penglihatan dalam gelap.

Blueberry menghambat terjadinya katarak dan mencegah terjadinya glaukoma

Makan-Blueberry-dapat-Meningkatkan-Penglihatan-pada-Malam-Hari_kesehatan

Penelitian di Eropa menunjukkan bilberry, kerabat dekat blueberry, memiliki manfaat yang sama. The Life Extension Foundation (LEF) mengutip penelitian yang menunjukkan bahwa blueberry meningkatkan kesehatan mata secara keseluruhan, menghambat terjadinya katarak, mencegah terjadinya glaukoma serta meningkatkan fungsi mata untuk melihat di malam hari.

“Pilot bomber Royal Air Force (RAF) dalam Perang Dunia II dilaporkan makan blueberry untuk meningkatkan penglihatan di malam hari,” kata Dewan Blueberry Norwegia. “Pada penelitian terbaru di Jepang, blueberry telah terbukti secara ilmiah bermanfaat untuk mengurangi kelelahan mata.”

“Di seluruh Jepang, konsumen membeli botol kecil jus blueberry untuk memperoleh khasiatnya … Penelitian di Jepang menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi blueberry akan mengurangi kelelahan mata dan meningkatkan penglihatan yang lemah menjadi baik. Kebanyakan orang percaya bahwa antosianin, suatu substansi dalam pigmen biru blueberry berperan untuk memperbaiki penglihatan. “

Antosianin salam blueberry bermanfaat untuk jantung, otak, dan sistem pencernaan

Antioksidan blueberry juga bermanfaat untuk sistem tubuh yang lain. Menurut almarhum Dr James Joseph, Ph.D., mantan ilmuwan yang memimpin Laboratorium Neuroscience Human Nutrition Research Center Departemen Pertanian (USDA) di Amerika Serikat, blueberry adalah makanan untuk otak yang unggul.

Sebuah penelitian yang ia dilakukan pada tahun 2010 menemukan bahwa makan blueberry setiap hari akan memperlambat penurunan fungsi memori dan melindungi fungsi motorik, berfungsi sebagai anti-penuaan yang kuat. Penelitian epidemiologi lainnya telah menemukan bahwa blueberry mencegah kerusakan otak seperti penyakit Alzheimer, serta meningkatkan memori jangka pendek.

” Blueberry memberi perlindungan yang cukup kepada otak,” kata Dr James Joseph kepada LEF pada tahun 2006.

Blueberry juga mencegah terjadinya penyakit jantung. Blueberry mengandung antosianin yang berfungsi meningkatkan elastisitas pembuluh darah, meningkatkan aliran darah dan mencegah terjadinya pembekuan darah. Blueberry juga mencegah penumpukan kolesterol “jahat”, mencegah penumpukan plak arteri, dan menurunkan “kelengketan” trombosit darah.

Blueberry banyak mengandung antioksidan yang berfungsi sebagai anti-penuaan. Blueberry mencegah penurunan fungsi otak akibat penuaan dan melindungi sistem saraf pusat, meningkatkan kelancaran cairan yang melalui membran sel serta mengurangi kadar senyawa penyebab peradangan.

“Ekstrak Blueberry mengandung dosis standar fitokimia dan rasanya yang enak. Blueberry adalah andalan setiap diet yang sehat,” tambah LEF.(Epochtimes/Vivi/Yant)

Share

Video Popular