Seorang pria warga Tiongkok mencuri uang sebesar SEK 110.000 milik sesama penumpang pesawat Emirates Airline pada Senin (20/6/2016). Pria itu ditangkap setelah pesawat mendarat, tetapi masih mencoba untuk menyuap penegak hukum, karena itu hukumannya diperberat.

Bangkok Post mengutip pemberitahuan dari polisi wisata Thailand menyebutkan, pria warga Tiongkok yang ditangkap itu bernama Wan Sheng, berasal dari propinsi Henan Tiongkok. Ia juga tercatat sebagai penumpang pesawat Emirates Airline EK384 jurusan Dubai – Bangkok.

Menurut staf maskapai Emirates, seorang penumpang wanita asal Thailand bernama Sunan Witham dalam penerbangan itu memberitahu seorang pramugari bahwa ia kehilangan uang kertas sebanyak SEK 110.000,- yang disimpan dalam tas jinjingnya yang diletakkan dalam rak bagasi di atas tempat duduk pesawat. Wan Sheng ketika itu yang duduk di bangku 61 E merupakan tersangka utama karena sebelum kehilangan ia telah membuka rak bagasi tersebut.

Tak lama kemudian para kru melakukan pencarian di sekeliling bangku Wan Sheng dan menemukan sebanyak 220 lembar uang kertas Krona Swedia yang bernominal 500. Setelah itu, kru pesawat langsung menghubungi Bandara di Bangkok atas kejadian tersebut. Sekitar pukul 13:40 hari itu pesawat mendarat di Suvarnabhumi dan Wan heng langsung dijempur oleh polisi.

Polisi wisata Thailand mengatakan, setelah tertangkap, Wan Sheng menawarkan uang suap sebesar Baht 50.000 kepada petugas agar ia dibebaskan. Akhirnya ia dituntut selain kejahatan mencuri dalam pesawat juga percobaan penyuapan, membuat hukumannya semakin berat.

Pihak polisi juga mengataka, Wan Sheng telah berulang kali mengunjungi Thailand. Ia selalu masuk dan keluar Thailand pada hari yang sama atau pada hari berikutnya. Tampaknya ia perlu dicurigai.

Pada Januari tahun ini juga seorang pria warga Henan bermarga Ma, melakukan pencurian dalam pesawat EgyptAir yang ia tumpangi dari Istanbul, Turki menuju Bangkok. Dalam penerbangan itu, ia membuka kopor milik seorang pria Denmark dan mencuri uang kertas sebesar EUR 5.050 dan beberapa mata uang lainnya. Ia juga dijemput polisi Bangkok karena perbuatannya telah direkam dengan ponsel oleh seorang penumpang asal Turki.

Di depan polisi bandara Ma masih tidak mau mengakui perbuatannya, sampai rekaman tersebut ditunjukkan kepadanya.

Polisi Thailand juga menemukan tiket penerbangan balik ke Turki untuk keesokan harinya. Ini menunjukkan bahwa ia ingin secepatnya meninggalkan Bangkok setelah melakukan kejahatan. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular