Erabaru.net. Cheryl yang biasanya sangat aktif dan suka berkicau seperti burung pipit, tetapi pagi ini wajahnya terlihat cemberut dan tertekan, mata besar agak memerah berkaca-kaca mengerjap beberapa kali, seolah-olah beberapa menit lagi akan meneteskan air mata. Saya dengan lembut bertanya kepadanya: “Ada masalah apa? Apakah mood tidak baik,”” dia terdiam tidak menjawab.

Ketika lonceng masuk kelas telah berbunyi, dia masih menunda masuk ke dalam kelas. Setelah berlalu beberapa waktu, dia dengan sedih mengaku: “Guru, orang yang saya cintai, ternyata mencintai sahabat saya; Nessa, saya harus bagaimana?”

Ternyata mereka berdua sama-sama naksir kepada seorang pemuda, tetapi akhirnya pemuda tersebut memilih teman baiknya! Tidak heran Cheryl yang selalu periang, hari ini tiba-tiba seperti balon yang kempes, tidak bersemangat. Remaja yang baru duduk di tingkat SMA ini, biasanya perasaan cinta mereka adalah cinta monyet saja, namun pikiran mereka belum dewasa, membuat guru seperti kami ini sangat khawatir. Dalam situasi asmara sebelum bertunas telah menghilang, walaupun saya merasa kasihan kepadanya, tetapi saya juga merasa lega.

Saya berkata kepadanya sambil tersenyum, mengatakan: “Ini adalah berita bagus, justru bila tidak, sebagai guru saya akan merasa khawatir.”

Cheryl dengan bingung bertanya: “Kenapa?” Saya melanjutkan berkata: “Jangan khawatir, bahkan jika mereka jadian, mereka berdua tidak sampai tiga bulan akan putus.” matanya mengungkapkan rasa tidak percaya, menggelengkan kepala, membayangkan mereka berdua saling mencintai, seolah-olah yang saya katakan hanya seperti fantasi saja.

Saya berkata: “Di usia kalian ini, saling mengagumi satu sama lain, saling menyukai, adalah hal yang biasa, tetapi berkembang menjadi hubungan cinta antara laki-laki dan wanita itu tidak tepat karena pikiran kalian belum matang, belum benar-benar mengenali diri sendiri, bagaimana bisa memahami bahkan ‘mencintai’ orang lain? Dalam hal percintaan, ketika senang akan seperti terbang di atas langit, dan ketika menderita akan memilih lebih baik mati daripada hidup, tanpa pikiran yang kuat dan stabil, bagaimana menghadapinya? sering akan membuat kalian traumatis dan menderita. Cinta sejati akan berlanjut sampai kepada tahap pernikahan, bersama seumur hidup baik disaat naik maupun turun, dan bukan permainan anak kecil yang tidak bertanggung jawab. “

“Ketika dia suka temanmu, tidak suka kepadamu, itu adalah takdir” Saya lalu menceritakan sebuah cerita yang beredar: “Ada seorang sarjana karena calon istrinya beralih mencintai orang lain, dia sangat sakit hati dan jatuh sakit. Pada suatu kesempatan dia bertemu dengan seorang biarawan dengan cermin ajaibnya bisa melihat kisah cinta masa lalunya. Ternyata dahulu ketika dalam perjalanan melewati sebuah pantai, dia melihat di pantai ada jenazah seorang wanita, karena merasa kasihan, dia melepas pakaiannya menutupi tubuh dari wanita tersebut, lalu bergegas meninggalkan tempat tersebut. Selanjutnya, ada pria lain yang lewat setelah melihat jenazah merasa kasihan, lalu dia menguburkan wanita tersebut.” Biarawan melanjutkan berkata: “Wanita yang dikubur tersebut bereinkarnasi wanita yang sekarang Anda cintai. Karena Anda memberikan pakaianmu kepadanya, saat ini ketika reinkarnasi dia datang membalas kebaikanmu dengan sementara dia menjadi kekasihmu, tetapi kemudian ketika reinkarnasi pria yang menguburnya muncul, pria ini yang ditakdirkan menjadi teman hidupnya, sehingga dia menikah dengan pria itu…”. Pria sarjana ini tiba-tiba sadar sehingga sakitnya segera sembuh tanpa obat-obatan.

Setelah mendengar cerita ini, stress Cheryl secara bertahap meregang. Saya berkata: “Kita akan bertemu seseorang, tanpa sebab mencintainya atau membenci dia, pada kenyataannya ada alasannya. Tidak bisa dipaksakan, namun dalam prosesnya, Anda akan merasa sakit hati, patah hati, ini adalah hal yang baik. Karena setelah mengalami sakit hati tersebut, Anda baru tahu rasa cinta tergila-gila Anda ditolak dan rasa sakit karena penghinaan ini, lain kali Anda akan menghargai orang yang berbuat baik terhadap Anda. Jika seseorang dalam penaklukan selalu sukses, semua orang mencintai dan mengaguminya, tidak ada orang yang pernah menolak dia, bagaimana dia bisa memiliki kebaikan hati untuk simpati kepada orang lain?” Cheryl teringat, pernah dengan ketus menolak pria yang menaksir dirinya, pada saat ini dia terdiam dan menunduk, seolah-olah dia tersadar, setelah itu dia meninggalkan kantor guru. Pada sore hari dia terlihat sudah dapat tersenyum gembira lagi.

Setelah patah hati akan timbul belas kasih yang lembut, itu merupakan kebahagiaan. Remaja sekarang, harus memahami kebenaran tersebut. Dua minggu kemudian, Nessa dengan tertekan datang mencari saya. Dia mengatakan: “Pacar saya bersikeras putus… Cheryl menyuruh saya datang menemui ibu.” Dan ini ada cerita lain lagi……

Share
Kategori: Uncategorized

Video Popular