Oleh Chen Juncun

Negara Arab Saudi tidak mengijinkan para wanita mengemudikan kendaraan di jalanan, sehingga mereka hanya bisa bermain dengan boom-boom car di dalam arena taman hiburan. Oleh karena itulah, banyak wanita negara itu suka dengan hiburan tersebut. Mungkin inilah kesempatan yang baik untuk memiliki hak yang sama dengan kaum pria.

Alasan melarang wanita mengemudi kendaraan di jalanan mungkin akan membuat kita sulit untuk memahami. Anggota kerajaan negara ini pernah mengatakan bahwa orang Arab Saudi tidak yakin jika kaum wanitanya bisa mengemudi kendaraan. Meskipun kita semua tidak tahu mungkinkah suatu saat nanti peraturan tersebut dicabut. Tetapi yang pasti pada saat ini yaitu kaum wanitanya hanya bisa bermain dengan boom-boom car.

Di sebuah taman hiburan yang terletak di kota Jeddah, ada acara hiburan malam yang khusus diperuntukkan kaum wanita. Acara khusus ini hanya diselenggarakan sekali dalam sepekan. Pada saat itu, kaum wanitanya bisa bermain secara puas dan bebas dengan menanggalkan jubah hitam dan sorban yang dikenakan, tanpa harus waswas dengan tuduhan pelanggaran hukum. Dari sekian banyak permainan yang ada di sana, mereka lebih suka memilih boom-boom car.

Perbedaan dalam bermain boom-boom car antara kaum pria dengan wanita di taman hiburan itu adalah, yang pria suka dengan sengaja menabrakkan boom-boom car ke yang lain, tetapi kaum wanitanya lebih memilih untuk menikmati mengemudi dengan menghindari bertabrakan.

Seniwati Jeddah, Arwa al-Neami yang sudah lama tidak bermain dengan mobil kecil itu, pada 2014 ia harus menerima kemarahan dari sejumlah wanita pemain lain karena dalam permain saat itu ia sering menabrakkan boom-boom car yang ia kendarai ke yang lain. Seorang wanita sampai berteriak, “Jangan menabrak saya karena sedang belajar mengendarai!”

Sejak itu ia mulai merekam apa yang disebut sebagai  fenomena dalam arena boom-boom car.

Bagi sejumlah wanita Arab Saudi yang berduit, tidak boleh mengemudikan kendaraan di jalanan tidak terlalu masalah karena keinginan sudah bisa diatasi melalui permainan boom-boom car.

“Bisa mengendarai boom-boom car sambil bersantai sudah cukup puas,” kata mereka.

Tentu saja ada beberapa wanita yang diam-diam pergi ke daerah terpencil atau gurun pasir untuk memenuhi keinginan mengemudi kendaraan sungguhan. Tetapi itu adalah perbuatan yang melanggar hukum. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular