Baba Vanga seorang wanita tunanetra Bulgaria yang dikenal sebagai ” Nostradamus dari Balkan” pernah meramalkan bahwa pada 2016 akan muncul gejolak di Uni Eropa, kali ini dengan keluarnya Inggris dari Uni Eropa hingga membuat guncangan global, membuat pengikut Vanga sekali lagi meneliti ramalannya secara mendalam.

Vanga meninggal pada tahun 1996 pada usia 85. Dia pernah meramalkan serangan teroris 11 September di Amerika Serikat pada tahun 2001, pada tahun 2004 terjadi tsunami di Asia Selatan, pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Jepang bocor, dan ekstremis organisasi Muslim muncul di Eropa.

Dalam 50 tahun karier kenabian, Vanga telah membuat ratusan kali ramalan, dikatakan bahwa akurasinya mencapai 85%.

Saat ini Inggris telah memutuskan untuk keluar dari Uni Eropa, kekuatan sayap kanan dari negara-negara Eropa menyatakan akan meniru Inggris, tampaknya bahwa seluruh Uni Eropa akan menghadapi bahaya disintegrasi.

Sebelumnya Vanga juga telah meramalkan bahwa ekstremis Muslim akan menyerang Eropa pada tahun 2016, beberapa orang berpikir bahwa ini berarti pasukan bersenjata ISIS melakukan invasi ke Eropa, dan bahkan dapat menyebabkan perang di Eropa dan pemusnahan.

Ada ramalan pemanasan global dan tsunami dari Vanga: “Daerah dingin akan berubah menjadi hangat, gunung berapi akan melemah” “gelombang besar akan membanjiri mayoritas pantai yang memiliki kota-kota dan penduduk, semuanya akan lenyap di dalam air”.

Dia juga secara akurat memprediksi AS mendapat serangan teroris 911: “Teror! Teror!” “saudara-saudara” Amerika (Hal ini diyakini mengacu pada World Trade Center ), setelah serangan “burung baja” (teroris membajak pesawat) akan runtuh.

Dia juga secara akurat meramalkan Presiden Amerika Serikat ke-44 adalah orang Amerika keturunan Afrika (Obama), dia juga mengatakan, presiden ini juga adalah presiden Amerika terakhir. Paruh paruh tahun 2016, ramalan Vanga terhadap Amerika Serikat dan Eropa akan dapat diverifikasi.(Lim)

Share

Video Popular