oleh Shi Xuan

Baru-baru ini, Petugas Biro Investigasi Federak (FBI) berhasil membongkar beberapa situs organisasi teroris IS yang dienkripsi, dan menemukan sejumlah 15,000 orang warga AS akan dijadikan target serangan organisasi tersebut.

Petugas FBI menemukan dalam beberapa situs yang dienskripsi itu sebuah daftar yang memuat nama sejumlah orang yang rencana dijadikan sasaran serangan organisasi. Daftar yang berisikan lebih dari 15.000 nama itu semua merupakan warga AS yang berada di New York, California, Texas dan Florida.

Mereka yang masuh daftar itu ada yang berprofesi sebagai guru, pedagang barang-barang seni daan para personil militer yang dulunya pernah atau sekarang ini juga masih menjadi target serangan anggota ‘serigala tunggal’ yaitu kelompok teroris atau radikal yang berhasil menyamar di AS.

Daftar ini tidak diperuntukan umum tetapi pribadi katanya. Namun media bisa memperoleh lembaran kopinya. Setelah wartawan media mengadakan pembicaraan melalui saluran telepon dengan beberapa orang. Mereka semua menunjukkan sikap terkejut dan khawatir setelah mengetahui nama mereka tercantum dalam daftar target serangan. Penelitian kemudian menunjukkan bahwa ratusan orang bahkan tidak pernah tahu ada ancaman ini.

Tetapi 2 dari 24 orang Texas yang namanya terdaftar itu sudah menerima peringatan langsung dari petugas FBI.

Beberapa orang mempertanyakan mengapa FBI dan lembaga penegak hukum tidak memberitahu mereka tentang potensi bahaya yang ada. Tetapi respon yang diberikan FBI adalah pihak mereka pada umumnya terus bekerjasama dengan penegak hukum setempat untuk menginformasikan kepada setiap orang yang namanya tercantum dalam daftar. Meskipun menyadari pula bahwa beberapa orang itu mungkin sudah diberitahu.

Seorang jurubicara dari FBI mengatakan : “FBI secara rutin akan menginformasikan kepada individu dan organisasi tentang hal-hal terkait potensi ancaman ….. sehingga calon korban menyadari adanya kemungkinan ancaman dan bahaya agar bisa mengambil tindakan yang tepat”.

Ia mengatakan, tindakan itu dapat mencakup : Menaruh kewaspadaan tinggi terhadap hal-hal yang berada di sekitar, melinduungi informasi pribadi, bila melihat ada sesuatu yang mencurigakan segera menghubungi pihak berwenang setempat.

Jurubicara tersebut juga menegaskan bahwa FBI akan terus bekerjasama dengan pemerintah federal dan mitra pemerintah setempat untuk menyebarkan informasi agar masyarakat menyadari adanya potensi ancaman. (Sinatra/asr)

Share

Video Popular