Pertunjukan kembang api tidak hanya bisa disaksikan di Bumi. Beberapa waktu lalu, teleskop ruang angkasa Hubble milik NASA, Amerika berhasil mengabadikan sebuah galaksi yang mempertunjukan pemandangan spektakuler seperti kembang api yang cemerlang di angkasa luar.

Galaksi yang bernama Kiso 5639 (juga dikenal sebagai LEDA 36.252) berjarak 82 juta tahun cahaya dari Bumi. Beda dengan galaksi spiral atau bundar, Kiso 5639 memiliki ekor panjang seperti berudu lebih umum galaksi melingkar atau spiral. Sedangkan Kiso 5639 dengan ekor panjang seperti berudu, karena itu dinamakan galaksi tadpole. Galakis ini relatif jarang ditemui di alam semesta, hanya ada sekitar 10% tergolong galaksinya.

Galaksi tadpole lebih sering ditemui di alam semesta awal. Dibandingkan dengan galaksi lain, perkembangan galaksi tadpole ini jauh terbelakang. Galaksi lain sudah miliaran tahun berevolusi menjadi banyak galaksi spiral yang kita saksikan sekarang.

Meskipun di internal galaksi Kiso 5639 masih terus membentuk bintang baru, namun itu adalah sebagian sisa dari alam semesta awal, jadi para astronom akan mempelajari galaksi tersebut, untuk mengetahui informasi pembentukan gugus galaksi bundar dan peningkatan gas di alam semesta serta informasi terkait lainnya.

Dalam gambar yang berhasil diabadikan teleskop Hubble, salah satu ujung dari galaksi Kiso 5639 disinari oleh sejumlah besar bintang yang lahir. Para astronom terkejut menemukan bagian ujung yang melintang sekitar 2.700 tahun cahaya itu mengandung banyak bintang muda, dengan usia rata-rata kurang dari satu juta tahun. Namun, massa-nya setara dengan sekitar 10.000 matahari, atau 3 – 6 kali lebih besar dari total massa bintang di daerah lain galaksi tersebut.

Dibandingkan dengan galaksi di daerah lain, gas di bagian ujung galaksi tersebut mengandung unsur jarang yang relatif berat ( secara keseluruhan disebut “logam”). Bintang yang ada disini terutama mengandung hidrogen dan helium, serta elemen lainnya yang bisa dideteksi. Terbentuknya sejumlah besar bintang di daerah tersebut disebabkan oleh gas logam yang jarang di sekitarnya itu terus masuk ke galaksi tersebut, jika tidak, galaksi itu seharusnya merupakan galaksi yang tidak dinamis. (Jhon/asr)

Share

Video Popular