Dalam film serial “Journey To The West (Perjalanan ke Barat)”, ada legenda yang menceritakan tentang Sun Go Kong alias Kera Sakti yang menyembuhkan penyakit seorang raja menggunakan air kencing kuda. Benarkah air kencing kuda itu dapat menyembuhkan penyakit ? Sementara itu, dalam catatan buku-buku kuno memang ada legenda seperti itu.

Dahulu kala ada seorang Tuan dan pelayannya sama-sama mengidap penyakit “fu jia” (gumpalan ‘darah’ dalam perut). Penyakit yang diderita mereka tidak juga menunjukkan tanda-tanda sembuh meski berbagai terapi pengobatan telah dicoba. Belakangan si pelayan itu pun meninggal, kemudian sang tuan membelek perut pelayannya itu untuk melihat (memeriksa), dan dari dalam perut pelayanya itu ia menemukan sekor bulus/labi-labi berwarna putih (sejenis Kura-kura berpunggung lunak khas china). Mata bulus ini berwarna merah dan sangat terang. Kemudian ia mencoba menggunakan berbagai jenis racun dan disiramkan ke bulus itu, tidak puas sampai disitu, ia juga mencekoki moncong bulus tersebut dengan racun, namun, tetap tidak membuat bulus ini mengalami cedera apa pun.

Lalu, ia mengikat bulus itu ke atas sebuah tiang. Suatu hari seorang tamu yang menunggangi seekor kuda putih kebetulan melihat bulus ini. Tak lama setelah itu, kuda putih itu kencing dan memercikan air kencingnya ke sekujur badan si bulus, membuat bulus itu panik dan takut, ia ingin lari secepatnya untuk menghindari air kencing kuda, namun, karena terikat dan tidak bisa lari, sehingga terpaksa menyembunyikan dirinya dengan menyusutkan kepala, leher dan kakinya. Sang Tuan yang menderita penyakit “fu Jia” mengamati kejadian itu, kemudian berkata pada anaknya : “Tampaknya penyakit bapak akan sembuh.” Lalu ia mengambil air kencing kuda dan disiramkan ke sekujur badan bulus, tak lama kemudian, bulus itu mencair menjadi beberapa liter air. Sang tuan yang menderita penyakit “fu jia” itu pun seketika menenggak sekitar satu lier air kencing kuda putih, dan ajaib penyakitnya yang dideritanya itu pun sembuh seketika.

Mungkin kuda putih itu tidak sama dengan kuda lainnya, atau sama seperti kuda putih dalam serial “Journey To The West”, yang merupakan kuda sakti. Dalam ilmu kedokteran Tiongkok kuno dikenal lima unsur alam yakni logam, kayu, air, api dan tanah yang saling mendorong dan mengekang satu sama lain. Jadi, barangkali bulus tersebut di atas telah menemui musuh alaminya.

Khasiat air kencing kuda

Air kencing kuda memiliki nilai obat tertentu, khasiatnya sama dengan “air kencing anak-anak” usia dibawah 10 tahun, meskipun khasiat obatnya masih dibawah keampuhan dari “air kencing anak-anak”, tapi tetap memiliki khasiat sebagai terapi tertentu. Namun, air kencing pertama pada dini hari dari anak laki-laki satu hari menjelang genap satu bulan usianya adalah air kencing yang paling baik. Air kencing ini digunakan sebagai ramuan untuk meningkatkan efektivitas obat.

Air kencing kuda bunting ternyata merupakan obat mujarab. Di dalam cairan kuning dan berbau pesing itu tersimpan kandungan hormon esterogen alami, yang mampu melindungi wanita manupause dari serangan jantung koroner. Satu ekor kuda bunting dapat mengeluarkan 5 kg urin per hari, dan harga rata-rata urin ini sekitar 4 – 6.8 yuan per kg atau sekitar Rp. 8 – 14 ribu per kg.

Terbetik berita bahwa penjualan tahunan estrogen konjugasi di pasar Eropa Barat mencapai hingga 400 juta dollar AS atau setara dengan Rp. 5.2 triliun, sementara penjualan obat jadi Amerika di dunia menerobos angka 2 miliar dollar AS. Diantara pangsa pasar yang sedemikian besar ini, Yili, Xinjiang merupakan basis bahan baku utama bagi perusahaan asal Amerika Serikat, Jerman dan perusahaan multinasional lainnya, urin kuda bunting yang dijual Yili ke Jerman mencapai ribuan ton setiap tahun.

Dengan memberi esterogen tambahan pada wanita manupause sebesar 0,625mg per hari dapat meningkatkan gairah hidup juga tubuh yang semula lesu akan terasa segar kembali. Faktanya air kencing kuda bunting ini mampu mengatasi masalah kejiwaan, seperti depresi dan rasa gelisah. Hubungan intim dengan suami juga akan lebih mesra, ini dikarenakan penambahan esterogen dari media selain tubuh manusia.

Khasiat esterogen yang dihasilkan air kencing kuda ini sepertinya akan membuka pengalaman baru bagi dunia kedokteran. Hal ini dikarenakan pemberian esterogen bagi wanita menopause banyak menimbulkan resiko, diantaranya stroke, tekanan darah tinggi, jantung koroner, dan kanker. Tapi sejak ditemukannya kandungan esterogen baik pada air kencing kuda bunting, maka pandangan seperti ini pun dikesampingkan.

Menurut para ahli esterogen, yang terkandung pada air kencing kuda bunting selain meningkatkan DHL, menurunkan LDL, dan meningkatkan aliran darah juga merangsang produksi hormon prostasiklin. Hormon ini mampu memperlebar pembuluh darah, sehingga tekanan darah jadi bisa diatur.

Data terkait menyebutkan, bahwa angka kejadian penyakit kardiovaskular wanita menopause menurun 20%-60% setelah penggunaan estrogen dari urin kuda ; gejala patah tulang karena osteoporosis menurun 60% ; gejala Hot flashes atau flushes (gejala yang umum dirasakan oleh wanita di masa perimenopause atau setelah memasuki masa menopause), insomnia, sensitif (lekas marah), lesu, suasana hati yang tidak stabil, dan gejala lainnya membaik secara signifikan. Banyak wanita yang menganggap estrogen ini sebagai suatu “obat mujarab” yang dapat memperlambat laju penuaan dan mempertahankan keremajaan mereka. Sehubungan dengan ini, perusahaan Wyeth asal Amerika juga mulai memonopoli hingga 65 tahun lamanya terhadap produk estrogen ini dalam lingkup global.(NTDTV/Jhn/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular