Erabaru.net. Anda mungkin pernah mendengar tentang mur dari cerita Alkitab, karena mur menjadi salah satu hadiah berharga (bersama-sama dengan emas dan kemenyan) yang diberikan oleh tiga orang bijak untuk Yesus yang baru lahir.

Penggunaan mur yang berharga ini sebenarnya memiliki sejarah yang panjang, terutama pada peradaban kuno. Sekarang ini, minyak mur paling umum dikenal sebagai minyak esensial.

Apa itu minyak mur?

(JurateBuiviene/Shuttertsock)
(JurateBuiviene/Shuttertsock)

Minyak mur (minyak getah wangi) berasal dari resin kering diekstrak dari pohon commiphora myrrha, yang termasuk tanaman genus commiphora. Seperti kemenyan, mur berasal dari tanaman famili burseraceae.

Berasal dari Afrika Utara dan Timur Tengah, terutama dari Somalia, Ethiopia, Arab, dan Yaman. Pohon ini dapat tumbuh hingga lima meter, dan dapat diidentifikasi dengan kulit kayu yang ringan, bercabang dan bunga putih kecil. Kata “mur” berasal dari “murr,” yang berarti “pahit” dalam bahasa Arab, yang mengacu pada rasa pahit resin ini.

Mur sangat populer di kalangan budaya kuno. Di Tiongkok dihargai sebagai obat, sementara di Mesir yang digunakan untuk pembalseman firaun serta untuk ritual menyembah Matahari.

Bahkan, mur disebutkan di dalam Ebers Papyrus, salah satu teks medis Mesir yang tertua, pada tahun 1550 SM. Bahkan tentara Yunani menggunakan resin ini untuk menghentikan pendarahan yang keluar dari luka saat bertempur di medan perang.

Untuk mengekstrak mur, kulit pohon dipotong maka getah kuning akan keluar. Getah ini akan mengering menjadi warna coklat kemerahan, berbentuk benjolan seukuran buah kenari, dengan aroma manis seperti asap yang unik, yang kemudian digunakan untuk membuat minyak mur. Minyak mur berwarna kuning atau kecoklatan emas, dan aroma seperti asap dan balsam.

Kegunaan minyak mur

Baik resin mur maupun minyak mur memiliki sejarah yang panjang untuk digunakan sebagai obat yang sangat berharga karena bersifat menyembuhkan luka.

Orang Mesir menggunakan mur untuk mengobati demam dan menyembuhkan herpes. Minyak mur juga digunakan sebagai dupa dan minyak suci dalam ritual dan upacara keagamaan selama lebih dari 5.000 tahun.

Menjaga kesehatan kulit adalah salah satu kegunaan terkenal dari minyak mur ini, karena mencegah tanda penuaan dan menyembuhkan kulit yang retak atau pecah-pecah. Inilah sebabnya mengapa minyak mur sering ditambahkan pada banyak produk perawatan kulit saat ini.

Minyak mur juga berguna untuk:

• Menambah aroma untuk parfum

• Pembalseman

• Produk bumbu makanan

Minyak mur juga merupakan minyak aromaterapi yang berharga yang dapat digunakan untuk pijat, dicampur dalam air mandi, atau langsung dioleskan pada kulit. Anda juga dapat menggunakan minyak mur:

• Sebagai obat kumur untuk menghilangkan infeksi gigi.

• Sebagai kompres dingin untuk meringankan lecet dan luka.

• Sebagai tambahkan pada krim dan lotion untuk membantu meringankan infeksi kulit, seperti kurap pada kaki, infeksi jamur pada kulit, eksim, luka akibat terlalu lama baring, lepuh, bisul, dan jerawat.

Komposisi minyak mur

(Costin Constantinescu/Shutterstock)
(Costin Constantinescu/Shutterstock)

Ada banyak senyawa yang bermanfaat meningkatkan kesehatan yang terkandung dalam minyak mur, seperti terpenoid, yaitu bahan kimia dengan khasiat anti peradangan dan antioksidan.

Minyak mur juga mengandung hingga 75 persen seskuiterpen, senyawa yang mempengaruhi bagian tertentu dari otak, terutama hipotalamus, hipofisis, dan amigdala, yang mengendalikan emosi dan menghasilkan banyak hormon yang penting dalam tubuh.
Komponen lain dari mur meliputi alfa pinene, cadinene, dipentene, limonene, eugenol, cuminaldehid, m-kresol, cinnamaldehid, asam asetat, asam format, dan heerabolene.

Manfaat 

Manfaat minyak mur berkaitkan dengan sifat antioksidan, anti-jamur, anti-virus, anti peradangan, anti-parasit, ekspektoran (mengencerkan dahak), dan antispasmodik (anti kejang otot polos pada saluran cerna) yang kuat. Minyak esensial ini bermanfaat banyak untuk kondisi kesehatan, seperti:

• Masalah pernapasan – Minyak mur bekerja dengan baik melawan batuk, pilek, dan sakit tenggorokan. Minyak mur juga mengurangi penyumbatan dan mengeluarkan dahak.

• Penyakit pencernaan – Minyak mur memacu kesehatan pencernaan dan menyembuhkan masalah seperti sakit perut, diare, rasa terbakar, gangguan pencernaan, perut kembung dan wasir.

• Penyakit gusi dan mulut – Meredakan sakit gigi, radang gusi, dan sariawan, serta menyegarkan napas.  Digunakan sebagai bahan alami obat kumur dan pasta gigi.

• Kesehatan sistem kekebalan tubuh- Memperkuat dan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh untuk menlindungi tubuh dari infeksi.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti Tiongkok, yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Plants Research, juga menemukan bahwa ekstrak yang dibuat dari resin mur efektif melawan sel kanker kandungan pada wanita.

Cara membuat

Minyak mur secara tradisional disuling untuk diambil uapnya langsung dari resin mur. Minyak mur berbau lebih ringan dan lebih menyenangkan daripada resin mur. Anda dapat mencoba membuat infus minyak mur di rumah. Inilah yang harus dilakukan:

Bahan:

  • Resin mur
  • Minyak zaitun atau minyak sayur
  • Botol kaca
  • Toples mason

Cara:

Letakkan secangkir minyak pilihan Anda ke dalam panci kecil, bersama dengan 7 gr resin mur untuk menghasilkan minyak mur. Panaskan dengan suhu rendah selama enam jam, aduk sekali-sekali.

  1. Taruh minyak dalam toples mason di bawah sinar Matahari langsung, seperti dekat jendela, selama dua minggu.
  2. Saring minyak untuk menghilangkan residu.
  3. Tuangkan minyak mur ke dalam botol kaca.

Bagaimana cara kerja minyak mur?

Minyak mur bekerja dengan cara mencegah infeksi dan pembusukan, yang membuang racun dan merangsang perbaikan jaringan.

Minyak mur juga berguna sebagai ekspektoran yaitu membuang kelebihan lendir sehingga menenangkan selaput lendir dan meringankan penyakit pernapasan.

Minyak mur juga berguna untuk menenangkan pikiran dan tubuh fisik karena mengandung senyawa kimia yang merangsang kelenjar hipofisis.

Anda bisa menggunakan dengan cara:

• Dihirup: Anda dapat menambahkan beberapa tetes air panas dan menghirup uapnya.

• Dioleskan langsung pada kulit: Oleskan langsung pada kulit untuk meremajakan kulit dan menyembuhkan masalah kulit. Anda dapat langsung mengolesnya atau dicampur dengan minyak pembawa. Minyak mur menyatu dengan baik dengan minyak lavender, kemenyan, kayu cendana, dan semua minyak rempah-rempah.

• Dimakan. Minyak mur telah disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat untuk digunakan sebagai aditif makanan dan zat penyedap. Namun tidak disarankan menelan minyak mur tanpa pengawasan dari penyedia layanan kesehatan yang berkualitas.

Apakah aman?

Jika digunakan secara modern dengan dosis yang tepat (terutama bila ditelan),  umumnya aman untuk orang dewasa.

Namun, seperti minyak esensial lainnya, Anda harus tetap hati-hati menggunakan minyak mur.

Tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan ibu menyusui, karena dapat memicu menstruasi dan persalinan prematur. Anak-anak berusia di bawah enam tahun sebaiknya tidak menggunakan minyak ini. Penderita diabetes dan penderita penyakit lainnya harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan minyak mur.

Untuk memastikan bahwa minyak mur tidak akan menyebabkan alergi bila dioleskan langsung pada kulit, maka lakukanlah tes dengan cara mengoleskan minyak mur pada kulit lengan bagian dalam.

Efek samping 

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Phytotherapy Research, jika minyak mur dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, maka dapat memengaruhi denyut jantung dan menyebabkan penyimpangan irama jantung yang parah. Efek samping  yang mungkin terjadi meliputi:

• Tekanan darah menurun

• Perdarahan uterus

• Demam semakin memburuk

• Diare

Beberapa orang yang sensitif terhadap minyak mur akan mengalami dermatitis kontak alergi ketika menggunakan minyak ini. Minyak mur juga menyebabkan darah tidak membeku (anticoagulan), maka disarankan Anda tidak minum minyak mur.(Epochtimes/Vivi/Yant)

Share

Video Popular