Erabaru.net. Fruit infused water atau air buah (air putih yang ditempatkan di dalam botol atau gelas dan diberi irisan buah, sayuran segar, dan terkadang ditambah dengan herba) buatan sendiri sekarang mulai populer di luar negeri.

Campurkan buah-buahan dan vanili ke dalam air matang, kemudian simpan satu malam di lemari es sebelum diminum. Selain bebas gula, nol kalori, bahkan diakui berkhasiat menurunkan berat badan sekaligus mengeluarkan racun secara alami dari dalam tubuh.

Sebagai contoh nyata misalnya, gadis remaja Audrey Johns yang booming di Amerika Serikat ini, berhasil memangkas lebih dari setengah berat badannya setahun kemudian setelah minum air buah-buahan ini, berat badannya yang semula 275 pon (sekitar 120 kg) turun hingga menjadi 120 pon (sekitar 54 kg) saat ini, lebih dari dua juta orang melihat resep minuman dari potongan buah apel yang dibuatnya dan tidak sedikit menarik masyarakat untuk mencoba meracik sesuai dengan resepnya.

Audrey yang sukses menurunkan berat badannya mengatakan, Fruit infused water ini membuat nyaman suasana hati saya, kurangi atau hindari junk food dan produk makanan berbahan kimia buatan, belajar memasak sendiri, perbanyak konsumsi makanan alami, ditambah dengan asupan air yang cukup, maka metabolisme tubuh juga akan ikut meningkat.

Audrey John yang berhasil mengaplikasikan Fruit infused water atau air buah untuk menurunkan berat badan kini lebih dikenal sebagai seorang guru penurun berat badan.

Manfaat lain dari banyak minum air buah adalah membersihkan tubuh dari racun. Air buah juga dipercaya bisa menjaga kesehatan kulit.

Pada dasarnya, buah-buahan mengandung moisturizer yang melembutkan kulit, sehingga, kulit tidak mudah pecah-pecah dan mengelupas.

Dan manfaat lainnya adalah mencegah timbulnya jerawat.

“Nutrisi yang terserap tidak banyak,” kata Dr Nutrisi, serat dalam buah dan fat-soluble vitamins/vitamin-A yang larut dalam lemak tidak larut dalam air, hanya nutrisi yang larut dalam air seperti vitamin C, vitamin B kompleks dan phytochemicals, antosianin dan sejenisnya yang akan melarut dalam air, tetapi buah-buahan yang hanya direndam tanpa perasan, unsur (nutrisi) yang dikeluarkan juga sangat jarang, dan kurangnya eksperimen yang membuktikan jumlah larutan nutrisi yang direndam, jadi lebih baik langsung menyantap buahnya menyerap nutrisinya secara utuh.

Ditilik dari sudut pandang kedokteran Tiongkok, air buah lebih condong bersifat dingin, jadi bagi mereka dengan fisik dingin sebaiknya jangan minum terlalu banyak.

Dr. Yang Shumei menjelaskan, bahwa sebagian besar buah-buahan umumnya didinginkan, atau menggunakan buah-buahan dingin, misalnya semangka, jeruk, mentimun, sehingga bagi mereka yang berfisik dingin yang sering diare, kaki tangan dingin itu tidak cocok minum air buah, jadi disarankan tambahkan bahan makanan bersifat hangat, misalnya dua irisan jahe, atau diperas, kemudian campurkan ke dalam air buah ; tambahkan dua iris kayu manis atau sedikit bubuk kayu manis, dapat menyeimbangkan sifat dingin dari buah. Selain itu, buah-buahan seperti apel, kiwi, kranberi, blueberry yang sering digunakan sebagai campuran air buah dan makanan bersifat moderat lainnya, relatif tidak berdampak secara fisik, jadi bisa dikonsumsi dalam jumlah sedang. (Secretchina/Jhn/Yant)

Share

Video Popular