JAKARTA – Memasuki lebaran bersamaan liburan panjang, PT Jasa Marga mencatat bahwa jumlah kenderaan yang meninggalkan Jakarta pada H-7 sampai dengan H-5 sudah mencapai 900.000 ribu kenderaan.

AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru Santoso mengatakan angka peningkatan volume kenderaan pada tahun ini mencapai 23,52 persen dibandingkan pada 2015 lalu. Kenderaan yang keluar dari Jakarta ini melalui Jalan Tol Jagorawi, Jakarta-Tangerang dan Jakarta-Cikampek.

Menurut Dwimawan, kenderaan yang meninggalkan ibu kota ini lebih banyak menuju jalur utara, tengah dan selatan arah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. ‘Diperkirakan 1 juta lebih kendaraan mudik yang akan meninggalkan Jakarta,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (2/7/2016).

Catatan PT Jasa Marga, sebanyak 900.000 kendaraan yang keluar dari Jakarta terdiri 270.000 kenderaan melalui gerbang tol (GT) Cibubur Utama Jalan Tol Jagorawi arah Bogor dan sekitarnya. Jalur lainnya adalah GT Karang Tengah Jalan Tol Jakarta-Tangerang hingga mencapai 316.000 kenderaan.

Lonjakan lainnya juga terjadi melalui gerbang tol GT Cikarang Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek menuju Utara ataupun Selatan. Pada jalan tol ini tercatat,  sebanyak 325.000 kenderaan yang melintas.

Oleh karena itu, adanya peningkatan volume kenderaan disarankan kepada pengguna jasa PT Jasa Marga dalam melakukan pembayaran untuk menggunakan e-Toll Card. Saran ini disampaikan agar lebih cepat dan praktis.

Untuk diketahui, hingga bulan Mei 2016, Volume Lalu Lintas Transaksi Jasa Marga mencapai 586,8 juta transaksi atau meningkat 6,2% dibanding periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan volume lalu lintas ini ditopang oleh pertumbuhan volume lalu lintas di Induk sebesar 5,5% dan di Anak Perusahaan sebesar 18%. Total volume lalu lintas sampai dengan bulan Mei 2016 tersebut merupakan kontribusi dari 546,28 Juta transaksi atau 93% volume lalu lintas di induk dan 40,5 juta transaksi atau 7% merupakan volume lalu lintas di anak perusahaan. (asr)

 

Share

Video Popular