Oleh: Chen Gang

Cerita tentang mermaid atau putri duyung dikenal luas masyarakt dunia dari generasi ke generasi. Dulu mungkin pernah mendengar cerita itu dari ibu atau guru kita semasa kanak-kanak, atau mungkin  akhir dari cerita itu meninggalkan kesan dan penyesalan yang sama pada kita, atau bisa kita katakan kisah itu menyisakan tanda tanya pada kita terkait benarkah ada putri duyung, apa putri duyung itu memang benar-benar ada dan nyata?

Berikut ini lanjutan artikel sebeluamnya.

Mumi dan fosil mermaid

Pada April 2004, di harian Wenhui diberitakan bahwa sejumlah ilmuwan tengah berupaya keras meneliti asal usul sosok jenazah mumi “manusia ikan” pada 3.000 tahun silam.

Sekelompok buruh bangunan menemukan makhluk ini di sebuah makam yang menyimpan barang pusaka disekitar Pesisir Pantai Laut Hitam. Kabar penemuan ini diungkapkan oleh arkeolog Rusia. Makhluk tersebut tampak seperti seorang putri berkulit hitam yang jelita, panjang makhluk yang menakjubkan ini dari kepala hingga ekor yang bersisik diperkirakan 173 cm. Ilmuwan meyakini usia makhluk itu lebih dari 100 tahun ketika meninggal.

Pada 2 Juli 1991, sebuah koran di Singapura memuat berita yang bertajuk “Ditemukan Fosil Manusia Ikan pada 120 ribu tahun silam di Pantai Laut Yugoslavia.” Baru-baru ini para ilmuwan mengeksplorasi fosil manusia ikan seutuhnya, dan membuktikan bahwa makhluk yang dulu dianggap dongeng itu benar-benar pernah eksis di dunia nyata. Fosil itu ditemukan di Pantai Laut Yugoslavia dan terawat dengan sempurna, bisa dijumpai dengan jelas pada gigi tajam yang dimiliki makhluk tersebut. Selain itu dahinya yang kuat cukup untuk merobek-robek otot dan menghancurkan tulang sekaligus membunuh mangsanya. Makhluk tersebut berjenis kelamin betina, ditemukan di dekat pantai sekitar 120 ribu tahun silam.

Dari fosil itu menunjukkan, manusia ikan tersebut tingginya 160 cm, dari bagian pinggang hingga ke atas seperti manusia, volume otaknya sangat besar, sepasang tangannya bercakar tajam, sementara matanya sama seperti mata ikan-ikan lainnya, tapi tidak ada kelopak mata.

Kerangka tulang manusia ikan di dalam perut Hiu

Pada Agustus 1991 silam, dua nelayan Amerika juga menemukan “manusia ikan.” Disebutkan, dua orang dari Amerika yang berprofesi sebagai penangkap ikan hiu berhasil menangkap 11 ekor ikan hiu di kawasan Laut Karibia, satu ekor di antaranya adalah hiu macan sepanjang 18,3 meter. Namun ketika nelayan itu membedah hiu macan tersebut, di dalam perutnya ditemukan sebongkah kerangka tulang yang aneh.

Setengah badan ke atas kerangka tersebut atau 1/3-nya seperti tulang belulang manusia dewasa, tapi, dari pinggul ke bawah malah berupa kerangka seekor ikan besar Waktu itu, sang nelayan menyerahkan tulang makhluk itu kepada polisi. Selanjutnya polisi segera menghubungi petugas autopsi untuk diperiksa, dan hasilnya membuktikan bahwa itu adalah suatu makhluk setengah manusia setengah ikan.

Sehubungan dengan kerangka yang unik itu, pihak kepolisian setempat kembali mengundang ahli untuk menelaah dan mengakajinya lebih lanjut. Mereka mengolah data yang dimasukkan ke dalam komputer, dan membuat wujud mermaid sesuai dengan bentuk kerangka. Ditilik dari bukti yang mereka miliki, manusia ikan bukanlah sekadar legenda atau makhluk khayalan, namun, memang ada spesies makhluk terkait di dunia. Jadi, mermaid atau makhluk setengah manusia setengah ikan itu memang benar-benar ada.  (Secretchina/joni/rmat)

TAMAT

Share

Video Popular