Erabaru.net. Penyakit kanker bagaikan “organisasi teroris” dalam tubuh manusia, sewak-tuwaktu mungkin saja mencelakai tubuh. Dalam majalah Natural Communications pernah ada pemberitaan yang menyatakan, mengatur makanan dapat menurunkan risiko terjangkit kanker.

Baru –baru ini tim riset dari Massachusetts General Hospital dan Harvard University, Amerika Serikat melakukan studi terhadap 135 ribu orang, menemukan di dalam hidup ini faktor-faktor yang mungkin menyebabkan kanker seperti: pola makan, merokok, olahraga dan lain-lain menduduki 20% ~ 40%, hal ini menunjukkan bahwa faktor-faktor dalam kehidupan yang dapat dicegah dapat mencapai setinggi 40%. Maka mulailah dari mulut, waspadailah 10 kata berikut untuk menolak penyakit kanker sejauh mungkin.

1. Gula

Ilmuwan Swedia pernah mengadakan survei dengan merunut jejak 80 ribu orang selama 9 tahun, menemukan bahwa tubuh manusia yang mengasup terlalu banyak gula akan meningkatkan risiko menderita kanker pankreas. WHO menyarankan untuk membatasi asupan gula perharinya di bawah 50 gr, paling baik tidak melampaui 25 gr.

2. Panas

IARC (International Agency For Research On Cancer) pada bulan Juni tahun ini mengumumkan sebuah hasil riset baru, makanan yang terlalu panas (di atas 65o) mungkin dapat mengakibatkan kanker kerongkongan. Makanan yang terlalu panas dapat melukai selaput lendir kerongkongan, apabila selaput lendir mengalami luka kronis dalam jangka panjang, maka mungkin akan mengalami peradangan kronis, sehingga meningkatkan kemungkinan perubahannya menjadi kanker.

3. Malas

Untuk mengurangi kerepotan, banyak orang suka menghangatkan sisa makanan lalu, untuk dimakan bersama yang sekarang, namun pada makanan sisa mungkin terdapat nitrite yang dapat menyebabkan kanker. Disarankan agar makan tepat waktu dan dalam jumlah tertentu, makan makanan baru segar, sebisanya tidak mengonsumsi makanan sisa.

4. Pengawetan dengan garam

Orang Asia paling suka mengonsumsi makanan yang diawetkan dengan garam seperti ikan asin, pasta ikan, daging asin diasapi, sosis, sayur asin dan lain-lain, namun makanan jenis ini sering kali mengandung nitrat dalam jumlah besar dan di dalam lambung akan diubah menjadi nitrit yang dapat menimbulkan kanker. Hasil survei menunjukkan, setiap hari mengonsumsi 50 gr produk daging yang telah diproses akan meningkatkan risiko terkena kanker sebesar 18%.

5. Asap

Selain merokok, jelaga yang terlalu banyak juga mungkin mengakibatkan kanker. Orang Asia suka metode memasak panas tinggi seperti menggoreng dengan sedikit minyak, menumis, menggoreng dengan minyak banyak dan lain-lain, namun cara ini mudah menimbulkan banyak jelaga, di antaranya dikhawatirkan terselip materi yang mengandung alkane, atau partikel PM2,5 yang dapat terhirup, semua ini dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru.

6. Asin

Mengonsumsi makanan yang terlalu asin dapat menyebabkan luka kronis pada selaput lendir pelindung lambung, lama kelamaan dapat menjadi lebih mudah terserang oleh bahan penyebab kanker, sehingga terjadi kanker lambung. Makanan lebih cocok hambar bukan asin, disarankan asupan total garam per harinya kurang dari 6 gr, pada saat yang sama juga perlu memerhatikan “garam tersembunyi”, misalnya pada kecap, vitsin, penyedap rasa dan lain-lain, semua hendaknya dalam jumlah serba sedikit.

7. Pengasapan

Makanan yang diproses dengan dipanggang diasapi, bahan bakar yang tidak terbakar sempurna akan menghasilkan polycyclic aromatic hydrocarbons dalam jumlah besar, memiliki tendensi dapat menimbulkan kanker yang kekuatannya tidak seragam. Sering mengonsumsi makanan dipanggang diasapi seperti daging sapi panggang, bebek panggang, daging kambing panggang dan lain-lain, mudah terkena kanker saluran makan dan kanker lambung.

8. Minyak

Pada satu sisi yang dimaksud adalah makanan berlemak tinggi. Makanan dan minuman berlemak tinggi mudah menimbulkan tumor usus; pada sisi lain yang dimaksud adalah makanan yang digoreng dengan minyak, ketika digoreng makanan sering kali menghasilkan polycyclic aromatic hydrocarbons. Terutama bila digunakan minyak yang sudah dipakai berulang kali, kandungan bahan yang dapat menimbulkan kanker di dalamnya akan lebih banyak.

9. Minuman keras

Riset menunjukkan, mengonsumsi minuman keras secara berlebihan berhubungan erat dengan kanker hati. Orang yang sering mengonsumsi minuman beralkohol, prosentase terkena kanker usus akan tinggi. Cancer Foundation of China menyarankan, pria yang mengonsumsi minuman keras, kandungan alkohol jangan melebihi 20~30 gr/hari, wanita tidak melebihi 10~15 gr.

10. Jamur

Makanan dari kacang, jagung, beras, sejenis gandum dan sebagainya mudah menjadi lembab, sehingga terkontaminasi jamur, racun yang dihasilkan merupakan salah satu bahan penyebab kanker terkuat yang dikenal masa kini, sangat erat hubungannya dengan kanker hati. (Epochtimes/Pur)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular