Percakapan antara petugas peneliti dari Organisasi Internasional untuk Penyelidikan Penganiayaan terhadap Falun Gong, WOIPFG (World Organization to Investigate the Persecution of Falun Gong) dengan dokter Rumah Sakit Afiliasi Kedua Universitas Kedokteran Harbin, Heilongjiang, Tiongkok pada Februari 2016 yang direkam membuktikan bahwa rumah sakit tersebut sudah melakukan transplantasi ginjal hidup sejak 1999.

Berikut ini adalah temuan WOIPFG.

  1. Transplantasi dari sumber hidup kita lakukan sejak 1999

Dalam percakapan pada 20 Februari 2016, Chen Zhaoyan dari Rumah Sakit Afiliasi Kedua dengan Universitas Kedokteran Harbin menjelaskan  bahwa transplantasi ginjal asal donator yang sudah meninggal maupun yang hidup sejak dahulu memang dilakukan. Tetapi transplantasi dari sumber hidup dilakukan sejak 1999. Transplantasi yang dilakukan pada masa lalu itu kebanyakan berasal dari ginjal donator yang meninggal dunia. Sejak 1999 donator ginjal hidup mulai banyak.

Ketika petugas peneliti menanyakan tentang apakah ginjal hidup itu diambil dari tubuh praktisi Falun Gong yang ditangkap? Chen Zhaoyan langsung mematikan sambungan telepon setelah tergagap untuk beberapa saat.

2. Apakah ada organ yang akhirnya tak bisa dipakai seperti yang terjadi di masa lalu?

Dokter ahli bedah ginjal Rumah Sakit Yuhuangding di kota Yantai, Shandong pada 31 Maret 2016 mengatakan, “Waktu menunggu untuk transplantasi ginjal pada dasarnya adalah 1 bulan, kira-kira begitu. Tetapi (pengalaman) yang lalu saya lakukan lebih cepat dari itu.”

Petugas peneliti bertanya, “Apakah ada organ yang akhirnya tak bisa dipakai seperti yang terjadi di masa lalu?”

Liu Dongfu menjawab, “Anda datang saja, itu mudah diatasi. Habis, Anda belum melakukan pendaftaran, belum juga melihat, banyak bertanya jadi saya ….. tidak mudah bagi saya untuk  menjawabnya. Bagaimana? Datang saja ke mari!”

3. Waktu itu, semua organ liver diambil dari rumah sakit, bukan dari lokasi eksekusi

Ahli bedah spesialis transplantasi organ dari Rumah Sakit Rakyat Sichuan, Dr Zhou pada 5 Mei 2016 menuturkan, “Saya sudah melakukan (transplantasi) sejak 2012, waktu itu semua organ liver diambil dari rumah sakit, bukan dari lokasi eksekusi …. “

Petugas peneliti bertanya, “Jadi yang bersangkutan dibawa, setelah diambil (liver) lalu dibawa pergi ?”

Dr. Zhou: “Nah, selesai diambil mau dibawa ke mana ya terserah merekalah, apakah langsung dibawa ke kamar jenasah atau ruang kremasi.”

Tulisan di atas merupakan bagian dari laporan hasil temuan WOIPFG: PKT dengan dalih “Organ Sumbangan Donatur” Hingga Kini Masih Melakukan Pengambilan Paksa Organ Hidup dari Praktisi Falun Gong. (Sinatra/rmat)

Share

Video Popular