Bertempat di pinggiran kota Washington DC pada hari Rabu (30/7/2016) AS menyelenggarakan pertemuan 30 negara untuk membahas langkah-langkah berikutnys dalam memerangi organisasi teroris Islamic State (IS).

Voice of America dalam laporannya menyebutkan bahwa para menteri pertahanan dari 30 lebih negara yang menghadiri pertemuan di Join Base Andrews melalui diskusi sepakat untuk melaksanakan rencana serangan untuk menghancurkan benteng terakhir dari IS.

Menteri Pertahanan AS Ashton Carter dalam pertemuan mengatakan, langkah selanjutnya koalisi multinasional akan merebut Mosul di Irak yang merupakan benteng pertahanan terbesar, juga Raqqa di Suriah yang diakui sebagai ibukota IS.

Para pejabat mengatakan bahwa Carter menggunakan pertemuan itu untuk menentukan strategi mempercepat serangan ke Irak dan Suriah, khususnya dalam mendorong kekuatan dari Irak sendiri untuk merebut kembali Mosul dari tangan IS.

Jenderal Joseph yang menjabat sebagai peanggung jawab komando pusat operasi militer di Timur Tengah mengatakan, “Kita butuh pekerjaan persiapan yang tidak kecil untuk melancarkan aksi serangan tersebut, karena kita tidak ingin meremehkan kekuatan mereka di Mosul.”

Pekan lalu, pemerintah AS sudah memutuskan untuk mengirim 560 orang personil militer tambahan ke Irak dalam rangka membantu serangan ke Mosul. Selesai pertemuan itu Carter mengumumkan bahwa para Menhan dari multinasional sudah menegaskan kesiapan mereka untuk memberikan kontribusi lebih lanjut dalam rangka membantu memerangi IS untuk merebut kemenangan akhir. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular