Erabaru.net. Selama 20 tahun terakhir ini, pengeboran lubang terdalam di Kola Superdeep Borehole, Rusia merupakan tempat pengeboran terdalam di dunia.

Pengeboran ini sekaligus merupakan suatu persaingan yang paling aneh semasa perang dingin antara AS dan Uni Soviet ketika itu.

Para ilmuwan mulai melakukan eksplorasi pada tahun 1970, mencoba untuk mengalahkan Amerika Serikat, pertama mensurvei dulu Diskontinuitas Mohorovicic.

Secara teori adalah batas antara kerak Bumi dan Mantel Bumi-ditemukan pada tahun 1909 oleh Andrija Mohorovicic, seorang ahli kegempaan dari Kroasia.

Penelitian yang fantastis ini, adalah sebuah pengeboran ilmiah Uni Soviet yang dilakukan di wilayah perbatasan Norwegia dekat semenanjung Kola pada 1970.

Meskipun Uni Soviet telah terpecah belah kala itu, namun, eksplorasi tetap dilanjutkan, dan akhirnya pengeboran diperkirakan mencapai sekitar 12,265 meter ke bawah tanah.

Sejak itu, penelitian dilanjutkan selama beberapa tahun sampai kehabisan dana pada 2006.

Dua tahun kemudian, pengeboran itu pun dihentikan, lubang pengeboran super dalam di Kola diselimuti oleh logam berkarat.

Itu adalah lubang bor terdalam di dunia yang pernah digali manusia.

Tetepi lubang pengeboran yang pernah memecahkan rekor terdalam ini dua kali dipatahkan oleh ERD dengan kedalaman 12,289 meter yang melakukan pengeboran di Tranocean untuk Maersk Oil di Quatar pada 2008 dan Pengeboran Odoptu OP-11 di pulai Sakhalin, Rusia pada tahun 2011.

Sementara pengeboran terdalam di semenanjung Kola sekarang berada pada peringkat ketiga di dunia dengan kedalaman 12,265 meter.

Selama 20 tahun terakhir ini, pengeboran lubang terdalam di Kola Superdeep Borehole, Rusia merupakan tempat pengeboran terdalam di dunia. (internet)
Selama 20 tahun terakhir ini, pengeboran lubang terdalam di Kola Superdeep Borehole, Rusia merupakan tempat pengeboran terdalam di dunia. (internet)
Selama 20 tahun terakhir ini, pengeboran lubang terdalam di Kola Superdeep Borehole, Rusia merupakan tempat pengeboran terdalam di dunia. (internet)
Selama 20 tahun terakhir ini, pengeboran lubang terdalam di Kola Superdeep Borehole, Rusia merupakan tempat pengeboran terdalam di dunia. (internet)

Bisa dipastikan lubang yang mampu dibor dengan sedemikian dalamnya ini menghabiskan banyak upaya keras.

Secara teori, proses pengeboran lubang super dalam ini tampak sangat sederhana, yakni cukup memasang sebuah mesin bor putar di bawah pipa bor.

Ketika pemboran mencapai dasarnya, mesin yang kuat ini akan mengebor hingga ke dasar lubang, sehingga lubang ini akan terus bertambah dalam.

Sementara cairannya akan terus-menerus berputar dan keluar masuk dari lubang itu, untuk mendinginkan mata bor dan menjaga stabilitasnya.

Ketika mata bor sudah aus atau rusak, pekerja akan menggantinya dengan mata bor lain. Mata bor yang digunakan (gambar atas).

Meskipun prinsip-prinsip dasar pengeboran diketahui secara umum, tapi untuk mengebor sebuah lubang yang super dalam adalah pekerjaan yang sangat sulit.

Dan bekas Uni Soviet mengalami serangkaian masalah teknis ketika mencapai lubang yang sedemikian dalam di bawah permukaan bumi semasa pengeboran tersebut.

Dan di antara masalah utama yang dihadapi adalah suhu di kedalaman kerak bumi yang ekstrim panas. Dengan kondisi panas dari lubang pengeboran seperti itu, maka mata bor tidak mampu bertahan bekerja.

Foto-foto para pekerja yang berdiri di samping mesin bor bertanggung jawab atas pengeboran Kola, mereka harus tinggal di daerah yang terpencil ini. Namun, dana yang digelontorkan atas program pengeboran itu masih sangat kecil dibandingkan dengan hasil yang diperoleh. Ketika pengeboran mencapai kedalaman 9500 meter, mata bor menembus lapisan tanah yang mengandung emas dan berlian.

Diluar dugaan, hasil analisis dari inti (pemboran) itu menunjukkan, bahwa kadar emas mencapai hingga 80 gr / ton. Sekadar diketahui, emas memiliki nilai komersial ketika kandungannya mencapai lapisan emas hingga 4 gr/ton. Di lapisan luar permukaan bumi itu biasanya jarang sekali bisa menemukan lapisan bijih yang mengandung emas lebih dari 10 gr/ton, dan secara perbandingan bisa dikatakan area ini tampaknya merupakan harta karun berupa emas.

 

Semasa Uni Soviet, Semenanjung Kola sangat cocok untuk hunian, sehingga menarik banyak orang dari penjuru dunia datang ke sana untuk bekerja di pertambangan, atau mengolah bijih tembaga dan nikel. Namun, setelah berakhirnya Perang Dingin, ekonomi mencapai titik terendah, terjadi inflasi, sehingga tabungan masyarakat menyusut drastis. Dan penduduk di daerah tersebut juga menurun dari 1.2 juta sebelumnya menjadi 800 ribu orang, sementara itu, lahan-lahan di kawasan tersebut terkontaminasi sulfur dioksida dan limbah nuklir.

Legenda penelitian segenerasi, akhirnya berakhir, dan terbetik berita bahwa alasan atas berhentinya percobaan tersebut bukan karena masalah dana, tapi orang-orang yang terlibat dalam program tersebut bersumpah bahwa mereka mendengar suara jeritan dari neraka yang nyata!

Saat pengeboran mencapai kedalaman 9600 meter, mereka melihat sesosok makhluk aneh melesat dari dalam, dan ketika memasang beberapa peralatan untuk merekam suara yang aneh di dalam lubang ini. Mereka merekam suara yang hingar bingar seperti suara stasiun KA, selanjutnya, pengeboran pun tidak bisa dilanjutkan, karena jika bukan mata bor-nya yang meleleh pasti jatuh ke bawah lubang pengeboran, dan pengeboran baru dihentikan karena banyak terjadi hal-hal yang aneh. Konon dari lubang tersebut orang-orang bisa mendengar teriakan, yang tak bisa dijelaskan secara ilmiah.

Setiap bagian dari 12,265 meter di bawah permukaan Bumi, adalah penemuan besar bagi para ilmuwan, dan sejumlah anomali serta hal-hal ganjil yang pernah terjadi selama konstruksi itu hingga kini masih hangat dibicarakan. (Zhengjian.org/joni/rmat)

Share

Video Popular