Oleh: Chen Gang

Harapan dan keinginan manusia dalam mengejar batas ekstrim, terus memecahkan satu persatu rekor yang melampaui batas maksimum, menciptakan banyak keajaiban yang menakjubkan. Namun, secara fisiologis dan psikologis, lantas batas maksimum bagaimana yang sanggup ditahan manusia? Hari ini, mari kita telusuri dua belas misteri dari batas maksimum manusia.

  1. Berapa lama manusia sanggup bertahan hidup tanpa makan dan minum?

Berapa lamakah manusia sanggup bertahan hidup jika tidak ada makanan dan minuman? Bagi orang dewasa sehat dengan berat badan yang normal (proporsional), jumlah asupan energinya seharusnya setara dengan energi yang dikonsumsinya, yaitu harus dalam kondisi keseimbangan energi.

Air merupakan sumber yang penting dan bagian dari kelangsungan hidup segenap kehidupan, termasuk manusia, dengan tidak adanya air, cairan darah di dalam tubuh kita akan semakin kental, sirkulasi darah menjadi sulit, tekanan darah menurun, dan denyut jantung bertambah cepat.

Dalam kondisi terputusnya air secara serius, seseorang akan sangat sulit untuk bisa bertahan hidup selama tiga hari. Jika ada air, waktu kelangsungan hidup kemungkinan bisa lebih dari tujuh hari meskipun tanpa makanan.

  1. Berapa batas maksimum dari suhu rendah yang sanggup ditahan manusia?

Dalam kondisi normal, suhu tubuh manusia sekitar  37 ℃, sementara suhu lingkungan luar sekitar 20 derajat Celsius, dan ini dapat menyebabkan turunnya suhu. Jika suhu inti tubuh menurun 2 derajat Celsius, maka akan menyebabkan suhu kelewat rendah : kehilangan indera perasa, dan detak jantung abnormal.

Ketika suhu inti mencapai 24 derajat Celcius, denyut jantung akan berhenti. Namun, suhu tubuh Anna Bagenholm pernah turun hingga 13,7 ℃ tetapi masih hidup, ini adalah rekor yang pernah tercatat sebagai suhu badan terendah di dunia. Secara teori, batas minimum suhu badan manusia adalah 0 ℃, dan di bawah suhu ini, jaringan tubuh manusia akan membeku, sel-sel di dalam tubuh juga akan hancur.

  1. Batas ekstrim pendengaran manusia.

Intensitas bunyi 125 desibel-dB, akan membuat orang merasa sakit kepala. Dalam kondisi normal, intensitas suara yang sanggup ditahan manusia adalah sekitar 160 desibel. Apabila suara/bunyi yang didengar melampaui angka ini, kemungkinan akan menyebabkan gendang telinga pecah.

Suara atau bunyi yang terlalu keras dapat menyebabkan kerusakan pada organ dalam manusia. Hasil tes terkait menyebutkan, tingkat kebisingan lebih dari 115 desibel (mesin pesawat), akan merusak fungsi dari korteks serebri,  sementara hewan-hewan akan mati saat kebisingan mencapai 165 desibel, daya tahan pendengaran manusia tidak boleh lebih dari 175 db.

  1. Angkat berat maksimum

Kekuatan manusia tergantung pada otot, pengontrolan otot yang efektif membuat atlet angkat besi lebih dominan, memaksimalkan potensi dari kekuatan otot. Untuk rekor angkat berat saat ini dipegang oleh atlet Inggris Andy Bolton dengan angkatan 457,5 kg dari lantai ke paha. Sementara rekor untuk angkat besi (dari lentai ke atas kepala) itu sendiri hanya 263,5 kg.

Batas maksimum seberat itu sudah mendekati batas tersebut. Tubuh manusia memiliki mekanisme pencegahan alami, yang dapat melindungi tubuh kita dari cedera karena mengangkat beban yang berlebihan. Para atlet angkat besi dilatih untuk mengetahui bagaimana cara menghambat mekanisme-mekanisme ini. Dan faktor genetik juga memainkan peran penting, misalnya mereka yang anggota badannya lebih pendek memiliki kekuatan yang lebih besar, dan jumlah serat otot sebagian orang juga melampaui yang lain.

  1. Batas kecepatan maksimum manusia.

Masih ingat dengan juara Olimpiade 2009, Usain Bolt? Ia menciptakan rekor sebagai manusia tercepat, yang mampu berlari menempuh jarak 100 meter dalam waktu 9,48 detik. Lantas berapa batas kecepatan maksimum yang mampu dicapai manusia?

Menurut penelitian Mark Denny dari Universitas Stanford, bahwa kecepatan lari manusia tergantung pada otot yang sehat dan anggota badan (kaki) yang panjang, disamping itu, karena tubuh memiliki berat tertentu, sehingga setiap meningkatkan satu detik kecepatan, akan meningkatkan konsumsi energi tertentu. Rasio kecepatan dengan konsumsi energi itu terbatas, dan batas ini mungkin seratus meter dalam waktu 9,48 detik.

  1. Berapa batas maksimum otak manusia yang mampu bekerja secara kontinyu?

Berapa lama otak bekerja, lalu perlu istirahat? Tingkat konsentrasi seseorang bisa bertahan hingga 12 jam. David Dinges, ahli sistem saraf dari University of Pennsylvania, Department of Neuroscience menemukan, bahwa seiring dengan berjalannya waktu, reaksi orang-orang akan menjadi mandek (lambat), aktivitas beberapa bagian dari otak juga perlahan-lahan berkurang. Bagi kebanyakan orang, konsentrasi hanya bisa terpusat selama 12 jam, dan tingkat konsentrasi itu juga akan semakin menurun seiring dengan berjalannya waktu.

BERSAMBUNG

Share

Video Popular