JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan menolak secara resmi permintaan Kedubes Turki yang meminta untuk menutup 9 sekolah terkait Fethullah Gullen. Sekolah-sekolah tersebut oleh pemerintah Turki berkaitan dengan terorisme yang dicap oleh Presiden Turki Erdogan kepada kelompok Gullen.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan hal demikian setelah mengunjungi langsung salah ke salah satu sekolah tersebut yakni Kharisma Bangsa, di Tangerang Selatan, Banten.

Menurut Muhadjir, Sssuai dengan yang diamanatkan dalam Undang-undang Dasar 1945 untuk melindungi segenap bangsa Indonesia serta merujuk dalam amanat tersebut, hal-hal yang menyangkut dengan siswa akan dilindungi oleh pemerintah, khususnya hak dasar siswa untuk terus mengikuti proses belajar mengajar di sekolah.

Mendikbud mengatakan, berdasarkan penelusuran dan penelitian secara mendalam yang dilakukan oleh Kemdikbud tak ditemukan adanya bukti tuduhan yang disampaikan oleh pemerintah Turki.

“Sejak tahun 2015, sekolah-sekolah ini juga sebetulnya sudah berdiri sendiri-sendiri, dan guru-guru mereka yang dari Turki pun sudah tidak dalam naungan PASIAD, tetapi atas nama pribadi bekerja sama dengan yayasan sekolah sesuai dengan prosedur izin sebagai pekerja asing,” kata Mendikbud, Jumat (29/7/2016).

Mendikbud menegaskan, Kemdikbud akan tetap akan sinkronkan dan melakukan komunikasi dengan Kementerian Luar Negeri RI, karena ini berkaitan dengan urusan antar negara. Karena sekolah-sekolah tersebut tidak ada indikasi terkait dengan PASIAD, Kemdikbud menjamin tidak ada sekolah yang akan ditutup.

Sebelumnya melalui Kedutaan Besar Turki di Indonesia mengumumkan sebanyak 9 sekolah yang dituding terkait dengan Fethulla Gullen yakni FETO. Berikut sekolah-sekolah yang diminta oleh pemerintah Turki :

1) Pribadi Bilingual Boarding School, Depok
2) Pribadi Bilingual Boarding School, Bandung
3) Kharisma Bangsa Bilingual Boarding School, Tangerang Selatan
4) Semesta Bilingual Boarding School, Semarang
5) Kesatuan Bangsa Bilingual Boarding School, Jogjakarta
6) Sragen Bilingual Boarding School, Sragen
7) Fatih Boy’s School, Aceh
8) Fatih Girl’s School, Aceh
9) Banua Bilingual Boarding School, Kalimantan Selatan. (asr)

Share

Video Popular