Oleh: Xia Xiaoqiang

Pada 25 Juli, Guo Boxiong (dibaca: Kwo Pou Siung), mantan wakil ketua Komisi Militer Pusat Partai Komunis Tiongkok/ PKT dalam kasus menerima suap telah divonis hukuman penjara seumur hidup. Pengumuman resmi dari pejabat PKT ini hanya selisih waktu 1 tahun kurang lima hari dari tanggal tatkala ia ditangkap pada 30 Juli tahun lalu.

Dalam perseteruan politis antar kaum elit partai tunggal yang berkuasa di negeri tirai bambu sejak 1949, pengendalian dan penguasaan terhadap tubuh militer memiliki peran penentu. Tatkala melalui orang kepercayaan di dalam pucuk pimpinan militer yakni mendiang jendral Xu Caihou dan jendral Guo Boxiong, Jiang Zemin menggenggam erat kekuasaan militer ditangannya, barulah bisa membuat kekuasaan Hu Jintao (ketua PKT dan presiden RRT periode 2002 – 2012) menjadi semu, maka malang melintanglah Jiang dengan penyalahgunaan kekuasaannya di internal PKT dan di dalam negeri Tiongkok.

Sebagai mantan wakil ketua Komisi Militer dengan urutan nomer 1, kedudukan dan kekuasaan Guo Boxiong lebih tinggi daripada Xu Caihou. Mereka berdua merupakan “sepasang tangan” Jiang yang disusupkan ke dalam tubuh militer. Kini satu tangan sudah meninggal dan satunya lagi dikurung dalam penjara, ini menandakan upaya pembersihan Xi Jinping (dibaca: Si Cin Bing) terhadap antek-antek Jiang Zemin di tubuh militer pada dasarnya sudah mencapai target.

Ancaman dan alarm dari dalam militer oleh kekuasaan Jiang telah terurai, terutama pada tahun ini pasca penggerakan menyeluruh reformasi di tubuh militer, pengontrolan Xi terhadap militer telah sangat kokoh. Ini menandakan Jiang telah secara tuntas kehilangan perlindungan dari penguasa militer, kini program anti KKN dari Xi Jinping telah langsung ditujukan kepada pribadi Jiang Zemin.

Foto lama mantan jendral Guo Boxiong diapit oleh mendiang diktator Korea Utara Kim Jong-il (kanan, meninggal pada 2011) dan sang suksesor Kim Jong-un (kiri). Kelompok Jiang dikenal punya hubungan istimewa dengan penguasa Korea Utara. (internet)
Foto lama mantan jendral Guo Boxiong diapit oleh mendiang diktator Korea Utara Kim Jong-il (kanan, meninggal pada 2011) dan sang suksesor Kim Jong-un (kiri). Kelompok Jiang dikenal punya hubungan istimewa dengan penguasa Korea Utara. (internet)

Makna vonis hukuman seumur hidup terhadap Guo, tidak terbatas pada program anti KKN yang kini menohok Jiang Zemin. Dalam beberapa patah kata dari siaran pers tentang pengumuman hukuman yang diperoleh Guo Boxiong, “Dalam proses pengadilan, Guo tidak menolak dan langsung mengakui fakta pelanggaran hukumnya dalam hal terima suap yang dituduhkan pada dirinya, serta menyatakan mengakui dan menyesali perbuatannya. Setelah pembacaan vonis, Guo di dalam sidang langsung menyatakan tidak naik banding.” Ini menandakan Guo Boxiong sepenuhnya bekerjasama dalam pemeriksaan dan gelar sidang perkara yang dilakukan oleh pihak berwajib pimpinan Xi Jinping, ia sudah secara menyeluruh menyampaikan pengakuan salahnya dan siapa backing di belakang layar.

Dengan cara pemberantasan korupsi, Xi Jinping melakukan hantaman dan pembersihan terhadap kubu Jiang Zemin, namun, pejabat yang terjungkal nyaris semuanya pejabat tinggi yang pernah dengan aktif mengikuti Jiang untuk melakukan tindakan anti kemanusiaan penindasan Falun Gong, jadi menindas Falun Gong dan perampasan organ merupakan kejahatan inti yang dilakukan oleh grup Jiang.

Guo Boxiong menerima suap yang terutama berkaitan dengan dua sistem besar dari Departemen Logistik Umum Komisi Militer Pusat dan Departemen Staf Umum Pusat, dari serangkaian penyelidikan oleh “Organisasi Internasional untuk Pengejaran/ Penangkapan terhadap penganiaya Falun Gong” menunjukkan, militer PKT yang mulanya dikuasai oleh Jiang Zemin untuk kemudian dilanjutkan oleh anteknya yakni Guo Boxiong dan Xu Caihou, memainkan peran penting dan istimewa di dalam kejahatan perampasan organ terhadap pengikut Falun Gong.

Sebuah rekaman penyelidikan lebih lanjut membuktikan, instruksi menjadikan pengikut Falun Gong sebagai sasaran pendonor organ transplan berasal dari mantan ketua Komisi Militer Pusat Jiang Zemin, sedangkan semua elite PKT dan para elit Komisi Militer mengetahui permasalahan tersebut. Departemen Logistik Umum Komisi Militer Pusat adalah lembaga inti dari perampasan organ.

Timing pengumuman Guo dijatuhi hukuman yang dilakukan sebelum pertemuan (para elit PKT) Beidaihe dan Sidang Pleno VI PKT, bagi pemerintahan Xi Jinping, ini menandakan suatu tahapan perang anti-korupsi terhadap grup Jiang akan berakhir dan akan menggunakan sinyal tindakan-tindakan utama berikutnya terhadap pribadi Jiang Zemin sendiri. Seruan Xi Jinping untuk “bertarung habis-habisan dengan musuh” yang baru-baru ini disampaikan dalam perjalanan penelitian provinsi Ningxia, juga telah mengindikasikan point tersebut. Di forum internasional, 17 Tahun Anti Penindasan Falun Gong melangsungkan beraneka gerakan berskala besar di berbagai tempat dunia, menuntut agar PKT segera menghentikan penindasan terhadap Falun Gong. Sementara itu Inggris, Uni Eropa dan berbagai organisasi beramai-ramai mengecam dan menyerukan PKT untuk menghentikan perampasan organ tersebut.

Sinyal yang dilepaskan dalam rangka pemvonisan Guo Boxiong mengindikasikan, pertempuran pengumuman penangkapan Jiang Zemin  dan kejahatan inti kelompok Jiang yang menindas Falun Gong sudah dimulai dan akan diproses secara hukum. (whs/rmat)

Share

Video Popular