Oleh Ouyang Jing

Pertemuan Beidaihe yang dilakukan setiap tahun dan selalu dihadiri oleh sejumlah eksekutif senior  Tiongkok baik yang masih menjabat maupun yang sudah pensiun sudah dimulai sejak 31 Juli 2016. Xi Jinping, Hu Jintao, Song Ping “sang veteran tertua” Zhu Rongji, Wen Jiabao juga sudah berdatangan, kecuali Jiang Zemin yang dipastikan tidak muncul.

Majalah Hongkong ‘Zhengming’ edisi Agustus mengungkapkan, Xi Jinping, Hu Jintao, Song Ping, Wen Jiabao beserta eksekutif senior Tiongkok dan mantan lainnya sudah tiba di Beidaihe untuk menikmati liburan musim panas tahun ini, namun tidak terlihat ada Jiang Zemin yang akhir-akhir ini memang acap kali absen dalam beberapa pertemuan penting. Meskipun hal ini belum dapat dikonfirmasikan, tetapi dapat ditebak bahwa Jiang sedang menghadapi situasi yang tidak menguntungkan dirinya.

Sejak Xi Jinping menjabat, fenomena campur tangan urusan dalam negeri oleh para mantan eksekutif senior tahap demi tahap telah dikikis. Tetapi menghadapi Kongres Ke 6 Partai Komunis Tiongkok/ PKT 2016 yang akan diadakan pada pertengahan musim gugur dan menjelang Sidang Paripurna ke 19 PKT tahun depan, acara pertemuan dalam masa liburan di Bedaihe ini tak kalah menariknya dari urusan kenegaraan lainnya.

Departemen Pertahanan Tiongkok pada 31 Juli 2016 malam menggelar konferensi peringatan 89 tahun Tentara Rakyat Tiongkok dibentuk. Ketua Komite Sentral Komisi Militer Xi Jinping dan wakilnya Fan Changlong, Xu Qiliang dan semua Komite Tetap Politbiro ikut menghadiri acara.

Kabarnya, mantan Ketua PKT Hu Jintao juga Song Ping dan lainnya sudah berada di Bedaihe sejak paro akhir Juli. Xi Jinping juga sudah menempati ‘Villa No. 0’ yang disediakan khusus untuknya, selain itu penjagaan ketat sudah mulai dilakukan mulai 29 Juli.

Sejak 3 September tahun lalu Jiang Zemin diajak ikut menyaksikan parade militer hingga sekarang, ia tidak pernah ikut muncul di acara-acara resmi. Ada sumber yang mengatakan bahwa ia sering mendapat kritik dan tidak disenangi oleh sejumlah eksekutif senior baik yang masih menjabat maupun yang sudah pensiun, karena sikap tidak rela menyerahkan wewenang meskipun sudah pensiun, ia masih terus ingin mencampuri urusan dalam negeri. Apalagi ia menggiring militer Tiongkok ke jalan KKN.

Sumber lain menyebutkan bahwa Jiang Zemin dan putranya Jiang Mianheng sudah berada dalam tahanan rumah, hanya saja belum secara resmi diumumkan oleh otoritas. Kabarnya, bukti-bukti rencana Jiang bersama Zeng Qinghong mengambil alih kekuasaan dari tangan Xi Jinping, jumlah dana hasil korupsi kedua keluarga itu sudah dipegang Xi Jinping.

Media luar negeri mengutip ucapan pengacara HAM, Zheng Enchong yang selama ini memerangi ‘Gang Shanghai’ yang ia sampaikan kepada Epoch Times pada paro kedua Maret tahun ini memberitakan bahwa kedua putra Jiang Zemin (Mianheng dan Miangkang) sudah dalam pengendalian pihak yang berwajib.

Menurut sumber dari Komisi Pengawas Kedisiplinan PKT di Shanghai bahwa besarnya dana yang dikorupsi oleh Jiang Zemin dan keluarganya itu cukup untuk menghidupi rakyat Tiongkok selama beberapa tahun.  Selama ini, keluarga Jiang selama meminta ‘upeti’ dari perusahaan besar baik swasta maupun BUMN. Dan jumlah satuannya bisa mencapai ratusan juta Renminbi.

Mantan Direktur Penerbit Akademi Militer Tiongkok Xin Ziling saat diwawancarai media ‘Sound of hope’ pada Mei mengungkapkan bahwa otoritas sedang melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua orang putra Jiang Zemin dan putra Zeng Qinghong. Kabarnya sejumlah informasi penting yang melibatkan orang tua mereka berhasil dikumpulkan. Bukti-bukti itu tentu berguna saat pengadilan nanti meminta pertanggungjawaban dari Jiang dan Zeng yang sementara ini tampaknya masih ‘adem ayem.’ (sinatra/rmat)

Share

Video Popular