Oleh: Chen Gang

Dalam beberapa tahun terakhir ini, muncul berbagai laporan dan diskusi global tentang extra-terrestrial alias alien, mereka mengemukakan secara luas fakta terkait “makhluk asing / extra-terrestrial” yang disembunyikan.

Pada pertengahan April 2004 silam, lembaga riset lingkup Amerika mengadakan eksibisi hasil riset fenomena  antariksa yang pertama di hotel Hilton, Maryland. Lebih dari 600 peneliti bidang tersebut yang berasal dari Jerman, Inggris, Amerika, Kanada dan berbagai wilayah lainnya berkumpul di hotel tersebut, tukar menukar pengalaman riset dan hasil penelitian gejala abnormal mengenai UFO, kehidupan di planet Mars dan gejala tidak biasa lainnya.

Dalam pertemuan tersebut tidak sedikit tokoh pernah mengalami sendiri gejala-gejala yang aneh itu, ilmuwan dan penulis yang berprofesi sebagai peneliti gejala misterius dan sejumlah tokoh menyatakan sendiri bisa melihat roh dan makhluk hidup serta makhluk halus lainnya di luar planet bumi.

Alien kerap mengadakan kontak dengan manusia

Jika dalam catatan sejarah sebagian besar berhubungan dengan UFO yang “disaksikan” dari jarak jauh, maka hampir setengah abad ini, berita tentang fenomena unik UFO ini menyebutkan bahwa semakin banyak yang mengklaim pernah menyaksikan sendiri atau diculik “makhluk asing / extra-terrestrial.”

Selain itu juga ada berita tentang alien yang ditangkap manusia, atau alien membuang bayi dan berita terkait lainnya, sehingga membuat fenomena ini semakin membingungkan.

Menurut laporan, bahwa makhluk extra-terrestrial pernah tertangkap di pedesaan Cologne, Jerman pada 1945 silam. Pada 1998 ditemukan sesosok humanoid di utara Israel, memiliki panjang 12 cm, memiliki kepala, lengan, jari tangan dan kaki. Masyarakat setempat menyebut sosok ganjil itu disebut sebagai makhluk luar angkasa alias alien. Sementara itu, Brasil adalah negara yang kerap dimunculkan dengan penampakan UFO. Di sana pernah ditemukan banyak peristiwa UFO yang ganjil. Bayi alien yang dicampakkan, pembantaian hewan secara besar-besaran oleh alien dan sebagainya. Publik menduga kemungkinan ada jalur lintasan UFO di Brasil.

Gambaran dari sejumlah besar orang di belahan dunia yang pernah diculik alien juga menyebutkan, bahwa alien menculik manusia, untuk melakukan berbagai eksprimen di dalam tubuh manusia, bahkan hibridisasi atau perkawian silang. Selain itu juga pernah ada alien yang berbaur di tengah masyarakat manusia.

Peristiwa penculikan Hill yang terkenal itu adalah salah satu contoh kasus yang tipikal. Pada 1961, pasangan antar-ras Betty dan Barney Hill melihat sebuah UFO yang telah mendarat di sebuah jalan tol yang terpencil di Kanada. Di bawah kendali mental mereka dipaksa masuk ke dalam UFO. Mereka secara terpisah menjalani berbagai percobaan medis, berupa percobaan fisik dan psikologis di dalam ruangan masing-masing.

Cara umum yang biasa dilakukan makhluk luar angkasa adalah melumpuhkan sementara otak korban, agar korban tidak bisa mengontrol diri selama berlangsungnya proses percobaan tersebut, dan sulit untuk mengingat kembali secara rinci apa yang telah terjadi pada mereka.

Selain itu juga ada beberapa peristiwa penculikan lain yang sekilas tampak sistematis, korban biasanya berulang kali diserang makhluk asing sejak masa kanak-anak hingga dewasa.

Percobaan alien yang mengerikan

Laporan dari sejumlah besar korban menyebutkan, bahwa setelah alien menculik manusia, mereka akan menggunakan beberapa metode untuk melaksanakan eksperimen yang mengerikan, hibridisasi ras. Misalnya mengumpulkan spermanya jika korbannya berjenis kelamin laki-laki. Sebaliknya alien sendiri yang melakukan inseminasi buatan (proses pembuahan dengan cara memasukkan sperma ke dalam rahim) jika korbannya perempuan, 2-3 bulan kemudian, wanita yang dibuahi itu dihentikan kehamilannya oleh alien. Embrionya diambil dengan cara tertentu. Sementara itu, si wanita hamil sama sekali tidak sadar dengan apa yang terjadi, ia mengira mengalami keguguran dan tidak tahu kemana embrionya itu lenyap.

Bagi para korban, ini adalah pengalaman yang sangat mengerikan. Dalam berbagai kondisi, yakni beberapa tahun setelah kehamilan korban dihentikan, alien lalu membawa anak korban menemui ibunya. Anak-anak ini sekilas tampak seperti spesies manusia yang aneh. Sebagian tampak seperti manusia bumi, sebagian lainnya seperti alien.

Di bawah bantuan hipnotis, seorang warga Swiss bernama Ulrich (21) mengennag kembali pengalamannya dengan alien.

“Saat saya sedang tidur, tiba-tiba seberkas kerlipan cahaya hijau membangunkan saya. Saya meringkuk di bawah selimut sambil berpikir. Tidak, itu mustahil! Saya merasa seperti sedang melayang, kesadaran saya tiba-tiba terputus. Kemudian saya teringat ……sesosok manusia kurus berkulit putih menindih di atas tubuh saya …..sosok itu memiliki sepasang mata hitam besar yang sangat menyeramkan. Dan itulah yang terjadi, saya menjalani proses yang sama secara berturut-turut dengan 3 sosok alien perempuan,” kisahnya.

Korban yang lebih tragis

Percobaan mengambil embrio dan sperma secara paksa itu belum terbilang tragis, karena ada rumor tentang “pengganti alien.” Alien menculik manusia bumi, meninggalkan raganya, dan mengangkat atau menghilangkan otak asli manusia bumi itu, kemudian diganti dengan saraf, otak dan pikiran alien, lalu menyamar sebagai manusia bumi dan tinggal di Bumi, namun mengabdi pada alien.

Alien juga menggunakan rekayasa genetika atau menggunakan kulit sintetis dari rangka manusia bumi,  kemudian menanamkan otak, saraf dan pikiran alien, membuat badan manusia bumi, dan ras dengan otak (pemikiran) mereka (alien). Ras-ras ini menggunakan gelombang informasi menjalankan misi khusus dari alien. Misalnya, dalam beberapa tahun terakhir ini ada yang mengaku sebagai sosok manusia dari Mars, Venus, atau bahkan mengaku dari gugus bintang Pleiades dan sebagainya.

Semuanya ini disamping menegaskan bahwa pandangan terkait “alien pengganti” itu mungkin benar adanya, namun, bagi manusia bumi, mungkin ini terdengar sangat menakutkan. Sehubungan dengan ini, banyak ahli dan sarjana pernah memaparkannya dari berbagai tingkat yang tidak sama, dan mengemukakan bukti yang lebih tepat dan meyakinkan.

Jika alien memang benar-benar eksis.

UFO hadir dengan cara yang misterius, sejumlah besar manusia bumi mengaku pernah menyaksikan UFO, juga ada yang mengaku pernah kontak dengan alien. Manusia-manusia bumi ini sebenarnya fantasioner atau pembohong? Atau antara bohong dan fakta ini memang terdapat sesuatu? Jawaban ini apakah berada di suatu planet di alam semesta ini atau pengagum misterius dari manusia itu sendiri?

Apakah manusia adalah satu-satunya makhluk di alam semesta? Mengapa UFO hadir di planet kita ini pada era yang istimewa ini? Hampir setengah abad ini, dimana seiring dengan munculnya sejumlah besar makhluk asing di bumi, apakah perilaku dan pemikiran manusia itu telah dikendalikan alien dalam taraf tertentu? Jika alien benar-benar hadir di bumi, lalu bagaimana umat manusia bersikap dan memperlakukannya? Bagaimana dengan  masa depan umat manusia? Banyak orang yang mulai merenung tentang masalah ini.

The Brookings Institution, salah satu wadah pemikir Amerika Serikat yang berkantor pusat di Embassy Row, Washington, D.C. Amerika Serikat, pernah menyerahkan laporan setebal 100 halaman, dimana dalam laporan tersebut, para ilmuwan mengeluarkan peringatan keras, “Sejarah manusia mengandung pola kehidupan sosial yang berbeda, dan manusia memastikan posisi mereka yang unik di alam semesta. Namun, jika suatu hari nanti, manusia menemukan masih ada peradaban yang lebih tinggi di alam semesta, maka nilai-nilai (peradaban), keyakinan dan perilaku atau sikap manusia akan mengalami perubahan drastis.” (Secretchina/joni/rmat)

Share

Video Popular