Memesan makanan minimal satu jam sebelum jam makan siang akan mengurangi asupan kalori dan Anda akan terhindari dari godaan untuk memilih makanan yang tidak sehat.

Penelitian baru menunjukkan bahwa orang cenderung memilih makanan tinggi kalori jika memesan makanan secara mendadak mendekati jam makan siang dan orang cenderung memilih makanan rendah kalori jika memesan makanan satu jam atau lebih awal dari jam makan. Hasil ini tertera dalam Journal of Marketing Research.

“Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa jika Anda dalam kondisi yang sangat lapar maka Anda akan siap melahap makanan tinggi kalori, sehingga kami menyarankan Anda untuk memesan makanan sebelum jam makan siang, karena akan mengurangi godaan untuk membeli makanan tinggi kalori,” kata penulis utama Eric M. Van Epps, seorang peneliti pasca doktoral di University of Pennsylvania Perelman School of Medicine. Eric M. Van Epps meneliti untuk mengejar gelar PhD dalam penelitian mengenai perilaku membuat keputusan di Carnegie Mellon University.

“Pelayan restoran dan penjual makanan lainnya dapat memberi saran makanan yang bermanfaat untuk kesehatan pelanggannya jika si pelanggan tidak memesan makanan dengan tergesa-gesa,” Eric M. Van Epps menambahkan.

Eric M. Van Epps dan rekannya di Carnegie Mellon University yaitu Julie Downs dan George Loewenstein melakukan dua penelitian lapangan untuk meneliti makan siang yang dipesan secara online oleh 690 karyawan dari kantin perusahaan, dan penelitian yang ketiga mencakup 195 mahasiswa yang memilih menu makan siangnya. Pada ketiga penelitian tersebut, peneliti mencatat bahwa makanan yang mengandung kalori yang lebih tinggi akan dipesan dan dimakan jika pemesan kekurangan waktu (tidak punya waktu) menunggu dari memesan makanan sampai makan makanan tersebut.

Penelitian pertama merupakan analisis data sekunder lebih dari 1.000 pesanan makanan yang dipesan setelah pk 07.00 dan diambil antara pk 11.00-14.00. Penelitian kedua secara acak menyuruh peserta untuk memesan makan siang sebelum pukul 10.00 atau setelah pk 11.00. Penelitian ketiga secara acak menyuruh mahasiswa untuk memesan makan siang sebelum atau setelah kelas kuliah, di mana makan siang disajikan segera setelah kelas kuliah selesai.

Dalam penelitian pertama, peneliti menemukan bahwa semakin lama jarak waktu antara pesanan dilakukan dan makanan siap disajikan (rata-rata berjarak 105 menit), maka terdapat penurunan sekitar 38 kalori dalam setiap makanan yang dipesan.

Dalam penelitian kedua, peneliti menemukan bahwa peserta yang memesan makanan sebelum jam makan siang, rata-rata 168 menit lebih awal, terdapat rata-rata penurunan 30 kalori (568 kalori vs 598 kalori) dibandingkan dengan peserta yang memesan makanan mendekati jam makan siang (rata-rata berjarak 42 menit antara waktu pemesanan dengan waktu makan).

Penelitian ketiga menunjukkan bahwa mahasiswa yang memesan makanan sebelum jam makan siang secara menyolok memesan makanan yang mengandung kalori yang lebih sedikit (rata-rata 890 kalori) dibandingkan dengan mahasiswa yang memesan makanan saat jam makan siang (rata-rata 999 kalori).

Pada ketiga penelitian, total jumlah kalori yang lebih rendah umumnya tidak terbatas pada populasi tertentu. Tidak sarapan pagi bukanlah faktor penyebab untuk memesan makanan untuk makan siang lebih awal yang berkaitan dengan total kalori pada menu makanan, serta tidak ada perbedaan dalam hal kepuasan makan terkait memesan makanan sebelum jam makan dibandingkan dengan memesan makanan pada saat jam makan siang untuk langsung dimakan.

“Temuan ini memberikan lebih dari satu bukti bahwa pemesan yang tergesa-gesa memesan makanan untuk makan siang tidak punya kesempatan untuk melihat-lihat berbagai menu makanan yang tersedia dibandingkan dengan pemesan yang memesan makanan sebelum jam makan,” kata Loewenstein, profesor ekonomi dan psikologi di Carnegie Mellon dan penulis senior penelitian tersebut.

Berdasarkan temuan dari penelitian lain, Eric M. Van Epps mengatakan ada kekhawatiran bahwa orang yang mengurangi asupan kalori dalam satu kali makan akan mengurangi asupan kalori setelahnya, baik itu pada saat makan malam atau ngemil, meskipun ada sedikit bukti bahwa peserta dalam penelitian tersebut sadar bahwa makan siang yang dipesan sebelum jam makan siang mengandung lebih sedikit kalori.

Penelitian masa depan akan meneliti apakah peserta penelitian akan membeli makanan yang bermanfaat untuk kesehatannya namun tanpa potongan harga.

Downs menambahkan, “Semakin mendekati jam makan  maka orang akan semakin tergoda makan makanan tinggi kalori. Memesan makanan sebelum jam makan  memberi kesempatan pada orang untuk memilih makanan yang lebih menyehatkan. “(Epochtimes/Vivi/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular