Oleh: Yi Fan

Pada hari kejadian kasus serangan teroris di Nice, Prancis, dalam sebuah tayangan video yang diambil oleh seorang amatir, terlihat seorang pengendara sepeda motor dengan berani menabrak truk teroris. Pengendara sepeda motor itu juga mencoba untuk membuka pintu truk mencegah aksi bandit  sang teroris.

Setelah melihat aksi kepahlawanannya, dua pemuda yang berasal dari Normandy utara, Prancis, meluncurkan acara penggalangan dana di Internet dan meminta semua orang untuk menyumbangkan uang guna pembelian sepeda motor baru untuknya, sekarang telah terkumpul sampai puluhan ribu Euro.

Tanpa memperdulikan keselamatan sendiri berupaya menyelamatkan orang lain

Pengendara sepeda motor yang berani itu bernama Franck, berusia kurang dari 50 tahun, seorang ayah biasa yang tinggal di kota Nice. Pada 14 Juli malam, ia bersama istri pergi ke pantai di Nice, mestinya ingin bergabung dengan kerumunan untuk merayakan Hari Nasional Prancis. Lantaran datang terlambat, gagal menyaksikan kembang api, tetapi malah melihat sebuah truk putih sedang menyeruak ke arah kerumunan orang dan menyebabkan korban berjatuhan.

Dalam sebuah wawancara dengan harian Morning Post Nice, ia mengisahkan, pada saat itu ia hanya ada satu pikiran yakni mengejar truk tersebut. Lalu ia menurunkan istrinya di pinggir jalan dan dengan tancap gas mengejar truk itu, akhirnya memang dapat terkejar. Lalu tanpa ragu ia menabrakkan sepeda motornya, dan tanpa ragu naik ke atas pijakan kaki di samping ruang sopir. Beberapa kali ia meninju teroris itu, pistol teroris nampaknya tidak berfungsi. Setelah beberapa detik bergelut, kepala Franck akhirnya dihantam dengan popor senapan dan terjatuhlah ia dari truk.

Awalnya semua orang berpikir bahwa pahlawan anonim ini akan tergilas di bawah roda, tetapi ia ternyata terhindar dari maut. Ketika diwawancarai di rumah sakit oleh wartawan Morning Post Nice, si wartawan mendapat berita “hanya ada satu tulang rusuk yang patah, tangan kiri nyeri dan di punggung ada beberapa luka memar.” Ia menyatakan bahwa disaat itu ia sungguh tidak takut mati dan benar-benar berpikir ajalnya sudah akan tiba.

Setelah kejadian, walikota Nice menganugerahi medali penghargaan kepada dia dan dua orang pahlawan lainnya dalam peristiwa teror tersebut.

Niat semua warga Prancis

Kisah heroik Frank telah membuat terharu Anymeric dan Sam yang tinggal di Normandy. Mereka salut dengan perbuatan Franck, tetapi lantas terpikir, sepeda motornya telah rusak, jelas perusahaan asuransi tidak akan mengkompensasi orang yang sengaja menabrakkan motornya sendiri.

Maka itu, di situs penggalangan dana mereka membuat aksi “Pembelian sepeda motor untuk pahlawan.” Tujuannya adalah hendak mengumpulkan € 9.000 guna membelikan sepeda motor baru untuk Franck. Sam menjelaskan, perbuatan Franck seperti sinar mentari yang membawa secercah harapan untuk masyarakat, jadi ini adalah semacam cara untuk berterima kasih padanya.

Aksi itu berlangsung total selama 9 hari dan berakhir pada 31 Juli lalu, peserta dapat menyumbang €  1 – 300, Aymeric menceritakan, pada awalnya dana yang tergalang tidak meningkat dengan cepat, tetapi ketika motivasi dan cerita Franck menyebar melalui Morning Post Nice, jumlah dana meningkatkan dengan pesat.

Pada 30 Juli telah mencapai € 25.000 yang diikuti lebih dari 1.300 peserta. Uang kelebihan akan disumbangkan untuk dua rumah sakit di Nice, membelikan mesin kopi dan kopi seharga € 5.000 serta sebagiannya lagi akan disumbangkan untuk pemadam kebakaran berikut pasukannya, guna meningkatkan lingkungan kerja mereka. Sisa dana terakhir akan disumbangkan ke  Asosiasi serangan teroris Nice. (hui/whs/rmat)

Share

Video Popular