JAKARTA – Pemerintah memberikan kepada 82.015 narapidana di seluruh Indonesia remisi umum bertepatan dengan peringatan HUT RI ke-71. Narapidana yang mendapatkan remisi umum I sebanyak 78.487 narapidana dan remisi umum II sebanyak 3.528 narapidana.

“Warga binaan yang mendapat remisi 82.015 jiwa,” kata Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly.

Hal demikian disampaikan oleh Menkumham usai menjadi inspektur upacara pada Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke-71 di Kantor Kemenkumham, Rabu (17/8/2016). Acara ini dihadiri oleh seluruh Unit Utama Eselon I beserta jajaran Kemenkumham dan para undangan.

Narapidana penerima remisi pada tahun ini diantaranya 128 narapidana kasus korupsi dan 17 narapidana perkara terorisme. Sedangkan narapidana perkara umum sebanyak 68.633 orang dan narapidana terlibat narkoba narkoba 12.761 orang yang menerima remisi.

Meski demikian, Yasonna menyebutkan jumlah napi yang terus bertambah setiap tahunnnya. Sebelumnya jumlah Napi hanya berjumlah 170 ribu orang, namn berselang dua bulan kemudian menjadi 180 ribu orang. Jumlah napi kemudian terus melonjak pada Agustus 2016 hingga menjadi 199.390 orang termasuk yang menempati rumah tahanan 67.426 orang.

Menteri Yasonna juga menyampaikan keterbatasan ruang sel tahanan apalagi para napi adalah adalah anak bangsa Indonesia. Bahkan kondisi Lapas pada saat ini sudah berbeda seperti penghukuman dahulu kala dan lebih kepada pembinaan masyarakat dan reintegrasi sosial. (asr)

Share

Video Popular