Kepala Dinas Pendidikan Hongkong Eddie Ng Hak-kim pada Kamis (18/8/2016) pagi mengikuti rapat kerja yang diselenggarakan oleh menteri di Departemen Pendidikan Tiongkok, Beijing. Kedua belah pihak setuju dengan pendapat bahwa isu kemerdekaan Hongkong tidak seharusnya muncul kemudian dibahas dalam kampus-kampus di Hongkong.

Menurut laporan berita TV Hongkong, usai rapat kerja itu, Eddie Ng menjelaskan kepada wartawan Hongkong bahwa dalam raker itu, selain melaporkan tentang situasi perkembangan terakhir pendidikan di Hongkong, ia juga menyampaikan rasa keprihatinannya atas munculnya isu kemerdekaan Hongkong dalam kampus-lampus yang ia nilai sebagai suatu tindakan yang kurang tepat karena hal itu merupakan pelanggaran terhadap ketentuan Hongkong sebagai Daerah Administraf Khusus RRT.

Ia juga mengatakan bahwa seluruh peserta raker menyetujui pendapatnya itu.

Menurut Eddie Ng kalaupun isu kemerdekaan Hongkong hendak dibahas oleh para mahasiswa dalam kampus, pembahasannya tentu harus sesuai dengan ketentuan yang sudah diberlakukan RRT untuk Daerah Administratif Hongkong.

Dalam pasal pertama ketentuan Hongkong sebagai Daerah Administraf Khusus RRT disebutkan bahwa Hongkong sebagai Daerah Administratif Khusus merupakan wilayah yang tak terpisahkan dari  Republik Rakyat Tiongkok.

Dinas Pendidikan Hongkong pada waktu lalu pernah secara terbuka mengatakan bahwa kampus setempat seharusnya tidak terlibat dalam pencetusan gagasan serta kegiatan yang mengarah pada  kemerdekaan Hongkong, bagi para pendidik yang terlibat juga akan mendapatkan sanksi berupa  pemecatan.

Tetapi sikap yang ditunjukkan oleh Dinas Pendidikan Hongkong itu terus mendapat tentangan dari asosiasi pendidik profesional yang bergabung dalam Pan Demokrasi Hongkong, mereka menganggap bahwa Dinas Pendidikan sedang menerapkan ‘teror putih’. (Central News Agency. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular